Penyisihan MTQ Sulsel Berlangsung Tiga Hari, Semifinal Digelar 17 April
Selasa, 14 Apr 2026 14:29
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur bersama majelis hakim MTQ Sulsel. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Babak penyisihan delapan cabang lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Sulawesi Selatan masih berlangsung hingga Selasa (14/4/2026).
Penyisihan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 16 April 2026, sebelum dilanjutkan ke babak semifinal dan final pada 17 April 2026.
Wakil Bupati Maros yang juga Ketua Panitia MTQ XXXIV, Muetazim Mansyur, memantau langsung pelaksanaan sejumlah cabang lomba, di antaranya karya tulis ilmiah Al-Qur’an, syahril Quran, dan fahmil Quran.
"Alhamdulillah, hari ini seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Delapan jenis lomba yang dipertandingkan semuanya sudah berjalan dan masih dalam tahap penyisihan," kata Muetazim kepada awak media saat ditemui di arena lomba, Selasa (14/4/2026).
Muetazim menjelaskan, setelah penyisihan, tahapan berikutnya adalah semifinal dan final yang digelar pada 17 April 2026. Selanjutnya, dewan hakim akan menggelar rapat penentuan pemenang.
"Setelah itu dewan hakim akan melakukan rapat penentuan pemenang pada tanggal 17, dan hasilnya akan diumumkan saat penutupan pada 18 April," jelasnya.
Meski diikuti 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, ia mengungkapkan terdapat beberapa daerah yang tidak mengirimkan peserta pada cabang lomba tertentu.
"Ada beberapa kabupaten yang tidak mengirimkan pesertanya di lomba, seperti Toraja dan Toraja Utara, serta beberapa daerah lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, penentuan juara umum dilakukan melalui sistem akumulasi poin dari seluruh cabang lomba.
"Juara satu itu nilainya 20, kemudian juara dua dan seterusnya ada grading nilainya. Jadi yang terbanyak poinnya itu yang jadi juara umum," terangnya.
Terkait hadiah, Muetazim menyebut hal tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui bagian kesejahteraan rakyat (Kesra). Namun, Pemerintah Kabupaten Maros juga menyiapkan bonus tambahan bagi kafilahnya.
"Insyaallah akan ada bonus untuk kafilah yang juara, nilainya bervariasi," katanya.
Ia menegaskan, sebagai tuan rumah, Kabupaten Maros mengikuti seluruh cabang lomba dengan target meraih juara umum.
"Maros mengikuti semua cabang lomba dan targetnya juara umum," tutupnya.
Sementara itu, Dewan Hakim Majelis MTQ XXXIV Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), Prof. Dr. H.A. Arjuni, menjelaskan bahwa seluruh peserta wajib mengikuti babak penyisihan sebelum melaju ke tahap berikutnya.
"Penyisihan diikuti seluruh peserta, kemudian di semifinal akan diambil masing-masing delapan peserta putra dan delapan peserta putri. Selanjutnya, pada babak final akan diikuti empat peserta terbaik," ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini lomba KTIQ masih berada pada tahap penyisihan untuk kategori putra, sementara babak final dijadwalkan berlangsung pada Jumat.
Pelaksanaan lomba KTIQ berlangsung cukup padat, dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wita setiap hari.
Dari sisi teknis, peserta diwajibkan menyusun karya tulis ilmiah dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Naskah yang dilombakan memiliki panjang 10 hingga 12 halaman dengan format penulisan akademik standar.
"Penulisan menggunakan font ukuran 12, spasi 1,5, serta margin yang telah ditentukan. Ini untuk menjaga keseragaman dan kualitas karya ilmiah yang dinilai," jelasnya.
Penyisihan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 16 April 2026, sebelum dilanjutkan ke babak semifinal dan final pada 17 April 2026.
Wakil Bupati Maros yang juga Ketua Panitia MTQ XXXIV, Muetazim Mansyur, memantau langsung pelaksanaan sejumlah cabang lomba, di antaranya karya tulis ilmiah Al-Qur’an, syahril Quran, dan fahmil Quran.
"Alhamdulillah, hari ini seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana. Delapan jenis lomba yang dipertandingkan semuanya sudah berjalan dan masih dalam tahap penyisihan," kata Muetazim kepada awak media saat ditemui di arena lomba, Selasa (14/4/2026).
Muetazim menjelaskan, setelah penyisihan, tahapan berikutnya adalah semifinal dan final yang digelar pada 17 April 2026. Selanjutnya, dewan hakim akan menggelar rapat penentuan pemenang.
"Setelah itu dewan hakim akan melakukan rapat penentuan pemenang pada tanggal 17, dan hasilnya akan diumumkan saat penutupan pada 18 April," jelasnya.
Meski diikuti 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, ia mengungkapkan terdapat beberapa daerah yang tidak mengirimkan peserta pada cabang lomba tertentu.
"Ada beberapa kabupaten yang tidak mengirimkan pesertanya di lomba, seperti Toraja dan Toraja Utara, serta beberapa daerah lainnya,” katanya.
Ia menambahkan, penentuan juara umum dilakukan melalui sistem akumulasi poin dari seluruh cabang lomba.
"Juara satu itu nilainya 20, kemudian juara dua dan seterusnya ada grading nilainya. Jadi yang terbanyak poinnya itu yang jadi juara umum," terangnya.
Terkait hadiah, Muetazim menyebut hal tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui bagian kesejahteraan rakyat (Kesra). Namun, Pemerintah Kabupaten Maros juga menyiapkan bonus tambahan bagi kafilahnya.
"Insyaallah akan ada bonus untuk kafilah yang juara, nilainya bervariasi," katanya.
Ia menegaskan, sebagai tuan rumah, Kabupaten Maros mengikuti seluruh cabang lomba dengan target meraih juara umum.
"Maros mengikuti semua cabang lomba dan targetnya juara umum," tutupnya.
Sementara itu, Dewan Hakim Majelis MTQ XXXIV Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), Prof. Dr. H.A. Arjuni, menjelaskan bahwa seluruh peserta wajib mengikuti babak penyisihan sebelum melaju ke tahap berikutnya.
"Penyisihan diikuti seluruh peserta, kemudian di semifinal akan diambil masing-masing delapan peserta putra dan delapan peserta putri. Selanjutnya, pada babak final akan diikuti empat peserta terbaik," ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini lomba KTIQ masih berada pada tahap penyisihan untuk kategori putra, sementara babak final dijadwalkan berlangsung pada Jumat.
Pelaksanaan lomba KTIQ berlangsung cukup padat, dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wita setiap hari.
Dari sisi teknis, peserta diwajibkan menyusun karya tulis ilmiah dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Naskah yang dilombakan memiliki panjang 10 hingga 12 halaman dengan format penulisan akademik standar.
"Penulisan menggunakan font ukuran 12, spasi 1,5, serta margin yang telah ditentukan. Ini untuk menjaga keseragaman dan kualitas karya ilmiah yang dinilai," jelasnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Cegah Kebakaran di Musim Kemarau, Damkar Maros Lakukan Penyiraman TPA
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kabupaten Maros mengambil langkah antisipasi kebakaran tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Bontoramba, Kecamatan Mandai.
Kamis, 16 Jul 2026 15:15
News
Kuota Haji 2027 Kabupaten Maros Capai 453 Orang, Baru 90% yang Melapor
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Maros mulai mempersiapkan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1448 H/2027 M mendatang.
Selasa, 14 Jul 2026 16:14
Sulsel
Bupati Maros Lepas 20 Siswa Sekolah Rakyat Asal Maros
Bupati Maros AS Chaidir Syam melepas siswa asal Kabupaten Maros untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selasa, 14 Jul 2026 11:12
Sulsel
PBB Maros Terkumpul Rp13 Miliar, Capaian Moncogloe dan Mandai Masih Minim
Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) tercatat masih memiliki capaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang sangat minim.
Senin, 13 Jul 2026 20:02
Sulsel
Jalur Mamminasata Segmen 3 dan 4 di Maros Dilanjutkan, Panjangnya 9,8 Km
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai membahas tahapan pembangunan Jalur Mamminasata segmen 3 dan 4 yang akan melintasi Kecamatan Turikale, Mandai, dan Tanralili.
Senin, 13 Jul 2026 15:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polres Kepulauan Selayar Periksa dan Amankan Nahkoda serta ABK KLM Nurul Salsa
2
Bahlil "Ngolah" Ketua DPRD Sulsel di Musda, Lempar Kode Cicu Harap Gabung Golkar
3
BNI Gelar Dwidayatour Fest di Makassar, Tawarkan Diskon hingga Rp14 Juta
4
Ketum Bahlil Tak Tuntut IAS Harus Maju di Pilgub Sulsel, Minta Fokus Naikkan Kursi
5
Polda Sulsel Dirikan Posko DVI untuk Identifikasi Korban KLM Nurul Salsa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polres Kepulauan Selayar Periksa dan Amankan Nahkoda serta ABK KLM Nurul Salsa
2
Bahlil "Ngolah" Ketua DPRD Sulsel di Musda, Lempar Kode Cicu Harap Gabung Golkar
3
BNI Gelar Dwidayatour Fest di Makassar, Tawarkan Diskon hingga Rp14 Juta
4
Ketum Bahlil Tak Tuntut IAS Harus Maju di Pilgub Sulsel, Minta Fokus Naikkan Kursi
5
Polda Sulsel Dirikan Posko DVI untuk Identifikasi Korban KLM Nurul Salsa