Wisuda Sekolah Lansia, Bukti Belajar Tanpa Batas Usia
Sabtu, 22 Nov 2025 15:46
Wisuda Sekolah Lansia As-Sabiqat Kabupaten Maros yang dibina oleh AMTI resmi diwisuda di Gedung Serba Guna Kabupaten Maros, Minggu (22/11/2025). Foto: Istimewa
MAROS - Wisuda Sekolah Lansia As-Sabiqat Kabupaten Maros yang dibina oleh AMTI resmi diwisuda di Gedung Serba Guna Kabupaten Maros, Minggu (22/11/2025).
Bupati Maros Chaidir Syam dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Shodiqin, melakukan kegiatan wisuda yang dihadiri 45 Lansia. Acara ini menjadi momen langka dan bersejarah bagi Bupati Maros karena secara langsung mewisuda ibunya, Andi Nadjemiah yang menjadi salah satu peserta wisuda sekolah lansia S-1.
Wisuda Pertama Sekolah Lansia As-Sabiqat ini mengusung tema “Evaluasi Diri, Bersinergi Kokohkan AMTI dan Semangat Berbagi dalam Bingkai Tali Silaturrahmi” dirangakaikan dengan Peringatan Milad ke X (Sepuluh) dan Launching Lembaga Wakaf (Nasir). Wisuda ini menjadi bukti nyata bahwa semangat untuk belajar, berkarya, dan berdaya tidak dibatasi oleh usia.
Kepala Perwakilan BKKBN mengapresiasi atas partisipasi dan keberhasilan para peserta dalam mengikuti seluruh program pembelajaran, sehingga wisuda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa percaya diri.
"Serta mempererat tali silaturahmi antara peserta, pengelola, dan pihak terkait," kata dia dalam acara wisuda.
Dia menjelaskan, Sekolah Lansia adalah program Lansia Berdaya (SIDAYA), yang merupakan salah satu program Quick Win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
"Sekolah lansia difasilitasi dalam pertemuan yang menghadirkan guru sebagai narasumber dalam pertemuan setiap bulannya," jelasnya.
Program ini bertujuan untuk menciptakan lansia yang sehat, mandiri, dan bermartabat dengan menekankan tujuh dimensi pendekatan lansia tangguh yaitu, spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, vokasional, dan lingkungan untuk mewujudkan lansia berdaya (sehat, aman dan dapat berpartisipasi).
Bupati Maros Chaidir Syam dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Shodiqin, melakukan kegiatan wisuda yang dihadiri 45 Lansia. Acara ini menjadi momen langka dan bersejarah bagi Bupati Maros karena secara langsung mewisuda ibunya, Andi Nadjemiah yang menjadi salah satu peserta wisuda sekolah lansia S-1.
Wisuda Pertama Sekolah Lansia As-Sabiqat ini mengusung tema “Evaluasi Diri, Bersinergi Kokohkan AMTI dan Semangat Berbagi dalam Bingkai Tali Silaturrahmi” dirangakaikan dengan Peringatan Milad ke X (Sepuluh) dan Launching Lembaga Wakaf (Nasir). Wisuda ini menjadi bukti nyata bahwa semangat untuk belajar, berkarya, dan berdaya tidak dibatasi oleh usia.
Kepala Perwakilan BKKBN mengapresiasi atas partisipasi dan keberhasilan para peserta dalam mengikuti seluruh program pembelajaran, sehingga wisuda ini menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa percaya diri.
"Serta mempererat tali silaturahmi antara peserta, pengelola, dan pihak terkait," kata dia dalam acara wisuda.
Dia menjelaskan, Sekolah Lansia adalah program Lansia Berdaya (SIDAYA), yang merupakan salah satu program Quick Win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
"Sekolah lansia difasilitasi dalam pertemuan yang menghadirkan guru sebagai narasumber dalam pertemuan setiap bulannya," jelasnya.
Program ini bertujuan untuk menciptakan lansia yang sehat, mandiri, dan bermartabat dengan menekankan tujuh dimensi pendekatan lansia tangguh yaitu, spiritual, fisik, intelektual, emosional, sosial kemasyarakatan, vokasional, dan lingkungan untuk mewujudkan lansia berdaya (sehat, aman dan dapat berpartisipasi).
(GUS)
Berita Terkait
News
Sarasehan Kemitraan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting Bersama Mitra Pentahelix
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/ Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, menggelar Sarasehan Kemitraan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING)
Kamis, 08 Okt 2026 19:14
News
Wagub Sulsel Dorong Intervensi Stunting Berbasis Data dan Kolaborasi
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencan menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Semester I Tahun 2026 di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (7/10/2026)
Rabu, 07 Okt 2026 18:35
Sulsel
BKKBN Sulsel Perkuat Sinergi Lima Program Prioritas dengan Pemkab Toraja Utara
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Dr Fatmawati, melakukan audiensi dengan Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong.
Rabu, 30 Sep 2026 15:32
Sulsel
Perkuat Layanan KB, BKKBN Sulsel Ajak Fasyankes Toraja Utara Penguatan Tata Kelola Alkon
Upaya memastikan alat dan obat kontrasepsi (Alkon) tersedia dan dapat digunakan secara tepat dalam pelayanan Keluarga Berencana (KB) terus diperkuat.
Rabu, 30 Sep 2026 13:03
News
PIK-R Sekolah Rakyat Dorong Remaja Jadi Penggerak Generasi Unggul
Upaya memperkuat ketahanan remaja dan membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, serta memiliki perencanaan masa depan terus dilakukan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.
Senin, 28 Sep 2026 18:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
Turnamen Tenis SCI CUP 1 dan SCI Games Meriahkan HUT Sulsel
5
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
Turnamen Tenis SCI CUP 1 dan SCI Games Meriahkan HUT Sulsel
5
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target