Bupati Gowa Sebut Isra Mikraj Sarana Perdalam Keimanan dan Akhlak Mulia
Jum'at, 16 Jan 2026 14:43
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang usai pelaksanaan Isra Mikraj di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kabupen Gowa. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriyah Tingkat Kabupaten Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Kamis (15/1).
Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi masyarakat Gowa untuk memperkuat keimanan sekaligus meneguhkan komitmen membangun akhlak mulia di tengah dinamika dan tantangan zaman.
Bupati Talenrang menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan sarana penting untuk memperdalam keimanan kepada Allah SWT serta meneladani nilai-nilai luhur dari perjalanan agung Rasulullah SAW.
“Banyak hikmah dan pelajaran dari peristiwa Isra Mi’raj yang dapat kita petik dan kita realisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Isra Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa yang menunjukkan kebesaran Allah SWT sekaligus kemuliaan Nabi Muhammad SAW.
Dari peristiwa inilah, umat Islam menerima perintah salat lima waktu yang memiliki makna mendalam dalam pembentukan karakter.
“Salat bukan hanya kewajiban ritual, tetapi sarana membentuk pribadi yang disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah,” tambah orang nomor satu di Gowa ini.
Bupati Talenrang juga mengajak seluruh jamaah untuk melakukan introspeksi diri, sejauh mana shalat yang selama ini dilaksanakan mampu membentuk perilaku positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Di sinilah pentingnya menjadikan shalat dan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama dalam membangun kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, bupati perempuan pertama di Gowa ini menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh pembangunan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendorong Program Gowa Mengaji, yang tidak hanya diterapkan di lingkungan pendidikan, tetapi juga diperluas kepada seluruh ASN dan masyarakat.
“Kami berharap budaya mengaji yang terus dilakukan ini dapat menghadirkan keberkahan dan membuka pintu rezeki dari Allah SWT, khususnya bagi Kabupaten Gowa,” harapnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, ulama, tokoh agama, pendidik, hingga generasi muda, untuk bersama-sama menanamkan nilai-nilai keislaman dan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Prof. Arifuddin Ahmad mengajak jamaah mensyukuri nikmat Allah SWT karena masih diberikan kesempatan memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sebuah peristiwa agung yang sarat nilai dan hikmah.
“Isra Mi’raj bukan sekadar catatan sejarah, tetapi mengandung pelajaran penting, termasuk bagaimana menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bahkan dalam menyelenggarakan pemerintahan,” jelasnya.
Peringatan Isra Mi'raj ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Direktur Umum Perumda Tirta Jeneberang, Muh Khaerul Aco, perwakilan Forkopimda Kabupaten Gowa, para pimpinan SKPD, camat, jajaran ASN dan masyarakat Kabupaten Gowa.
Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum refleksi spiritual bagi masyarakat Gowa untuk memperkuat keimanan sekaligus meneguhkan komitmen membangun akhlak mulia di tengah dinamika dan tantangan zaman.
Bupati Talenrang menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar peringatan seremonial tahunan, melainkan sarana penting untuk memperdalam keimanan kepada Allah SWT serta meneladani nilai-nilai luhur dari perjalanan agung Rasulullah SAW.
“Banyak hikmah dan pelajaran dari peristiwa Isra Mi’raj yang dapat kita petik dan kita realisasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Isra Mi’raj merupakan peristiwa luar biasa yang menunjukkan kebesaran Allah SWT sekaligus kemuliaan Nabi Muhammad SAW.
Dari peristiwa inilah, umat Islam menerima perintah salat lima waktu yang memiliki makna mendalam dalam pembentukan karakter.
“Salat bukan hanya kewajiban ritual, tetapi sarana membentuk pribadi yang disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan berakhlakul karimah,” tambah orang nomor satu di Gowa ini.
Bupati Talenrang juga mengajak seluruh jamaah untuk melakukan introspeksi diri, sejauh mana shalat yang selama ini dilaksanakan mampu membentuk perilaku positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Di sinilah pentingnya menjadikan shalat dan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama dalam membangun kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, bupati perempuan pertama di Gowa ini menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus menyentuh pembangunan sumber daya manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Sebagai wujud komitmen tersebut, Pemerintah Kabupaten Gowa terus mendorong Program Gowa Mengaji, yang tidak hanya diterapkan di lingkungan pendidikan, tetapi juga diperluas kepada seluruh ASN dan masyarakat.
“Kami berharap budaya mengaji yang terus dilakukan ini dapat menghadirkan keberkahan dan membuka pintu rezeki dari Allah SWT, khususnya bagi Kabupaten Gowa,” harapnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat, ulama, tokoh agama, pendidik, hingga generasi muda, untuk bersama-sama menanamkan nilai-nilai keislaman dan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Prof. Arifuddin Ahmad mengajak jamaah mensyukuri nikmat Allah SWT karena masih diberikan kesempatan memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, sebuah peristiwa agung yang sarat nilai dan hikmah.
“Isra Mi’raj bukan sekadar catatan sejarah, tetapi mengandung pelajaran penting, termasuk bagaimana menjalani kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bahkan dalam menyelenggarakan pemerintahan,” jelasnya.
Peringatan Isra Mi'raj ini turut dihadiri Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, Direktur Umum Perumda Tirta Jeneberang, Muh Khaerul Aco, perwakilan Forkopimda Kabupaten Gowa, para pimpinan SKPD, camat, jajaran ASN dan masyarakat Kabupaten Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PPPK Gowa Wafat, Keluarga Terima Santunan Rp34,1 Juta
Pemkab Gowa memastikan pemenuhan hak ASN melalui penyaluran santunan jaminan kematian dari PT Taspen sebesar Rp34,1 juta kepada ahli waris almarhum Syamsu Alam, PPPK Guru SD Bangkeng Batu.
Senin, 02 Mar 2026 20:16
Sulsel
Bupati Gowa Serahkan 238 SK Kepala Sekolah dan Pengawas
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyerahkan 238 Surat Keputusan (SK) penugasan kepala sekolah dan pengawas jenjang TK, SD, dan SMP Tahun 2026.
Senin, 02 Mar 2026 16:35
Sulsel
Beautiful Malino Masuk Kalender Kharisma Event Nusantara 2026
Event pariwisata andalan Kabupaten Gowa, Beautiful Malino, masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI tahun 2026.
Minggu, 01 Mar 2026 13:00
Sulsel
One Day One District di Tompobulu, Bupati Gowa Salurkan Bantuan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa kembali melaksanakan Program One Day One District di Kecamatan Tompobulu. Kegiatan ini diisi kunjungan ke KME, penyerahan bantuan, serta Safari Ramadan.
Sabtu, 28 Feb 2026 16:46
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Distribusi MBG untuk Bumil, Busui dan Balita Non PAUD
Pemkab Gowa melaksanakan Rapat Koordinasi dalam rangka mendorong percepatan pendistribusian MBG pada sasaran Bumil, Busui, dan Balita Non PAUD (3B) di Ruang Rapat Kantor Dinas PPKB Kabupaten Gowa.
Jum'at, 27 Feb 2026 14:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dukung BPK dalam Pemeriksaan LKPD, Bupati Jeneponto Minta OPD Kooperatif
2
Demokrasi “Normatif” Islam
3
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning
4
InJourney Airports Buka Mudik Gratis, Layani Rute Makassar–Surabaya
5
Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa, Hakim Vonis Owner Mytha Kosmetik 2,5 Tahun Penjara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dukung BPK dalam Pemeriksaan LKPD, Bupati Jeneponto Minta OPD Kooperatif
2
Demokrasi “Normatif” Islam
3
Komisi D DPRD Sulsel Soroti Ketidakprofesionalan Pengerjaan Proyek Jalan Hertasning
4
InJourney Airports Buka Mudik Gratis, Layani Rute Makassar–Surabaya
5
Lebih Tinggi dari Tuntutan Jaksa, Hakim Vonis Owner Mytha Kosmetik 2,5 Tahun Penjara