Penantian Panjang Berakhir, 6.139 Honorer Jeneponto Diangkat PPPK
Senin, 29 Des 2025 16:51
Bupati Paris Yasir menyerahkan secara simbolis SK pengangkatan PPPK Paruh Waktu. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
JENEPONTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto menyerahkan sebanyak 6.139 Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada tenaga non-ASN yang telah dinyatakan lulus seleksi, Senin siang tadi.
Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status serta penghargaan atas pengabdian para tenaga honorer yang selama ini telah bekerja dan mengabdi. Bahkan, di antara mereka ada yang mengabdi hingga puluhan tahun.
“SK ini bukan garis akhir, melainkan garis start pengabdian. Disiplin, integritas, dan kinerja harus menjadi budaya kerja,” tegas Bupati.
Penyerahan 6.139 SK PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Jeneponto ini merupakan salah satu yang terbesar di Sulawesi Selatan.
Para PPPK tersebut akan ditempatkan di berbagai perangkat daerah sesuai kebutuhan formasi, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis lainnya.
Seluruh PPPK Paruh Waktu yang menerima SK akan menandatangani Perjanjian Kerja yang disiapkan oleh masing-masing Kepala Perangkat Daerah.
Seluruh tahapan pengusulan, verifikasi, dan penetapan telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penyerahan SK ini disambut haru oleh para penerima. Banyak di antara mereka mengaku bersyukur setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai tenaga honorer, akhirnya memperoleh kejelasan status meski masih bersifat paruh waktu.
A. Samad Sibali M. Nur salah satu dari ribuan honorer di Jeneponto mengaku bersyukur atas kebijakan pemerintah yang memberikan kepastian status kepada tenaga non-ASN yang selama ini setia mengabdi.
" Terima kasih kepada Bupati Jeneponto, kami telah diberikan kepastian status diangkat menjadi P3K Paruh Waktu" Ungkap Samad Sibali.
Menurutnya, pengangkatan ini bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian yang telah dijalani selama ini 17 tahun lamanya.
“Ini adalah kado akhir tahun yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Alhamdulillah, perjuangan dan kesabaran akhirnya terbayar,” ujarnya
Pemkab Jeneponto berharap, dengan pengangkatan ribuan PPPK Paruh Waktu ini, kualitas pelayanan publik dapat semakin meningkat dan roda pemerintahan berjalan lebih efektif serta profesional.
Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status serta penghargaan atas pengabdian para tenaga honorer yang selama ini telah bekerja dan mengabdi. Bahkan, di antara mereka ada yang mengabdi hingga puluhan tahun.
“SK ini bukan garis akhir, melainkan garis start pengabdian. Disiplin, integritas, dan kinerja harus menjadi budaya kerja,” tegas Bupati.
Penyerahan 6.139 SK PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Jeneponto ini merupakan salah satu yang terbesar di Sulawesi Selatan.
Para PPPK tersebut akan ditempatkan di berbagai perangkat daerah sesuai kebutuhan formasi, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan teknis lainnya.
Seluruh PPPK Paruh Waktu yang menerima SK akan menandatangani Perjanjian Kerja yang disiapkan oleh masing-masing Kepala Perangkat Daerah.
Seluruh tahapan pengusulan, verifikasi, dan penetapan telah dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Penyerahan SK ini disambut haru oleh para penerima. Banyak di antara mereka mengaku bersyukur setelah bertahun-tahun mengabdi sebagai tenaga honorer, akhirnya memperoleh kejelasan status meski masih bersifat paruh waktu.
A. Samad Sibali M. Nur salah satu dari ribuan honorer di Jeneponto mengaku bersyukur atas kebijakan pemerintah yang memberikan kepastian status kepada tenaga non-ASN yang selama ini setia mengabdi.
" Terima kasih kepada Bupati Jeneponto, kami telah diberikan kepastian status diangkat menjadi P3K Paruh Waktu" Ungkap Samad Sibali.
Menurutnya, pengangkatan ini bukan hanya soal pekerjaan, tetapi juga bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian yang telah dijalani selama ini 17 tahun lamanya.
“Ini adalah kado akhir tahun yang tidak pernah kami bayangkan sebelumnya. Alhamdulillah, perjuangan dan kesabaran akhirnya terbayar,” ujarnya
Pemkab Jeneponto berharap, dengan pengangkatan ribuan PPPK Paruh Waktu ini, kualitas pelayanan publik dapat semakin meningkat dan roda pemerintahan berjalan lebih efektif serta profesional.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Rayakan HUT ke-36, RSUD Jeneponto Gelar Pasar Murah hingga Layanan KB Gratis
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang (Latopas) Kabupaten Jeneponto menggelar pasar murah dan layanan Keluarga Berencana (KB) gratis, Sabtu, (17/1/2026).
Sabtu, 17 Jan 2026 13:19
Sulsel
Mutasi Pejabat Eselon II, Sinyal Penyegaran Serius Pemkab Jeneponto
Mengawali tahun 2026, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir melakukan perombakan pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jeneponto.
Kamis, 15 Jan 2026 14:22
Sulsel
Bupati Paris Yasir Kawal Langsung Pengaspalan Jalan Lingkar
Komitmen Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan kembali ditegaskan. Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, turun langsung memantau proses pengaspalan Jalan Lingkar Kota
Rabu, 14 Jan 2026 11:31
Sulsel
Bank Sulselbar Jeneponto Rayakan HUT ke-65, Tegaskan Dukungan Pembangunan Daerah
Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Bank Sulselbar Cabang Jeneponto, Selasa (13/1/2026).
Selasa, 13 Jan 2026 11:19
Sulsel
Setelah Viral, Guru Honorer dan Kepsek SDN 7 Bontoramba Jeneponto Berdamai
Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Basri, memastikan guru honorer UPT SDN 7 Bontoramba, Sri Kurnia Rahayu, tidak dipecat dan tetap menjalankan tugas.
Senin, 12 Jan 2026 20:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
2
Di Antara Kabut dan Jurang: Cerita 30 Jam Tim SAR Evakuasi Korban ATR
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membangun Ekosistem Kampus Islami
5
PDAM Jeneponto Tak Dilibatkan di Proyek Air Baku Karalloe Rp25 Miliar