Di KBRI Tokyo, Wali Kota Munafri Beberkan Upaya Perkuat Kolaborasi Jepang
Jum'at, 28 Nov 2025 20:36
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menyambangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Jumat (28/11/2025). Foto: Istimewa
YOKOHAMA - Langkah diplomasi Pemerintah Kota Makassar, di pentas internasional kembali menunjukkan keseriusannya, usai mengikuti rangkaian Asia Smart City Conference (ASCC) 2025.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama rombongan menyambangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Jumat (28/11/2025) waktu setempat.
Kehadiran rombongan Pemkot Makassar diterima langsung oleh Atase Perhubungan KBRI Tokyo, Ikhsandi Wanto Hatta, beserta jajaran diplomat Indonesia.
Pertemuan itu berlangsung hangat, penuh diskusi strategis mengenai peluang kolaborasi dan dukungan bagi agenda pembangunan Makassar yang kini tengah intens bertumbuh dalam ekosistem smart city.
Munafri tidak datang sendiri. Ia didampingi para pejabat kunci Pemkot Makassar, Kadis Kominfo Dr. Muh Roem, Kadis Lingkungan Hidup Dr. Helmy Budiman, Kadis PU Zuhaelsi Zubir, serta Kabag Kerja Sama Andi Zulfitra yang keseluruhannya memperkuat posisi Makassar dalam membangun jejaring internasional.
Kunjungan ini menjadi bagian penting, keterlibatan Kota Makassar tampil di panggung global untuk mempromosikan inovasi, memperkuat kerja sama, dan membuka peluang sinergi baru yang bermanfaat bagi kota dan masyarakat.
Pada kesempatan ini, Atase Perhubungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Ikhsandi Wanto Hatta, memberikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, beserta rombongan dalam kunjungan resmi ke KBRI Tokyo.
"Kehadiran Wali Kota pak Munafri untuk kerja sama yang sudah diwujudkan bersama dengan Pemerintah Mayor of Yokohama, menurut hemat kami, adalah sebuah capaian luar biasa," ucapnya.
Ia menilai langkah diplomasi tersebut menunjukkan keberlanjutan kerja sama antara Makassar dan sejumlah pihak di Jepang.
Ikhsandi menyatakan bahwa kehadiran Wali Kota Makassar sekaligus memperkuat kerja sama yang sebelumnya telah terjalin dengan Pemerintah Kota Yokohama.
"Ini juga menunjukkan sustainability kerja sama secara bilateral antara Indonesia dan Jepang," sambung Ikhsandi Wanto.
Dia menegaskan bahwa bagi pihak KBRI, Makassar merupakan salah satu mitra penting dalam berbagai upaya pengembangan kota dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Makassar sejatinya selalu menjadi sebuah partner sejati bagi pemerintah di Jepang.
"Dalam beberapa kesempatan, kami selalu mendorong agar Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat terus menggali potensi kerja sama, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia," lanjutnya.
Ikhsandi Wanto juga menyebutkan bahwa sejumlah inisiatif sebelumnya yang melibatkan Pemkot Makassar telah berjalan positif, sehingga KBRI Tokyo berharap penguatan kolaborasi dapat dilanjutkan pada masa mendatang.
Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sejumlah agenda strategis yang tengah diupayakan Pemerintah Kota Makassar selama kunjungan kerjanya di Jepang.
Dalam sambutannya, Munafri mengawali pembicaraan dengan menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat pihak KBRI.
"Terima kasih atas penerimaannya yang sangat baik bagi kami," ujarnya.
Appi yang juga Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar itu. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di Jepang merupakan bagian dari undangan untuk mengikuti Konferensi ASEAN Smart City yang berlangsung di Yokohama.
Di sela-sela agenda utama tersebut, Pemkot Makassar memanfaatkan momentum untuk memperkuat komunikasi dengan sejumlah perusahaan Jepang.
"Kami hadir di Jepang ini dalam rangka undangan mengikuti Konferensi ASEAN Smart City di Yokohama. Di sela-sela kegiatan itu, kami menyempatkan untuk kembali membicarakan atau memastikan beberapa pembicaraan kami dengan beberapa perusahaan di Jepang," tutur Appi.
"Khususnya Perusahaan yang ada di Yokohama dan Tokyo. Baik yang dalam tahapan pembicaraan maupun yang sudah masuk ke dalam tahapan pengerjaan proyek di Kota Makassar," lanjutnya.
Dengan serangkaian agenda tersebut, Munafri menegaskan bahwa kunjungannya ke Jepang bukan hanya sebatas menghadiri konferensi internasional, tetapi juga memperkuat jejaring, membuka peluang baru, dan melanjutkan kerja sama strategis demi kemajuan Makassar.
Ia menuturkan, beberapa proyek yang sebelumnya pernah dijalin dengan perusahaan Jepang kini memasuki tahap evaluasi untuk dilanjutkan kembali.
Oleh sebab itu, Munafri berharap Kedutaan dapat memberikan dukungan penuh dalam memfasilitasi keberlangsungan kerja sama tersebut.
Lanjut dia, tentu ini menjadi hal yang sangat baik, dan berharap supporting dari Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo untuk melancarkan urusan-urusan kolaborasi.
"Karena ada beberapa poin penting yang akan kami laksanakan ulang dengan perusahaan Jepang, di mana kerja samanya pernah berjalan tetapi kegiatannya telah berakhir, dan kini akan dilanjutkan kembali. Ini yang membutuhkan support dari KBRI Tokyo," terang Munafri.
Selain membahas kelanjutan proyek, Munafri juga memaparkan upaya Pemkot Makassar menggali peluang bantuan hibah dari Jepang, khususnya terkait kebutuhan transportasi kapal yang bisa membantu masyarakat di Pulau milik Pemkot Makassar baik darat, sungai, maupun laut. Apalagi Jepang punya alat transportasi yang baik dan terus diperbarui setiap tahun.
"Transportasi kapal penumpang yang akan membantu kami pergunakan untuk lalu lintas antarpulau. Kapalnya tidak perlu besar, kapasitas 30 sampai 50 orang, supaya operasionalnya tidak besar," tambah Appi.
Ia menambahkan, hibah bus untuk transportasi pelajar juga menjadi salah satu harapan Pemkot Makassar, untuk mengangkut anak sekolah.
Tak hanya itu, isu ketenagakerjaan turut menjadi fokus pembahasan. Munafri menilai kondisi Jepang yang tengah mengalami kekurangan tenaga kerja dapat menjadi peluang besar bagi anak muda Makassar untuk mendapatkan pengalaman bekerja di luar negeri.
"Kami berharap bisa dihubungkan dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga mereka bisa mengirimkan mentor atau trainer ke Makassar untuk berangkat ke sini," urainya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama rombongan menyambangi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Jumat (28/11/2025) waktu setempat.
Kehadiran rombongan Pemkot Makassar diterima langsung oleh Atase Perhubungan KBRI Tokyo, Ikhsandi Wanto Hatta, beserta jajaran diplomat Indonesia.
Pertemuan itu berlangsung hangat, penuh diskusi strategis mengenai peluang kolaborasi dan dukungan bagi agenda pembangunan Makassar yang kini tengah intens bertumbuh dalam ekosistem smart city.
Munafri tidak datang sendiri. Ia didampingi para pejabat kunci Pemkot Makassar, Kadis Kominfo Dr. Muh Roem, Kadis Lingkungan Hidup Dr. Helmy Budiman, Kadis PU Zuhaelsi Zubir, serta Kabag Kerja Sama Andi Zulfitra yang keseluruhannya memperkuat posisi Makassar dalam membangun jejaring internasional.
Kunjungan ini menjadi bagian penting, keterlibatan Kota Makassar tampil di panggung global untuk mempromosikan inovasi, memperkuat kerja sama, dan membuka peluang sinergi baru yang bermanfaat bagi kota dan masyarakat.
Pada kesempatan ini, Atase Perhubungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Ikhsandi Wanto Hatta, memberikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, beserta rombongan dalam kunjungan resmi ke KBRI Tokyo.
"Kehadiran Wali Kota pak Munafri untuk kerja sama yang sudah diwujudkan bersama dengan Pemerintah Mayor of Yokohama, menurut hemat kami, adalah sebuah capaian luar biasa," ucapnya.
Ia menilai langkah diplomasi tersebut menunjukkan keberlanjutan kerja sama antara Makassar dan sejumlah pihak di Jepang.
Ikhsandi menyatakan bahwa kehadiran Wali Kota Makassar sekaligus memperkuat kerja sama yang sebelumnya telah terjalin dengan Pemerintah Kota Yokohama.
"Ini juga menunjukkan sustainability kerja sama secara bilateral antara Indonesia dan Jepang," sambung Ikhsandi Wanto.
Dia menegaskan bahwa bagi pihak KBRI, Makassar merupakan salah satu mitra penting dalam berbagai upaya pengembangan kota dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menyebutkan, Pemerintah Kota Makassar sejatinya selalu menjadi sebuah partner sejati bagi pemerintah di Jepang.
"Dalam beberapa kesempatan, kami selalu mendorong agar Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dapat terus menggali potensi kerja sama, baik dari sisi infrastruktur maupun sumber daya manusia," lanjutnya.
Ikhsandi Wanto juga menyebutkan bahwa sejumlah inisiatif sebelumnya yang melibatkan Pemkot Makassar telah berjalan positif, sehingga KBRI Tokyo berharap penguatan kolaborasi dapat dilanjutkan pada masa mendatang.
Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sejumlah agenda strategis yang tengah diupayakan Pemerintah Kota Makassar selama kunjungan kerjanya di Jepang.
Dalam sambutannya, Munafri mengawali pembicaraan dengan menyampaikan apresiasi atas penyambutan hangat pihak KBRI.
"Terima kasih atas penerimaannya yang sangat baik bagi kami," ujarnya.
Appi yang juga Konsul Kehormatan Republik Kroasia di Makassar itu. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di Jepang merupakan bagian dari undangan untuk mengikuti Konferensi ASEAN Smart City yang berlangsung di Yokohama.
Di sela-sela agenda utama tersebut, Pemkot Makassar memanfaatkan momentum untuk memperkuat komunikasi dengan sejumlah perusahaan Jepang.
"Kami hadir di Jepang ini dalam rangka undangan mengikuti Konferensi ASEAN Smart City di Yokohama. Di sela-sela kegiatan itu, kami menyempatkan untuk kembali membicarakan atau memastikan beberapa pembicaraan kami dengan beberapa perusahaan di Jepang," tutur Appi.
"Khususnya Perusahaan yang ada di Yokohama dan Tokyo. Baik yang dalam tahapan pembicaraan maupun yang sudah masuk ke dalam tahapan pengerjaan proyek di Kota Makassar," lanjutnya.
Dengan serangkaian agenda tersebut, Munafri menegaskan bahwa kunjungannya ke Jepang bukan hanya sebatas menghadiri konferensi internasional, tetapi juga memperkuat jejaring, membuka peluang baru, dan melanjutkan kerja sama strategis demi kemajuan Makassar.
Ia menuturkan, beberapa proyek yang sebelumnya pernah dijalin dengan perusahaan Jepang kini memasuki tahap evaluasi untuk dilanjutkan kembali.
Oleh sebab itu, Munafri berharap Kedutaan dapat memberikan dukungan penuh dalam memfasilitasi keberlangsungan kerja sama tersebut.
Lanjut dia, tentu ini menjadi hal yang sangat baik, dan berharap supporting dari Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo untuk melancarkan urusan-urusan kolaborasi.
"Karena ada beberapa poin penting yang akan kami laksanakan ulang dengan perusahaan Jepang, di mana kerja samanya pernah berjalan tetapi kegiatannya telah berakhir, dan kini akan dilanjutkan kembali. Ini yang membutuhkan support dari KBRI Tokyo," terang Munafri.
Selain membahas kelanjutan proyek, Munafri juga memaparkan upaya Pemkot Makassar menggali peluang bantuan hibah dari Jepang, khususnya terkait kebutuhan transportasi kapal yang bisa membantu masyarakat di Pulau milik Pemkot Makassar baik darat, sungai, maupun laut. Apalagi Jepang punya alat transportasi yang baik dan terus diperbarui setiap tahun.
"Transportasi kapal penumpang yang akan membantu kami pergunakan untuk lalu lintas antarpulau. Kapalnya tidak perlu besar, kapasitas 30 sampai 50 orang, supaya operasionalnya tidak besar," tambah Appi.
Ia menambahkan, hibah bus untuk transportasi pelajar juga menjadi salah satu harapan Pemkot Makassar, untuk mengangkut anak sekolah.
Tak hanya itu, isu ketenagakerjaan turut menjadi fokus pembahasan. Munafri menilai kondisi Jepang yang tengah mengalami kekurangan tenaga kerja dapat menjadi peluang besar bagi anak muda Makassar untuk mendapatkan pengalaman bekerja di luar negeri.
"Kami berharap bisa dihubungkan dengan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja, sehingga mereka bisa mengirimkan mentor atau trainer ke Makassar untuk berangkat ke sini," urainya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ray Suryadi Desak Pemkot Makassar Segera Lakukan Perbaikan Total Pasar Paotere
Kondisi infrastruktur Pasar Ikan Pelabuhan Paotere saat ini berada pada titik darurat. Kerusakan yang sangat mengkhawatirkan memicu desakan untuk segera dilakukan perbaikan total maupun penataan ulang.
Selasa, 27 Jan 2026 15:23
Makassar City
Respons Aduan Lontara+, Pemerintah Kelurahan Kapasa Tertibkan PKL
Pemerintah Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, wilayah Kelurahan Kapasa, Kota Makassar, Senin (26/1/2026).
Senin, 26 Jan 2026 20:04
News
Muhammad Roem Raih Emerging Leader Award dari Konsulat Australia
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Dr Muhammad Roem, meraih Winner of the Emerging Leader Award dari Konsulat Jenderal Australia.
Minggu, 25 Jan 2026 17:21
Makassar City
Manggala dan Biringkanaya Penerima Terbanyak Program Iuran Sampah Gratis
Program unggulan yang menjadi bagian dari janji politik Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Makassar.
Sabtu, 24 Jan 2026 20:18
Makassar City
Siapkan Strategi Hidupkan Kembali Tiga Terminal di Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama bersama jajaran Perumda Terminal Makassar Metro membahas langkah strategis optimalisasi pengelolaan tiga terminal di Balaikota Makassar, Kamis (22/1/2026).
Jum'at, 23 Jan 2026 10:17
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Guru Besar Unhas Nilai Penempatan Polri di Bawah Presiden Sudah Konstitusional
2
Pemkab Maros Terima Piagam UHC Award 2026
3
Amankan Pasokan BBM dari Poso, Polres Luwu Timur Siagakan Personel di 3 SPBU Utama
4
DPRD Sulsel Dalami Persoalan Dampak Penghentian Dana Sharing Bantuan PBI BPJS di Jeneponto
5
Vasaka Hotel Makassar Tawarkan Promo Awal Tahun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Guru Besar Unhas Nilai Penempatan Polri di Bawah Presiden Sudah Konstitusional
2
Pemkab Maros Terima Piagam UHC Award 2026
3
Amankan Pasokan BBM dari Poso, Polres Luwu Timur Siagakan Personel di 3 SPBU Utama
4
DPRD Sulsel Dalami Persoalan Dampak Penghentian Dana Sharing Bantuan PBI BPJS di Jeneponto
5
Vasaka Hotel Makassar Tawarkan Promo Awal Tahun