Dialog SSI Bahas Layanan Publik, Bupati Gowa Tekankan Aksi Nyata
Selasa, 13 Jan 2026 11:10
Bupati Sitti Husniah Talenrang menjadi narasumber dalam dialog SSI. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menjadi narasumber dalam dialog publik bertajuk “Ngopi Awal Tahun” yang digelar Sun Squad Institute (SSI) di Jalan Singa, Makassar, Senin (12/1).
Dialog yang mengangkat tema “Sinergitas Pemerintah Daerah dalam Sentuhan Langsung kepada Masyarakat” ini menjadi ruang diskusi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat dalam membahas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Dalam pemaparannya, Bupati Talenrang menegaskan pelayanan publik harus dilakukan secara humanis sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Prinsip yang harus kita pegang adalah pemerintah hadir bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani. Pelayanan publik adalah wajah negara yang pertama kali dirasakan masyarakat,” kata orang nomor satu di Gowa ini.
Ia menambahkan, kualitas pelayanan pemerintah daerah sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah tidak hanya hadir melalui kebijakan, tetapi juga turun langsung mendengar dan merespon kebutuhan warga.
“Pelayanan yang cepat, ramah, akuntabel, dan solutif akan membuat masyarakat merasakan kehadiran kita secara nyata,” tegasnya.
Untuk memastikan pelayanan benar-benar menyentuh kebutuhan warga, Pemerintah Kabupaten Gowa memfokuskan perhatian pada tiga sektor utama yakni pendidikan, kesehatan, dan layanan administrasi kependudukan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Talenrang juga memaparkan strategi penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa. Menurutnya, terdapat tiga langkah utama yang menjadi fokus pemerintah daerah.
Pertama, akurasi data melalui pemanfaatan data P3KE agar intervensi tepat sasaran. Kedua, intervensi spesifik tidak hanya berupa bantuan tunai, tetapi juga pemberdayaan melalui pelatihan UMKM, bantuan alat pertanian dan perikanan, serta penguatan keterampilan masyarakat. Ketiga, kolaborasi lintas sektor yang melibatkan SKPD, Baznas, dan berbagai pihak terkait agar program berjalan beriringan.
“Alur program ini seperti pendampingan kasus. Dimulai dari keluarga miskin ekstrem, dilakukan asesmen menyeluruh, kemudian dipasangkan dengan Orang Tua Asuh untuk menentukan bentuk intervensi yang paling tepat,” jelasnya.
Program ini bertujuan menekan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan pendapatan dan produktivitas masyarakat secara berkelanjutan.
Dialog publik ini juga menghadirkan Bupati Maros, Chaidir Syam, sebagai narasumber yang berbagi pengalaman terkait pentingnya sinergi dan kolaborasi antar pemerintah daerah.
Ia menilai Sun Squad Institute ini sebagai ruang diskusi yang terbuka dalam mencari solusi bersama atas berbagai persoalan daerah dan bangsa.
“Tempat ini menjadi ruang kolaborasi. Di sinilah kita mencari jalan terbaik untuk mengentaskan persoalan yang kita hadapi bersama,” ujarnya.
Diskusi ini dipandu moderator Rijal Jamal, serta dihadiri panelis Harmansyah dan Prof Zakir Sabara.
Dialog yang mengangkat tema “Sinergitas Pemerintah Daerah dalam Sentuhan Langsung kepada Masyarakat” ini menjadi ruang diskusi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat dalam membahas pelayanan publik dan pembangunan daerah.
Dalam pemaparannya, Bupati Talenrang menegaskan pelayanan publik harus dilakukan secara humanis sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
“Prinsip yang harus kita pegang adalah pemerintah hadir bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani. Pelayanan publik adalah wajah negara yang pertama kali dirasakan masyarakat,” kata orang nomor satu di Gowa ini.
Ia menambahkan, kualitas pelayanan pemerintah daerah sangat menentukan tingkat kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah tidak hanya hadir melalui kebijakan, tetapi juga turun langsung mendengar dan merespon kebutuhan warga.
“Pelayanan yang cepat, ramah, akuntabel, dan solutif akan membuat masyarakat merasakan kehadiran kita secara nyata,” tegasnya.
Untuk memastikan pelayanan benar-benar menyentuh kebutuhan warga, Pemerintah Kabupaten Gowa memfokuskan perhatian pada tiga sektor utama yakni pendidikan, kesehatan, dan layanan administrasi kependudukan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Talenrang juga memaparkan strategi penanggulangan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gowa. Menurutnya, terdapat tiga langkah utama yang menjadi fokus pemerintah daerah.
Pertama, akurasi data melalui pemanfaatan data P3KE agar intervensi tepat sasaran. Kedua, intervensi spesifik tidak hanya berupa bantuan tunai, tetapi juga pemberdayaan melalui pelatihan UMKM, bantuan alat pertanian dan perikanan, serta penguatan keterampilan masyarakat. Ketiga, kolaborasi lintas sektor yang melibatkan SKPD, Baznas, dan berbagai pihak terkait agar program berjalan beriringan.
“Alur program ini seperti pendampingan kasus. Dimulai dari keluarga miskin ekstrem, dilakukan asesmen menyeluruh, kemudian dipasangkan dengan Orang Tua Asuh untuk menentukan bentuk intervensi yang paling tepat,” jelasnya.
Program ini bertujuan menekan angka kemiskinan ekstrem sekaligus meningkatkan pendapatan dan produktivitas masyarakat secara berkelanjutan.
Dialog publik ini juga menghadirkan Bupati Maros, Chaidir Syam, sebagai narasumber yang berbagi pengalaman terkait pentingnya sinergi dan kolaborasi antar pemerintah daerah.
Ia menilai Sun Squad Institute ini sebagai ruang diskusi yang terbuka dalam mencari solusi bersama atas berbagai persoalan daerah dan bangsa.
“Tempat ini menjadi ruang kolaborasi. Di sinilah kita mencari jalan terbaik untuk mengentaskan persoalan yang kita hadapi bersama,” ujarnya.
Diskusi ini dipandu moderator Rijal Jamal, serta dihadiri panelis Harmansyah dan Prof Zakir Sabara.
(MAN)
Berita Terkait
Ekbis
Pemkab Gowa Dorong Retail Modern Alokasikan 30 Persen Display untuk UMKM
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menegaskan seluruh retail modern yang beroperasi di Kabupaten Gowa wajib memberikan ruang yang lebih besar bagi produk UMKM lokal.
Jum'at, 12 Jun 2026 18:55
Sulsel
Pegiat Lingkungan Asal Gowa Raih Penghargaan Kalpataru 2026 Kategori Perintis
Kabupaten Gowa kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pegiat lingkungan asal Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolopao, Jamaluddin, meraih Penghargaan Kalpataru 2026 kategori Perintis.
Jum'at, 12 Jun 2026 18:50
Sulsel
Komitmen Hadirkan Data Akurat, Pemkab Gowa Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pemerintah Kabupaten Gowa menunjukkan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan menghadirkan data ekonomi akurat.
Jum'at, 12 Jun 2026 18:45
Sulsel
Pemkab Gowa Fokus Bantu UMKM Masuk Jaringan Ritel Modern
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan keberadaan ritel modern untuk memperluas pemasaran produk lokal.
Kamis, 11 Jun 2026 18:51
Sulsel
Bantuan Bedah Rumah Warga Pra Sejahtera Gowa Dipastikan Tepat Sasaran
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang memastikan bantuan yang disalurkan kepada masyarakat miskin ekstrem melalui Baznas dan Lacak berjalan dengan baik, tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penerima.
Kamis, 11 Jun 2026 12:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
2
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
3
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
4
Bupati Luwu Tinjau Awak Mas Project, Progres Konstruksi Dinilai Signifikan
5
Pemkot Makassar Luncurkan Pete-Pete Laut Gratis, Ini Jadwal dan Rutenya
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dugaan Korupsi SPAM Rp8 M Jeneponto Belum Terungkap, Penyidik Lengkapi Bukti
2
LPS Ajak Mahasiswa Unhas Bangun Kesadaran Finansial Sejak Dini
3
Muprov Kadin Sulsel Diminta Ditunda, Pengurus Soroti Legalitas dan Administrasi
4
Bupati Luwu Tinjau Awak Mas Project, Progres Konstruksi Dinilai Signifikan
5
Pemkot Makassar Luncurkan Pete-Pete Laut Gratis, Ini Jadwal dan Rutenya