Dukung Percepatan PSN IHIP, Warga Bentangkan Spanduk Simbol Dukungan Kepada Pemda Lutim
Kamis, 29 Jan 2026 11:48
Warga membentangkan spanduk bertuliskan "Mendukung penuh percepatan pembangunan smelter di Lampia". Foto: Istimewa
LUWU TIMUR - Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Timur saat ini aktif turun melakukan sosialisasi percepatan kegiatan Proyek Strategi Nasional (PSN) yang nantinya akan dibangun di Lampia, desa Harapan, kecamatan Malili.
Kegiatan ini berupa pembangunan industri terintegrasi atau Smelter yang akan dibangun oleh PT Indonesia Hualy Industri Park (IHIP).
Dilokasi kegiatan sosialisasi tersebut, warga langsung menyampaikan kesepakatan untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam percepatan pembangunan Smelter.
Dukungan warga itu terlihat saat Pemerintah melakukan sosialisasi namun terlihat warga membentangkan spanduk bertuliskan "Mendukung penuh percepatan pembangunan smelter di Lampia".
"Kami ini pastinya mendukung Pemerintah, apa lagi kalau pabrik Smelter ini sudah beroperasi berapa banyak anak - anak dan keluarga kita bekerja, perputaran ekonomi pasti meningkat khususnya di Lampia ini," kata Dahlan.
Menurutnya, Pemerintah tidak akan pernah salah dalam mengurus masyarakatnya karena orang - orang yang menjabat di Pemerintahan pastinya akan mempertanggung jawabkan dunia dan akhirat.
"Kalau kita tidak percaya Pemerintah, lalu siapa lagi yang akan kita percaya. Biarkan Pemerintah mengurus kita - kita inj demi kesejahteraan masyarakat," ungkap laki - laki paru baya ini.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan, Andi Muh Reza dalam sosialisasi mengatakan, Pemerintah turun ke masyarakat dengan maksud memberikan pemahaman yang utuh, jelas dan transparan kepada masyarakat soal adanya investasi ini.
Selain itu, kata Reza, Pemerintah juga menyampaikan dan menjelaskan kepada masyarakat soal kebijakan pemberian uang kerohiman sebagai bentuk kepedulian sosial bukan sebagai ganti rugi atas tanah atau lahan.
"Pemerintah mengedepankan kepedulian sosial dengan memberikan ganti rugi tanaman dan bangunan bukan tanah atau lahan karena tanah itu milik Pemda," ungkapnya.
Kegiatan ini berupa pembangunan industri terintegrasi atau Smelter yang akan dibangun oleh PT Indonesia Hualy Industri Park (IHIP).
Dilokasi kegiatan sosialisasi tersebut, warga langsung menyampaikan kesepakatan untuk mendukung Pemerintah Daerah dalam percepatan pembangunan Smelter.
Dukungan warga itu terlihat saat Pemerintah melakukan sosialisasi namun terlihat warga membentangkan spanduk bertuliskan "Mendukung penuh percepatan pembangunan smelter di Lampia".
"Kami ini pastinya mendukung Pemerintah, apa lagi kalau pabrik Smelter ini sudah beroperasi berapa banyak anak - anak dan keluarga kita bekerja, perputaran ekonomi pasti meningkat khususnya di Lampia ini," kata Dahlan.
Menurutnya, Pemerintah tidak akan pernah salah dalam mengurus masyarakatnya karena orang - orang yang menjabat di Pemerintahan pastinya akan mempertanggung jawabkan dunia dan akhirat.
"Kalau kita tidak percaya Pemerintah, lalu siapa lagi yang akan kita percaya. Biarkan Pemerintah mengurus kita - kita inj demi kesejahteraan masyarakat," ungkap laki - laki paru baya ini.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan, Andi Muh Reza dalam sosialisasi mengatakan, Pemerintah turun ke masyarakat dengan maksud memberikan pemahaman yang utuh, jelas dan transparan kepada masyarakat soal adanya investasi ini.
Selain itu, kata Reza, Pemerintah juga menyampaikan dan menjelaskan kepada masyarakat soal kebijakan pemberian uang kerohiman sebagai bentuk kepedulian sosial bukan sebagai ganti rugi atas tanah atau lahan.
"Pemerintah mengedepankan kepedulian sosial dengan memberikan ganti rugi tanaman dan bangunan bukan tanah atau lahan karena tanah itu milik Pemda," ungkapnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
PLN dan Pemkab Bantaeng Perkuat Sinergi Percepat Pembangunan SUTT 150 kV
PLN UIP Sulawesi bersama Pemerintah Kabupaten Bantaeng memperkuat sinergi untuk mempercepat pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Punagaya–Bantaeng.
Kamis, 30 Jul 2026 13:53
News
Konflik Laoli di Luwu Timur Diduga "Dipelihara" Oknum agar Tetap Panas
Pemkab Luwu Timur terus dan telah menempuh upaya persuasif guna menghadapi masyarakat di konflik lahan Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili.
Kamis, 30 Jul 2026 13:21
News
Akhirnya Petani Akui Lahan di Laoli Milik Pemkab Lutim: Ngotot Hanya Karena Mau Ganti Rugi yang Sesuai
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP tengah melakukan upaya pengosongan lahan milik Pemkab Luwu Timur di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kamis (30/7/2026).
Kamis, 30 Jul 2026 09:28
Sulsel
Pemkab Lutim Tegaskan Mayoritas Warga di Dusun Laoli Sudah Terima Santunan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur menyatakan bahwa mayoritas masyarakat terdampak penyediaan lahan untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) Indonesia Huali Industry Park (IHIP) di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, telah menerima santunan.
Rabu, 29 Jul 2026 19:56
Sulsel
Mengapa Pemkab Lutim Menolak Istilah Penggusuran di Laoli? Ini Penjelasan Lengkapnya
Polemik rencana pengosongan lahan di Dusun Laoli, Desa Harapan, Kecamatan Malili, memunculkan perdebatan di ruang publik.
Rabu, 29 Jul 2026 13:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Dukung Pembangunan Stadion Sudiang lewat Pasokan Ready Mix
2
WR IV UMI Sampaikan Taushiyah kepada Ratusan Peserta Pencerahan Qalbu UMI
3
Konflik Laoli di Luwu Timur Diduga "Dipelihara" Oknum agar Tetap Panas
4
Pemkab Selayar Gandeng Polipangkep Kembangkan Komoditas Kelapa
5
PKS Minta Pemkot Makassar Tunda Penerapan Wajib Pilah Sampah, Perjelas Tupoksi RT/RW
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kalla Beton Dukung Pembangunan Stadion Sudiang lewat Pasokan Ready Mix
2
WR IV UMI Sampaikan Taushiyah kepada Ratusan Peserta Pencerahan Qalbu UMI
3
Konflik Laoli di Luwu Timur Diduga "Dipelihara" Oknum agar Tetap Panas
4
Pemkab Selayar Gandeng Polipangkep Kembangkan Komoditas Kelapa
5
PKS Minta Pemkot Makassar Tunda Penerapan Wajib Pilah Sampah, Perjelas Tupoksi RT/RW