Puncak Kedua Arus Balik, 7.000 Penumpang Serbu Pelabuhan Nusantara Parepare
Sabtu, 28 Mar 2026 15:34
Terminal Pelabuhan Nusantara Parepare mulai diserbu oleh ribuan penumpang yang akan bertolak menuju ke Kalimantan. Foto: Wahyu Ady
PAREPARE - Hanya tinggal dua hari lagi, masa libur lebaran telah usai dan seluruh aktivitas kembali normal. Hal ini yang menyebabkan Terminal Pelabuhan Nusantara Parepare mulai diserbu oleh ribuan penumpang yang akan bertolak menuju ke Kalimantan.
Sekitar kurang lebih 7.000 orang penumpang yang akan bertolak ke Pulau Kalimantan dari tujuh buah kapal.
Hal ini dikemukakan langsung oleh Humas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare, Eko Prayetno, Sabtu (28/03/2026).
Eko juga mengatakan bahwa hari ini merupakan puncak kedua arus balik lebaran 2026 setelah sebelumnya terjadi juga puncak arus balik lebaran 2026 di tanggal 25 maret 2026 kemarin.
"Untuk puncak kali ini, ada tujuh buah kapal. Dari tujuh buah kapal tersebut, diperkirakan ada sebanyak kurang lebih 7.000 orang penumpang yang akan bertolak ke pulau Kalimantan," ujar Eko.
Berdasarkan data penumpang yang naik dari awal posko mudik lebaran 2026, total akumulasi penumpang naik sekitar kurang lebih 23.000 orang.
Sekitar kurang lebih 7.000 orang penumpang yang akan bertolak ke Pulau Kalimantan dari tujuh buah kapal.
Hal ini dikemukakan langsung oleh Humas Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare, Eko Prayetno, Sabtu (28/03/2026).
Eko juga mengatakan bahwa hari ini merupakan puncak kedua arus balik lebaran 2026 setelah sebelumnya terjadi juga puncak arus balik lebaran 2026 di tanggal 25 maret 2026 kemarin.
"Untuk puncak kali ini, ada tujuh buah kapal. Dari tujuh buah kapal tersebut, diperkirakan ada sebanyak kurang lebih 7.000 orang penumpang yang akan bertolak ke pulau Kalimantan," ujar Eko.
Berdasarkan data penumpang yang naik dari awal posko mudik lebaran 2026, total akumulasi penumpang naik sekitar kurang lebih 23.000 orang.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Dua Rumah Semi Permanen di Parepare Hangus Terbakar
Dua unit rumah semi permanen hangus tak tersisa dilalap si jago merah yang berada di pemukiman padat penduduk, Minggu (09/08/2026).
Minggu, 09 Agu 2026 11:18
Sulsel
Jelang HUT RI ke-81, Personel Brimob Parepare Bersihkan TMP Paccekke
Seluruh personel Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel melakukan pembersihan secara gotong royong agar lingkungan makam terlihat bersih, rapi dan nyaman bagi para peziarah.
Rabu, 05 Agu 2026 12:22
Sulsel
Buka Kegiatan Peningkatan TRC BPBD, Tasming Hamid: Tugas Itu Mulia
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid membuka secara langsung kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Kemampuan Manajerial Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Parepare di markas BPBD, Sabtu (01/08/2026).
Sabtu, 01 Agu 2026 16:02
Sulsel
Polisi Masih Selidiki Penemuan Ratusan Karung Bekas Beras SPHP di Parepare
Penemuan sejumlah karung bekas beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beberapa waktu lalu kini masuk dalam rana penyelidikan pihak kepolisian.
Rabu, 29 Jul 2026 13:33
Sulsel
Polisi Panggil Taufan Pawe jadi Saksi Dugaan Korupsi Tunjangan Rumah DPRD Parepare
Polres Parepare bakal memeriksa Taufan Pawe (TP) dalam kasus dugaan korupsi tunjangan rumah DPRD Parepare. Kasus ini berkaitan saat TP masih menjabat Wali Kota Parepare.
Selasa, 28 Jul 2026 17:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Lomba Pacuan Kuda Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantaeng
2
Semen Tonasa & Forkopimda Pangkep Perkuat Sinergi Lewat Padel
3
SD Islam Athirah 2 Makassar Raih Juara II DANCOW Indonesia Cerdas
4
Gempa NTT Terasa di Bantaeng, Bupati Imbau Warga Hindari Berkunjung ke Pesisir
5
Al Markaz Makassar Gelar Dialog Kebangsaan Bahas Moderasi Beragama
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Lomba Pacuan Kuda Semarakkan HUT RI ke-81 di Bantaeng
2
Semen Tonasa & Forkopimda Pangkep Perkuat Sinergi Lewat Padel
3
SD Islam Athirah 2 Makassar Raih Juara II DANCOW Indonesia Cerdas
4
Gempa NTT Terasa di Bantaeng, Bupati Imbau Warga Hindari Berkunjung ke Pesisir
5
Al Markaz Makassar Gelar Dialog Kebangsaan Bahas Moderasi Beragama