Kasus Bullying di Luwu Timur Viral, Bupati Irwan Tegaskan Peran Guru dan Sekolah
Selasa, 20 Jan 2026 13:32
Kasus dugaan bullying yang terjadi di Kabupaten Luwu Timur dan viral di media sosial mendapat perhatian serius dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Kasus dugaan bullying atau perundungan yang terjadi di Kabupaten Luwu Timur dan viral di media sosial mendapat perhatian serius dari Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam.
Ia menegaskan pentingnya peran guru dan pihak sekolah dalam mencegah terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan.
Penegasan ini disampaikan Irwan saat memberikan sambutan pada penutupan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Lapangan Ini Aku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Senin sore (19/01/26).
Irwan Bachri Syam meminta para guru, khususnya wali kelas, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap peserta didik, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak. Pengawasan dan pendekatan sejak dini sangat penting untuk mencegah dan melawan tindakan bullying,” tegas Irwan.
Menurut Irwan, kasus perundungan yang terjadi di Desa Atue, Kecamatan Malili, menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan dan seluruh masyarakat Luwu Timur.
"Kasus ini mencederai kita semua, khususnya orang tua dan dunia pendidikan. Kejadian ini cepat menyebar dan menghebohkan masyarakat, dan tentu sangat kita sesalkan,” ujarnya.
Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga berharap kasus serupa tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran bersama agar tercipta lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Andi Muh Taufik, mengatakan pihak korban telah melaporkan kasus tersebut secara resmi ke Polres Luwu Timur.
"Korban didampingi keluarga sudah melapor dan kasus ini akan ditindaklanjuti oleh penyidik,” kata Taufik, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, korban yang namanya disamarkan yakni Melati (15), warga Dusun Wulasi, Desa Manurung, Kecamatan Malili. Sedangkan terlapor bernama Mawar (17), warga Kelurahan Malili.
"Peristiwa diduga dipicu oleh ketersinggungan. Kejadian berlangsung di samping SDN 237 Atue, Desa Atue, Kecamatan Malili, pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita,” jelasnya.
Ia menegaskan pentingnya peran guru dan pihak sekolah dalam mencegah terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan.
Penegasan ini disampaikan Irwan saat memberikan sambutan pada penutupan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Lapangan Ini Aku, Sorowako, Kecamatan Nuha, Senin sore (19/01/26).
Irwan Bachri Syam meminta para guru, khususnya wali kelas, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap peserta didik, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk karakter anak. Pengawasan dan pendekatan sejak dini sangat penting untuk mencegah dan melawan tindakan bullying,” tegas Irwan.
Menurut Irwan, kasus perundungan yang terjadi di Desa Atue, Kecamatan Malili, menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan dan seluruh masyarakat Luwu Timur.
"Kasus ini mencederai kita semua, khususnya orang tua dan dunia pendidikan. Kejadian ini cepat menyebar dan menghebohkan masyarakat, dan tentu sangat kita sesalkan,” ujarnya.
Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga berharap kasus serupa tidak terulang kembali dan menjadi pelajaran bersama agar tercipta lingkungan yang aman dan ramah bagi anak-anak.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Luwu Timur, Bripka Andi Muh Taufik, mengatakan pihak korban telah melaporkan kasus tersebut secara resmi ke Polres Luwu Timur.
"Korban didampingi keluarga sudah melapor dan kasus ini akan ditindaklanjuti oleh penyidik,” kata Taufik, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan, korban yang namanya disamarkan yakni Melati (15), warga Dusun Wulasi, Desa Manurung, Kecamatan Malili. Sedangkan terlapor bernama Mawar (17), warga Kelurahan Malili.
"Peristiwa diduga dipicu oleh ketersinggungan. Kejadian berlangsung di samping SDN 237 Atue, Desa Atue, Kecamatan Malili, pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 15.00 Wita,” jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Taekwondo Luwu Timur Dominasi Kejuaraan Nasional, Sabet Juara Umum di Makassar
Pada ajang Battle Of The Maestro Taekwondo Championship yang digelar di Unhas Hotel and Convention Centre, Kota Makassar, 16–18 Januari 2026, kontingen Luwu Timur tampil impresif dan berhasil keluar sebagai juara umum.
Senin, 19 Jan 2026 13:33
Sulsel
Bupati Irwan Sidak Sejumlah OPD Lutim, Tegaskan Kepatuhan Jam Kerja
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam sidak di empat instansi, yakni Disdukcapil, Depot Arsip Dinas Perpustakaan, Badan Kesbangpol, serta DLH Kabupaten Luwu Timur, Rabu (14/01/2026).
Rabu, 14 Jan 2026 14:22
Sulsel
KPU Luwu Timur Gandeng Disdukcapil Perkuat Akurasi Data Pemilih Berkelanjutan
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Luwu Timur, Hamdan menegaskan pentingnya kolaborasi antar lembaga dalam menjalankan Program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan.
Selasa, 13 Jan 2026 17:41
Sulsel
Atlet Dayung Luwu Timur Bidik Lima Emas di Pra Porprov Mendatang
Cabang Olahraga (Cabor) Dayung Kabupaten Luwu Timur menargetkan lima medali emas pada ajang Praporprov (Pra Pekan Olahraga Provinsi) mendatang.
Selasa, 13 Jan 2026 14:56
Sulsel
Kasus Merica Hilang di Mahalona, Polisi Amankan Dua Warga Towuti
Polres Luwu Timur mengamankan dua orang terduga pelaku terkait dugaan pencurian merica yang terjadi di Desa Mahalona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, Senin (12/01/26).
Selasa, 13 Jan 2026 09:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim SAR Temukan Korban Kedua ATR 42-500 Berjenis Kelamin Perempuan
2
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Barang Korban Ditemukan, Operasi SAR ATR 42-500 Persempit Area Pencarian
5
Mengapa Media Sosial Pemerintah Rajin Posting, tetapi Minim Respon Publik?
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tim SAR Temukan Korban Kedua ATR 42-500 Berjenis Kelamin Perempuan
2
Telan Rp26 M, Proyek Jaringan Air Baku Karalloe Tahap II Tuai Kritik Publik
3
Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500, Basarnas Terapkan Metode Estafet Paket
4
Barang Korban Ditemukan, Operasi SAR ATR 42-500 Persempit Area Pencarian
5
Mengapa Media Sosial Pemerintah Rajin Posting, tetapi Minim Respon Publik?