Sinergi Timpora Gowa Diperkuat, Imigrasi Makassar Jaga Iklim Wisata dan Investasi

Jum'at, 17 Apr 2026 09:02
Sinergi Timpora Gowa Diperkuat, Imigrasi Makassar Jaga Iklim Wisata dan Investasi
Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), Rabu (15/4/2026) di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa. Foto: Istimewa
Comment
Share
GOWA - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di Kabupaten Gowa melalui Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA), Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa ini menjadi langkah strategis untuk menjaga keamanan sekaligus mendukung iklim pariwisata yang kondusif di wilayah penyangga Kota Makassar tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa yang mewakili Bupati Gowa membuka kegiatan secara resmi. Pemerintah Kabupaten Gowa mengapresiasi langkah Imigrasi Makassar dalam memperkuat kolaborasi lintas instansi guna menjaga stabilitas daerah dari potensi pelanggaran keimigrasian.

Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Erwin Hendrawinata, memaparkan peta kerawanan keimigrasian di Gowa. Pembahasan mencakup sebaran Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta konsentrasi WNA pada proyek strategis nasional.

Penguatan pengawasan ini dinilai penting seiring meningkatnya mobilitas orang asing yang datang untuk berbagai keperluan, termasuk wisata. Stabilitas dan kepastian hukum menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk berkunjung.

Sebagai tindak lanjut, Imigrasi Makassar membentuk WhatsApp Group khusus TIMPORA Gowa. Grup ini digunakan sebagai sarana pertukaran informasi secara cepat antarinstansi.

Selain itu, program Desa Binaan Imigrasi mendapat dukungan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Program ini melibatkan perangkat desa hingga tingkat RT/RW untuk mendeteksi dini keberadaan orang asing yang mencurigakan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, Abdi Widodo Subagio, menegaskan pentingnya sinergi dalam pengawasan orang asing.

“Sinergi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan kebutuhan mendesak mengingat posisi Gowa sebagai wilayah yang sangat dinamis bagi mobilitas warga asing, baik untuk tujuan wisata, pendidikan, maupun pekerjaan," katanya.

Ia menambahkan, ke depan akan dilakukan Operasi Gabungan Pengawasan Orang Asing dengan melibatkan TIMPORA yang telah terbentuk.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat pengawasan, tetapi juga menciptakan rasa aman bagi wisatawan serta mendukung peningkatan kunjungan ke Kabupaten Gowa.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru