Lewat Baksos DWP, Bupati Gowa Perkuat Upaya Tekan Stunting
Senin, 16 Mar 2026 16:14
Bupati Sitti Husniah Talenrang menyerahkan bantun kepada warga dalam kegiatan Baksos DWP. Foto: Istimewa
GOWA - Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mendorong kolaborasi berbagai pihak untuk menekan angka kemiskinan dan stunting di daerahnya. Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan bakti sosial Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa di Kantor Camat Somba Opu, Senin (16/3).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Talenrang mengapresiasi kontribusi DWP yang dinilai membantu pemerintah daerah dalam penanganan keluarga miskin ekstrem (KME), khususnya yang berisiko stunting.
“Terima kasih kepada DWP yang telah membantu pemerintah dalam memberikan penanganan kepada keluarga miskin ekstrem, khususnya yang berisiko stunting. Karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menangani persoalan kemiskinan, sehingga kehadiran mitra strategis seperti DWP sangat membantu kami,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), untuk memastikan data ibu hamil dan balita yang berisiko stunting dapat terpantau dengan baik.
“Kalau kita ingin Gowa maju, maka persoalan kemiskinan harus diselesaikan. Alhamdulillah angka stunting di Gowa terus menurun dan saat ini menjadi yang terendah di Sulawesi Selatan, yakni 17 persen. Dengan kolaborasi bersama, kita optimis kemiskinan dan stunting dapat terus ditekan,” jelasnya.
Menurutnya, edukasi kepada masyarakat perlu terus dilakukan oleh seluruh organisasi, termasuk DWP. Edukasi tersebut harus disertai dengan aksi nyata di lapangan melalui pendekatan sosial, khususnya kepada ibu hamil dan menyusui.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai program pemerintah daerah menunjukkan hasil positif. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Gowa tercatat menurun dari 6,85 persen pada 2024 menjadi 6,64 persen pada 2025 atau sekitar 54 ribu jiwa, angka yang berada di bawah rata-rata provinsi maupun nasional.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis, mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung program transformasi sosial daerah.
“Kegiatan ini lahir dari kepedulian DWP kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui bakti sosial ini kami ingin berbagi kebahagiaan dan harapan bagi mereka yang masih membutuhkan uluran tangan kita,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan bakti sosial dilaksanakan dalam dua tahap. Pada 13 Maret 2026 lalu, DWP mengunjungi sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) untuk menyalurkan bantuan sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak panti.
Selain itu, DWP juga menyalurkan bantuan kepada 20 keluarga miskin ekstrem yang berisiko stunting di Kecamatan Somba Opu.
“DWP percaya kekuatan organisasi bukan hanya pada program kerja, tetapi juga pada kepedulian, kasih sayang, dan kebersamaan dalam berbagi kepada sesama. Insyaallah kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kita,” tambahnya.
Usai kegiatan di Kantor Camat Somba Opu, Bupati Gowa juga mengunjungi beberapa penerima bantuan, di antaranya keluarga Syamsuddin di Kelurahan Batangkaluku, Nurhidayanti di Kelurahan Bontoramba, serta korban kebakaran Usman Daeng Late di Kelurahan Mawang.
Salah satu penerima bantuan, Nurhidayanti, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah, DWP, dan Baznas Kabupaten Gowa.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, Camat Somba Opu, serta para lurah se-Kecamatan Somba Opu.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Talenrang mengapresiasi kontribusi DWP yang dinilai membantu pemerintah daerah dalam penanganan keluarga miskin ekstrem (KME), khususnya yang berisiko stunting.
“Terima kasih kepada DWP yang telah membantu pemerintah dalam memberikan penanganan kepada keluarga miskin ekstrem, khususnya yang berisiko stunting. Karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menangani persoalan kemiskinan, sehingga kehadiran mitra strategis seperti DWP sangat membantu kami,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), untuk memastikan data ibu hamil dan balita yang berisiko stunting dapat terpantau dengan baik.
“Kalau kita ingin Gowa maju, maka persoalan kemiskinan harus diselesaikan. Alhamdulillah angka stunting di Gowa terus menurun dan saat ini menjadi yang terendah di Sulawesi Selatan, yakni 17 persen. Dengan kolaborasi bersama, kita optimis kemiskinan dan stunting dapat terus ditekan,” jelasnya.
Menurutnya, edukasi kepada masyarakat perlu terus dilakukan oleh seluruh organisasi, termasuk DWP. Edukasi tersebut harus disertai dengan aksi nyata di lapangan melalui pendekatan sosial, khususnya kepada ibu hamil dan menyusui.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai program pemerintah daerah menunjukkan hasil positif. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Gowa tercatat menurun dari 6,85 persen pada 2024 menjadi 6,64 persen pada 2025 atau sekitar 54 ribu jiwa, angka yang berada di bawah rata-rata provinsi maupun nasional.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis, mengatakan kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus mendukung program transformasi sosial daerah.
“Kegiatan ini lahir dari kepedulian DWP kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui bakti sosial ini kami ingin berbagi kebahagiaan dan harapan bagi mereka yang masih membutuhkan uluran tangan kita,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan bakti sosial dilaksanakan dalam dua tahap. Pada 13 Maret 2026 lalu, DWP mengunjungi sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) untuk menyalurkan bantuan sekaligus memberikan perhatian kepada anak-anak panti.
Selain itu, DWP juga menyalurkan bantuan kepada 20 keluarga miskin ekstrem yang berisiko stunting di Kecamatan Somba Opu.
“DWP percaya kekuatan organisasi bukan hanya pada program kerja, tetapi juga pada kepedulian, kasih sayang, dan kebersamaan dalam berbagi kepada sesama. Insyaallah kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan kita,” tambahnya.
Usai kegiatan di Kantor Camat Somba Opu, Bupati Gowa juga mengunjungi beberapa penerima bantuan, di antaranya keluarga Syamsuddin di Kelurahan Batangkaluku, Nurhidayanti di Kelurahan Bontoramba, serta korban kebakaran Usman Daeng Late di Kelurahan Mawang.
Salah satu penerima bantuan, Nurhidayanti, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah, DWP, dan Baznas Kabupaten Gowa.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis, sejumlah pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, Camat Somba Opu, serta para lurah se-Kecamatan Somba Opu.
(MAN)
Berita Terkait
News
Pemkab Gowa Dukung Program Desa Cantik BPS untuk Perkuat Data Desa
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mendukung upaya Badan Pusat Statistik (BPS) dalam meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan berbasis data di tingkat desa.
Jum'at, 01 Mei 2026 17:36
Sulsel
Ketua TP PKK Gowa Puji Dedikasi Kader Posyandu
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, mengapresiasi peran kader dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak, pada peringatan Hari Posyandu Nasional 2026.
Kamis, 30 Apr 2026 10:51
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi Lahan untuk Dongkrak PAD
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menilai pertemuan tersebut memberi arah yang lebih jelas bagi daerah dalam mengelola aset strategis.
Rabu, 29 Apr 2026 19:40
Sulsel
363 Peserta Ikut Seleksi Paskibraka Gowa 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memulai tahapan seleksi Paskibraka Tahun 2026 tingkat Kabupaten Gowa melalui pengarahan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, di Istana Tamalate.
Selasa, 28 Apr 2026 13:08
News
Pemkab Gowa-BSI Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Keluarga Miskin Ekstrem
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berkomitmen menuntaskan angka keluarga miskin ekstrem (KME) di wilayahnya.
Selasa, 28 Apr 2026 09:15
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
1.200 Siswa SIT Darul Fikri Makassar Ikut Simulasi Manasik Haji Terpadu
2
Sudah Masuk Musim Kemarau, Tapi Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
3
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
4
Melihat Kembali Makna Hari Buruh
5
Kepuasan Pelindo Tembus 90%, Awal Baik Menuju Efisiensi Logistik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
1.200 Siswa SIT Darul Fikri Makassar Ikut Simulasi Manasik Haji Terpadu
2
Sudah Masuk Musim Kemarau, Tapi Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG
3
Yusran Lalogau: Organisasi IKA Harus Mendorong Kemajuan Perikanan Nasional
4
Melihat Kembali Makna Hari Buruh
5
Kepuasan Pelindo Tembus 90%, Awal Baik Menuju Efisiensi Logistik