Kakanwil Kemenkum Sulsel Kunjungi Bupati Soppeng, Perkuat Sinergi Pembentukan Perda Perlindungan KI
Kamis, 02 Apr 2026 15:03
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, melakukan kunjungan koordinasi dengan Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, dalam rangka memperkuat sinergi pembentukan perda.
SOPPENG - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, melakukan kunjungan koordinasi dengan Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, dalam rangka memperkuat sinergi pembentukan peraturan daerah serta perlindungan kekayaan intelektual (KI), Rabu (1/4/2026), bertempat di Ruang Kerja Bupati Soppeng.
Kunjungan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Soppeng, antara lain Sekretaris Daerah Andi Muhammad Surrahman, Kepala Dinas PU Andi Haeruddin, Direktur Perseroda Musdar Asman, Kepala Bappelitbangda Andi Agus Nongki, serta Kepala Bagian Hukum Musriadi.
Dari jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel turut hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum Demson Marihot, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Andi Haris, serta pegawai ASN pada Bidang Kekayaan Intelektual.
Dalam sambutannya, Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kakanwil beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng siap mendukung dan bekerja sama dengan Kementerian Hukum, khususnya dalam pembentukan peraturan daerah serta upaya perlindungan kekayaan intelektual di daerah.
“Kami menyambut baik kehadiran Kakanwil Kemenkum Sulsel. Pemerintah daerah siap bersinergi dalam memperkuat regulasi serta melindungi potensi kekayaan intelektual yang dimiliki daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kakanwil Andi Basmal menekankan pentingnya penguatan regulasi daerah yang berbasis pada kajian hukum yang matang. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Soppeng telah melakukan harmonisasi terhadap 25 rancangan produk hukum daerah, meskipun beberapa di antaranya masih memerlukan penyempurnaan.
“Kami mendorong agar setiap produk hukum daerah memiliki dasar hukum yang kuat melalui proses harmonisasi yang optimal, sehingga dapat memberikan kepastian hukum dan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk memperkuat perlindungan kekayaan intelektual, khususnya melalui pembentukan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) serta kerja sama melalui perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Menurutnya, potensi kekayaan intelektual daerah seperti kopi mata bulu, kopi tungke’, cabe tappaning, kaloa, hingga tembakau perlu mendapatkan perlindungan hukum yang komprehensif melalui peraturan daerah guna mencegah potensi klaim dari pihak lain.
“Perlindungan kekayaan intelektual merupakan bagian dari kebijakan nasional yang harus didukung oleh regulasi daerah. Ini penting agar potensi unggulan daerah memiliki nilai tambah dan perlindungan hukum yang kuat,” tegasnya.
Kegiatan koordinasi berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kolaborasi, serta diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara Kanwil Kemenkum Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam pembentukan regulasi daerah serta perlindungan kekayaan intelektual
Kunjungan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Soppeng, antara lain Sekretaris Daerah Andi Muhammad Surrahman, Kepala Dinas PU Andi Haeruddin, Direktur Perseroda Musdar Asman, Kepala Bappelitbangda Andi Agus Nongki, serta Kepala Bagian Hukum Musriadi.
Dari jajaran Kanwil Kemenkum Sulsel turut hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum Demson Marihot, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Andi Haris, serta pegawai ASN pada Bidang Kekayaan Intelektual.
Dalam sambutannya, Bupati Soppeng Suwardi Haseng menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kakanwil beserta jajaran. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng siap mendukung dan bekerja sama dengan Kementerian Hukum, khususnya dalam pembentukan peraturan daerah serta upaya perlindungan kekayaan intelektual di daerah.
“Kami menyambut baik kehadiran Kakanwil Kemenkum Sulsel. Pemerintah daerah siap bersinergi dalam memperkuat regulasi serta melindungi potensi kekayaan intelektual yang dimiliki daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kakanwil Andi Basmal menekankan pentingnya penguatan regulasi daerah yang berbasis pada kajian hukum yang matang. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, Kabupaten Soppeng telah melakukan harmonisasi terhadap 25 rancangan produk hukum daerah, meskipun beberapa di antaranya masih memerlukan penyempurnaan.
“Kami mendorong agar setiap produk hukum daerah memiliki dasar hukum yang kuat melalui proses harmonisasi yang optimal, sehingga dapat memberikan kepastian hukum dan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga mendorong Pemerintah Kabupaten Soppeng untuk memperkuat perlindungan kekayaan intelektual, khususnya melalui pembentukan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) serta kerja sama melalui perjanjian kerja sama (PKS) dengan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Menurutnya, potensi kekayaan intelektual daerah seperti kopi mata bulu, kopi tungke’, cabe tappaning, kaloa, hingga tembakau perlu mendapatkan perlindungan hukum yang komprehensif melalui peraturan daerah guna mencegah potensi klaim dari pihak lain.
“Perlindungan kekayaan intelektual merupakan bagian dari kebijakan nasional yang harus didukung oleh regulasi daerah. Ini penting agar potensi unggulan daerah memiliki nilai tambah dan perlindungan hukum yang kuat,” tegasnya.
Kegiatan koordinasi berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kolaborasi, serta diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara Kanwil Kemenkum Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam pembentukan regulasi daerah serta perlindungan kekayaan intelektual
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Harmonisasi Ranperbup Kabupaten Sidrap Terkait Standar Harga Satuan Tahun 2027
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi Rancangan Peraturan Bupati (Ranperbup) Kabupaten Sidenreng Rappang
Sabtu, 17 Okt 2026 14:11
News
Matangkan Layanan Kemenkum Sulsel Melalui Evaluasi Aplikasi La Macca
Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (TUM) Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Meydi Zulqadri, terus mendorong optimalisasi pelayanan administrasi melalui pengembangan dan implementasi aplikasi La Macca. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan layanan yang lebih cepat, terintegrasi, transparan, dan akuntabel di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Kamis, 15 Okt 2026 21:06
News
Harmonisasi Empat Produk Hukum Kota Makassar, Tiga Rancangan Lanjut ke Tahap Berikutnya
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) melaksanakan rapat pengharmonisasian, pembulatan, dan pemantapan konsepsi terhadap empat rancangan produk hukum daerah Kota Makassar
Kamis, 15 Okt 2026 10:01
News
Dukung Optimalisasi SIMAKO dan Penguatan Layanan Kekayaan Intelektual
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mendukung optimalisasi Sistem Pendampingan dan Fasilitasi Merek Kolektif (SIMAKO) serta penguatan layanan Kekayaan Intelektual (KI)
Rabu, 14 Okt 2026 09:43
News
Kemenkum Sulsel Pelajari Strategi Penindakan Pelanggaran KI Bersama Pakar Indonesia-Denmark
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mengikuti DGIP-DKPTO Roving Seminar on Intellectual Property (IP) Enforcement atau Seminar Keliling Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual
Selasa, 13 Okt 2026 20:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
4
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha
5
Bosowa Berlian Motor Gelar Fuso Mosaic Campaign, Dukung Bisnis Pelanggan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
4
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha
5
Bosowa Berlian Motor Gelar Fuso Mosaic Campaign, Dukung Bisnis Pelanggan