MTQ XXXV, Pemkab Bantaeng Siapkan Wakil Terbaik ke Provinsi

Rabu, 14 Jan 2026 13:05
MTQ XXXV, Pemkab Bantaeng Siapkan Wakil Terbaik ke Provinsi
Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin-Sahabuddin bersama peserta MTQ di di Masjid Agung Syekh Abdul Gani, Selasa malam. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
Comment
Share
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng kembali menegaskan komitmennya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi pembangunan karakter masyarakat. Hal itu tercermin dalam Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXV Tingkat Kabupaten Bantaeng Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Agung Syekh Abdul Gani, Selasa, 13 Januari 2026.

Pembukaan MTQ dihadiri langsung Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin didampingi Wakil Bupati H. Sahabuddin.
Kegiatan diawali dengan defile kafilah dari delapan kecamatan se-Kabupaten Bantaeng, yakni Kecamatan Bantaeng, Eremerasa, Uluere, Bissappu, Tompobulu, Sinoa, Pajukukang, dan Gantarangkeke. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelantikan serta pengambilan sumpah Dewan Hakim MTQ yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, H. Misbah.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Bantaeng, H. M. Nurdin, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ ke-XXXV akan berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Januari 2026. MTQ tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Umat Berkarakter Qur’ani, Sehat, dan Harmoni dalam Keberagaman: Umat Bantaeng Bangkit.”

Ia menjelaskan, MTQ tidak sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana strategis mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, ulama, dan masyarakat. MTQ juga diharapkan mampu menumbuhkan minat membaca, menulis, serta mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, MTQ ini menjadi tahapan seleksi qari-qariah, hafiz-hafizah, dan peserta cabang lainnya untuk persiapan menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang akan digelar di Kabupaten Maros.

Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng menegaskan bahwa MTQ memiliki peran penting dalam pengembangan syiar Islam sekaligus pembentukan karakter umat. Menurutnya, Al-Qur’an adalah kitab suci yang menjadi pedoman hidup menuju keselamatan dunia dan akhirat.

“MTQ ini tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana menyeleksi qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Kabupaten Bantaeng pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros. Saya berharap seleksi ini dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Bantaeng mengimbau para camat dan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) agar mengikutsertakan qari dan qariah putra-putri asli Bantaeng. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun prestasi daerah yang bertumpu pada potensi dan kemampuan sendiri, sekaligus mendorong keberlanjutan pembinaan generasi Qur’ani.

MTQ ke-XXXV Kabupaten Bantaeng mempertandingkan 24 cabang lomba, meliputi Tartil, Tilawah berbagai golongan, Qira’at Mujawwad dan Murattal, Tilawah Cacat Netra, Hafalan Al-Qur’an 1 Juz hingga 30 Juz, Tafsir Al-Qur’an (Bahasa Indonesia, Arab, dan Inggris), Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), hingga cabang naskah, hiasan, dekorasi, kontemporer, dan digital.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua GOW Kabupaten Bantaeng Hj. Rahma Arsyad, jajaran Forkopimda Kabupaten Bantaeng, di antaranya Dandim 1410/Bantaeng Letkol Arh. M. Husni Hidayat Muchlis, Wakapolres Bantaeng Kompol Andi Ikbal mewakili Kapolres, Kasubag Pembinaan Kejari Bantaeng Andi Arwin mewakili Kajari, Anggota DPRD Bantaeng Hj. Emmiwati, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bantaeng H. Muhammad Tahir, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng H. Misbah, Ketua Pengadilan Agama Bantaeng Amirullah Arsyad, serta para kepala OPD dan camat se-Kabupaten Bantaeng.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru