Perusahaan Jepang Minati SDM Gowa, Pemkab Pastikan Program Magang Aman
Jum'at, 28 Nov 2025 16:44
Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin bersama perwakilan perusahaan Jepang di ruang kerjanya, Kamis kemarin. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan dan memperluas kesempatan kerja di luar negeri.
Komitmen itu terpotret saat Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menerima kunjungan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yayasan SHIN Indonesia bersama asosiasi penerima tenaga magang di Jepang, Kamis (27/11).
Kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan program pemagangan ke Jepang sekaligus meminta dukungan Pemkab Gowa dalam peningkatan Sumber Daya Masyarakat (SDM) melalui skema pelatihan dan penempatan tenaga magang resmi.
Penanggung Jawab LPK Yayasan SHIN Indonesia, Alimin, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan sosialisasi terkait mekanisme pemagangan, mulai dari perekrutan, hak dan kewajiban peserta, pelatihan keahlian, hingga persiapan keberangkatan ke Jepang.
"Kami bersyukur Pemkab Gowa memberikan dukungan penuh terhadap program pemagangan ini. Kami juga menghadirkan asosiasi resmi dari Jepang untuk memastikan proses penempatan peserta aman dan memiliki jaminan yang jelas," kata Alimin.
Yayasan SHIN Indonesia sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, Parepare, serta Kabupaten Maros, Takalar, Soppeng, dan Wajo. Sejumlah peserta dari daerah tersebut bahkan telah diberangkatkan ke Jepang melalui kerja sama resmi.
Menurut Alimin, meningkatnya kebutuhan tenaga magang dari perusahaan-perusahaan Jepang menjadi alasan pihaknya memperluas kerja sama ke Kabupaten Gowa. Program pemagangan berlangsung selama tiga tahun dengan fokus pada penguatan keterampilan kerja.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin mengapresiasi inisiatif tersebut dan menyambut baik peluang kerja sama peningkatan SDM masyarakat Gowa.
"Terima kasih sudah datang ke Kabupaten Gowa. Kami sangat terbuka terhadap program seperti ini karena dapat memberikan kesempatan ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya anak muda. Kami minta Dinas Tenaga Kerja untuk mendampingi proses ini agar berjalan terarah dan memastikan pelayanan terbaik bagi peserta," ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai aturan untuk mencegah praktik pengiriman tenaga kerja ilegal.
"Program ini harus benar-benar menjamin keamanan peserta. Kita tidak ingin ada kasus tenaga kerja ilegal atau trafficking. Kerja sama seperti ini justru memastikan masyarakat kita mendapat pelatihan, perlindungan dan peluang kerja yang layak," tegas Darmawangsyah.
Dalam pertemuan tersebut, Yayasan SHIN Indonesia turut menghadirkan perwakilan dari Senko Group, perusahaan logistik terbesar kelima di Jepang. Perusahaan ini menyatakan minat untuk melakukan perekrutan tenaga magang dari Gowa dan membuka pelatihan khusus, termasuk pelatihan bahasa Jepang, sebelum peserta diberangkatkan.
Pemkab Gowa berharap program ini dapat memperkuat kualitas SDM Gowa serta menciptakan tenaga kerja yang kompetitif dan berdaya saing global setelah kembali ke daerah.
Komitmen itu terpotret saat Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menerima kunjungan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Yayasan SHIN Indonesia bersama asosiasi penerima tenaga magang di Jepang, Kamis (27/11).
Kunjungan tersebut bertujuan memperkenalkan program pemagangan ke Jepang sekaligus meminta dukungan Pemkab Gowa dalam peningkatan Sumber Daya Masyarakat (SDM) melalui skema pelatihan dan penempatan tenaga magang resmi.
Penanggung Jawab LPK Yayasan SHIN Indonesia, Alimin, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan sosialisasi terkait mekanisme pemagangan, mulai dari perekrutan, hak dan kewajiban peserta, pelatihan keahlian, hingga persiapan keberangkatan ke Jepang.
"Kami bersyukur Pemkab Gowa memberikan dukungan penuh terhadap program pemagangan ini. Kami juga menghadirkan asosiasi resmi dari Jepang untuk memastikan proses penempatan peserta aman dan memiliki jaminan yang jelas," kata Alimin.
Yayasan SHIN Indonesia sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan sejumlah pemerintah daerah di Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, Parepare, serta Kabupaten Maros, Takalar, Soppeng, dan Wajo. Sejumlah peserta dari daerah tersebut bahkan telah diberangkatkan ke Jepang melalui kerja sama resmi.
Menurut Alimin, meningkatnya kebutuhan tenaga magang dari perusahaan-perusahaan Jepang menjadi alasan pihaknya memperluas kerja sama ke Kabupaten Gowa. Program pemagangan berlangsung selama tiga tahun dengan fokus pada penguatan keterampilan kerja.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin mengapresiasi inisiatif tersebut dan menyambut baik peluang kerja sama peningkatan SDM masyarakat Gowa.
"Terima kasih sudah datang ke Kabupaten Gowa. Kami sangat terbuka terhadap program seperti ini karena dapat memberikan kesempatan ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat, khususnya anak muda. Kami minta Dinas Tenaga Kerja untuk mendampingi proses ini agar berjalan terarah dan memastikan pelayanan terbaik bagi peserta," ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai aturan untuk mencegah praktik pengiriman tenaga kerja ilegal.
"Program ini harus benar-benar menjamin keamanan peserta. Kita tidak ingin ada kasus tenaga kerja ilegal atau trafficking. Kerja sama seperti ini justru memastikan masyarakat kita mendapat pelatihan, perlindungan dan peluang kerja yang layak," tegas Darmawangsyah.
Dalam pertemuan tersebut, Yayasan SHIN Indonesia turut menghadirkan perwakilan dari Senko Group, perusahaan logistik terbesar kelima di Jepang. Perusahaan ini menyatakan minat untuk melakukan perekrutan tenaga magang dari Gowa dan membuka pelatihan khusus, termasuk pelatihan bahasa Jepang, sebelum peserta diberangkatkan.
Pemkab Gowa berharap program ini dapat memperkuat kualitas SDM Gowa serta menciptakan tenaga kerja yang kompetitif dan berdaya saing global setelah kembali ke daerah.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PPPK Gowa Wafat, Keluarga Terima Santunan Rp34,1 Juta
Pemkab Gowa memastikan pemenuhan hak ASN melalui penyaluran santunan jaminan kematian dari PT Taspen sebesar Rp34,1 juta kepada ahli waris almarhum Syamsu Alam, PPPK Guru SD Bangkeng Batu.
Senin, 02 Mar 2026 20:16
Sulsel
Bupati Gowa Serahkan 238 SK Kepala Sekolah dan Pengawas
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyerahkan 238 Surat Keputusan (SK) penugasan kepala sekolah dan pengawas jenjang TK, SD, dan SMP Tahun 2026.
Senin, 02 Mar 2026 16:35
Sulsel
Beautiful Malino Masuk Kalender Kharisma Event Nusantara 2026
Event pariwisata andalan Kabupaten Gowa, Beautiful Malino, masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI tahun 2026.
Minggu, 01 Mar 2026 13:00
Sulsel
One Day One District di Tompobulu, Bupati Gowa Salurkan Bantuan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali melaksanakan Program One Day One District di Kecamatan Tompobulu. Kegiatan ini diisi kunjungan ke KME, penyerahan bantuan, serta Safari Ramadan.
Sabtu, 28 Feb 2026 16:46
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Distribusi MBG untuk Bumil, Busui dan Balita Non PAUD
Pemkab Gowa melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka mendorong percepatan pendistribusian MBG pada sasaran Bumil, Busui, dan Balita Non PAUD (3B) di Ruang Rapat Kantor Dinas PPKB Kabupaten Gowa.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Masjid, Globalisasi dan Spiritualitas
2
DPRD Makassar Desak Dinkes Layangkan Teguran ke RSIA Paramount
3
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning
4
Kalah 2-4 dari Persita, Suporter PSM Makassar Masuk Lapangan Usai Laga
5
Legislator Makassar Usul Petugas Khusus untuk Awasi Pajak Perusahaan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Masjid, Globalisasi dan Spiritualitas
2
DPRD Makassar Desak Dinkes Layangkan Teguran ke RSIA Paramount
3
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning
4
Kalah 2-4 dari Persita, Suporter PSM Makassar Masuk Lapangan Usai Laga
5
Legislator Makassar Usul Petugas Khusus untuk Awasi Pajak Perusahaan