Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 20 Pendaki di Gunung Nepo

Minggu, 31 Mei 2026 11:11
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi 20 Pendaki di Gunung Nepo
Tim SAR Gabungan berhasil melakukan evakuasi terhadap salah seorang pendaki yang mengalami halusinasi saat melakukan pendakian di Gunung Nepo Kabupaten Barru, Sabtu (30/05/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
BARRU - Tim SAR Gabungan dari Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel bersama BPBD, Basarnas, Damkar dan relawan setempat berhasil melakukan evakuasi terhadap salah seorang pendaki yang mengalami halusinasi saat melakukan pendakian di Gunung Nepo Kabupaten Barru, Sabtu (30/05/2026).

Sebanyak 20 orang pendaki yang ditemukan oleh Tim SAR Gabungan di pertengahan pos 1 dan pos 2 Gunung Nepo. Yang mana, 20 orang pendaki tersebut terdiri dari tiga orang warga Kabupaten Pinrang, tujuh orang santri dari pesantren Lappa Angin dan 10 orang gabungan siswa-siswi SMP dan SMA.

Komandan Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Ramli mengatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat dan melakukan koordinasi dengan seluruh unsur SAR gabungan yang melakukan evakuasi.

"Usai mendapatkan informasi adanya pendaki yang memerlukan evakuasi di Gunung Nepo, Tim SAR Brimob langsung bergerak cepat dan melakukan koordinasi dengan seluruh tim SAR gabungan," ujarnya.

Kompol Ramli mengatakan, usai menemukan titik pendaki yang perlu dilakukan evakuasi. Tim SAR gabungan terlebih dahulu melakukan penanganan kepada korban sekaligus memastikan kondisi kesehatannya.

"Usai tim SAR gabungan melakukan penanganan dasar evakuasi, korban bersama dengan beberapa orang pendaki lainnya langsung di evakuasi menuju posko awal untuk selanjutnya dilakukan penanganan lanjutan oleh tim medis," jelasnya.

Proses evakuasi korban bersama 19 orang pendaki lainnya, dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk menjamin keselamatan seluruh pendaki bersama dengan korban dan juga pihak yang terlibat. Mengingat, medan yang cukup menantang dan posisi korban yang berada di kawasan pengunungan.

"Bersama seluruh unsur SAR yang terlibat, proses evakuasi dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar," lanjutnya.

Evakuasi tersebut menjadi bukti kesiapsiagaan dan sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan keadaan darurat di wilayah pegunungan.

Pihak terkait juga mengimbau para pendaki agar selalu mempersiapkan kondisi fisik dan mental sebelum melakukan pendakian, mematuhi aturan yang berlaku, serta mengutamakan keselamatan selama berada di jalur pendakian.
(UMI)
Berita Terkait
Berita Terbaru