Pemkab Gowa Perkuat Antisipasi El Nino untuk Jaga Produksi Pertanian

Rabu, 06 Mei 2026 18:23
Pemkab Gowa Perkuat Antisipasi El Nino untuk Jaga Produksi Pertanian
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang berbicara pada dialog yang berlangsung di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (6/5). Foto: Istimewa
Comment
Share
GOWA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat langkah antisipatif untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah potensi dampak El Nino. Upaya tersebut dibahas dalam dialog yang berlangsung di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa, Rabu (6/5).

Kegiatan itu menghadirkan unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, dan perwakilan petani guna membahas kesiapan sektor pertanian menghadapi potensi kekeringan.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengatakan kondisi pertanian di Gowa saat ini masih relatif aman. Namun, pemerintah daerah tetap melakukan langkah antisipasi sejak dini agar target produksi tetap terjaga.

“Gowa sebagai salah satu penyangga pangan di Sulawesi Selatan masih dalam kondisi relatif aman, karena curah hujan di beberapa wilayah masih cukup baik. Aktivitas tanam padi dan hortikultura tetap berjalan, namun ini kami anggap sebagai fase waspada dini,” ujar Bupati Talenrang.

Menurutnya, risiko penurunan luas tanam dan produktivitas tetap berpotensi terjadi apabila intensitas hujan menurun dalam beberapa bulan ke depan.

“Risiko penurunan luas tanam dan produktivitas tetap ada jika terjadi kekeringan. Karena itu kami tidak menunggu dampaknya, tetapi mulai melakukan percepatan tanam, penggunaan benih tahan kekeringan, serta memaksimalkan pompanisasi dan sumber air,” lanjutnya.

Ia menegaskan seluruh kebijakan yang dilakukan diarahkan pada upaya adaptasi cepat agar target produksi pertanian tetap tercapai meski ada ancaman El Nino.

“Fokus kami adalah memastikan adaptasi berjalan cepat, bukan hanya bertahan, tetapi menjaga target produksi tetap tercapai meskipun ada ancaman El Nino,” tegasnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa, Zubair Usman, menyampaikan seluruh program pertanian, baik nasional maupun daerah, tetap dijalankan secara optimal.

“Baik program nasional maupun program daerah tetap kami jalankan dengan optimal. Di tengah tantangan El Nino, kami tetap fokus memenuhi target produksi sekaligus menjaga surplus pangan agar Gowa terus berkontribusi pada ketahanan pangan daerah dan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan petani dari Kecamatan Bajeng, Mustari, menyebut kondisi pertanian di wilayahnya masih cukup aman untuk mendukung aktivitas tanam.

“Di Bajeng masih aman. Musim tanam masih bisa tiga kali setahun yang penting itu informasi sampai. Jadi, kita sudah siapkan pompanisasi dengan sumur di setiap sawah yang kami gunakan untuk menjaga ketersediaan air saat El Nino,” ungkapnya.

Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan petani, Pemkab Gowa menunjukkan komitmennya menjaga stabilitas produksi pertanian sebagai salah satu sektor utama penopang ekonomi masyarakat.

Turut hadir sebagai narasumber, Manager Sulsel 2 dan Sulbar PT Pupuk Indonesia, Muhammad Hidayat Syam.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru