Rektor UMI Lantik Dekan dan Direktur Pascasarjana 2026–2030

Senin, 06 Apr 2026 11:21
Rektor UMI Lantik Dekan dan Direktur Pascasarjana 2026–2030
Prosesi pelantikan Direktur Pascasarjana dan para dekan UMI di Auditorium Al Jibra Kampus II UMI, Jalan Urip Sumoharjo KM 05, Kota Makassar, Senin (6/4/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) melantik dekan dan Direktur Pascasarjana untuk periode 2026–2030 di Auditorium Al Jibra, Kampus II UMI, Jalan Urip Sumoharjo KM 05, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Senin (6/4/2026).

Pelantikan ini tidak sekadar seremonial pergantian jabatan, tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat transformasi UMI sebagai kampus yang adaptif, efisien, dan berbasis nilai keislaman di tengah dinamika global.

Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya secara organisasi, tetapi juga secara moral dan spiritual.

“UMI tidak butuh orang hebat yang ingin dilihat. UMI butuh orang ikhlas yang siap bekerja,” tegasnya dalam sambutan.

Ia juga mengingatkan bahwa dunia saat ini berada dalam situasi yang tidak pasti, ditandai dengan gejolak geopolitik, tekanan ekonomi, dan percepatan teknologi. Karena itu, pimpinan UMI dituntut mampu membaca perubahan dan meresponsnya dengan langkah nyata serta terukur.

Sejalan dengan kebijakan nasional, UMI akan terus memperkuat pola kerja yang efisien, adaptif, dan berbasis digital, tanpa mengurangi kualitas layanan dan capaian pembelajaran mahasiswa.

“Bekerja bukan sekadar hadir secara fisik, tetapi menghadirkan manfaat, keberkahan, dan ketuntasan layanan. Amanah di UMI bukan sekedar pergantian jabatan, tetapi penyesuaian arah penguatan langkah dan penegasan tujuan yang diamanahkan oleh Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia," ujarnya.

Prof. Hambali menambahkan, efisiensi bukanlah keterbatasan, melainkan upaya membangun budaya hidup sederhana, produktif, dan berorientasi hasil.

“Efisiensi harus menjadi budaya, digitalisasi harus menjadi sistem, dan kesederhanaan harus menjadi jalan hidup,” tambahnya.

Ia pun mengajak seluruh sivitas akademika menjaga amanah tersebut dengan keikhlasan dan tanggung jawab.

“UMI tidak dibangun oleh satu orang, tetapi oleh kebersamaan yang ikhlas dan kerja yang tuntas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Masrurah Mokhtar, menekankan pentingnya tata kelola yang tertib, efisien, dan berorientasi pelayanan.

“Kami berharap seluruh pimpinan yang dilantik mampu bekerja secara sistematis, menjaga tata kelola yang baik, serta memastikan setiap program berjalan efektif, efisien, dan berdampak langsung kepada mahasiswa dan masyarakat. Insyaallah amanah yang diberikan bisa dipertanggungjawabkan dan menjadi nilai ibadah ke depan," tuturnya.

Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof. Mansyur Ramly, menambahkan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari kesinambungan amanah wakaf yang harus dijaga dengan integritas.

“UMI dibangun bukan untuk kepentingan sesaat, tetapi untuk peradaban. Karena itu, setiap amanah harus dijalankan dengan keikhlasan, keteladanan, dan orientasi jangka panjang,” ucapnya.

Pelantikan ini juga menegaskan komitmen UMI dalam mengimplementasikan Catur Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta komitmen ke-UMI-an dan pendidikan karakter.

Dengan pelantikan ini, UMI kembali menegaskan posisinya sebagai kampus ilmu dan ibadah, perjuangan dan pengabdian, serta kampus yang bereputasi dan berdampak.

Adapun pejabat yang dilantik, yaitu:

1. Dekan Fakultas Agama Islam: Dr. Akhmad Syahid, M.Pd

2. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Dr. H. Muhammad Syafi’i A. Basalamah, S.E., M.M

3. Dekan Fakultas Teknik: Prof. Dr. Ir. Hj. St. Maryam H., M.T

4. Dekan Fakultas Teknologi Industri: Prof. Dr. Ir. Andi Suryanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng

5. Dekan Fakultas Kedokteran: Dr. dr. Nasrudin Andi Mappaware, Sp.OG(K)., Subsp.Obginsos., MARS., M.Sc., FISQua., AIFO-K

6. Direktur Pascasarjana: Prof. Dr. H. Laode Husen, S.H., M.Hum.
(MAN)
Berita Terkait
UniRank 2026 Catat Lonjakan UMI ke Peringkat 73 Nasional, Melompat 58 Peringkat
News
UniRank 2026 Catat Lonjakan UMI ke Peringkat 73 Nasional, Melompat 58 Peringkat
Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali menorehkan prestasi pada tahun 2026 melalui berbagai pemeringkatan internasional.
Senin, 30 Mar 2026 20:37
UMI Kokoh sebagai PTS Terbaik di Makassar versi EduRank 2026
News
UMI Kokoh sebagai PTS Terbaik di Makassar versi EduRank 2026
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta terdepan di Kota Makassar. Dalam pemeringkatan EduRank 2026, UMI berada pada peringkat 114 nasional, peringkat 2.999 di Asia, dan peringkat 4 di Kota Makassar
Minggu, 29 Mar 2026 16:15
Perkuat Kolaborasi Informasi, Pimpinan UMI Silaturahmi Bersama Media
News
Perkuat Kolaborasi Informasi, Pimpinan UMI Silaturahmi Bersama Media
Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam kegiatan silaturahmi antara pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan sejumlah awak media di Gedung Menara UMI Makassar.
Rabu, 11 Mar 2026 16:30
Jaring Talenta Muda, Balai Bahasa Sulsel Gelar Sosialisasi Duta Bahasa 2026 di FSIKP UMI
News
Jaring Talenta Muda, Balai Bahasa Sulsel Gelar Sosialisasi Duta Bahasa 2026 di FSIKP UMI
Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan bersama Ikatan Duta Bahasa Sulawesi Selatan–Sulawesi Barat (Sulselbar) melaksanakan sosialisasi Pemilihan Duta Bahasa Sulselbar Tahun 2026 di Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jumat (6/3/2026).
Jum'at, 06 Mar 2026 15:09
Bukan Sekadar Seremoni: FKG UMI Teguhkan Etika Profesi Lulusan Periode I 2026
News
Bukan Sekadar Seremoni: FKG UMI Teguhkan Etika Profesi Lulusan Periode I 2026
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia (FKG UMI) melaksanakan Yuisium Janji Sarjana Kedokteran Gigi dan Sumpah Profesi Dokter Gigi Periode I Tahun 2026 di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani, Rabu (4/3/2026).
Kamis, 05 Mar 2026 14:21
Berita Terbaru