Tangani Sampah, Pemkab Gowa Adopsi Resolusi Polusi Plastik
Senin, 05 Jun 2023 19:36
Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (5/6). Foto/Herni Amir
GOWA - Dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa mengadopsi Resolusi Polusi Plastik. Hal itu merupakan langkah penanganan sampah, mulai dari sumber pembuatannya hingga ketika berakhir sebagai limbah.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni saat memberikan arahan pada Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (5/6).
"Polusi plastik adalah ancaman nyata yang berdampak pada setiap komunitas di seluruh dunia. Diproyeksikan oleh United Nations Environment Programme (UNEP) bahwa pada tahun 2040 akan terdapat 29 juta ton plastik masuk ke ekosistem perairan," ungkapnya.
Orang nomor dua di Kabupaten Gowa ini menyerukan agar seluruh stakeholder dapat bersama-sama menemukan dan memperjuangkan solusi untuk polusi plastik yang sedang dihadapi, bukan hanya di Kabupaten Gowa, tetapi juga di seluruh dunia.
"Resolusi plastik ini adalah langkah besar dalam upaya dunia memerangi polusi plastik. Mengingat semakin mengkhawatirkannya masalah plastik yang ikut berperan dalam perubahan iklim, hilangnya biodiversity, dan polusi," ujar Karaeng Kio' sapaan akrabnya.
Namun menurutnya, ada optimisme yang sangat kuat dalam penanganan polusi plastik ini. Dinamika dan inisiatif di berbagai daerah melalui gerakan-gerakan untuk mengurangi sampah plastik terus tumbuh di masyarakat. Praktik ekonomi sirkular yang dijalankan oleh aktivis lingkungan dan masyarakat mampu memaksimalkan potensi pengelolaan sampah plastik hingga ke taraf transfer teknologi dan penerapan model bisnis baru.
"Saya mengajak kepada kita semua untuk terus menggalakkan berbagai langkah dan upaya untuk mendorong pelestarian lingkungan agar tercipta kehidupan yang sehar dan berkelanjutan di seluruh dunia. Mari kita terus menjaga keseimbangan manusia dan alam," ajaknya.
Ditemui pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis, mengungkapkan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan di Kabupaten Gowa sebagai sarana penyemangat kepada masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan.
"Sudah ada beberapa aturan yang memang mengatur tentang pengelolaan sampah spesifik mulai dari hulu sampai hilir yang diberlakukan untuk masyarakat umum hingga pemerintah daerah," tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini selain sebagai wujud perhatian terhadap kelestarian lingkungan, juga menjadi bentuk kampanye mengurangi polusi dan limbah, utamanya limbah plastik.
"Harapan kami pengelolaan sampah plastik melalui metode reduce, reuse, dan recycle ini dapat mengurangi polusi plastik yang ada di Kabupaten Gowa," pungkasnya.
Turut hadir pada Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis serta para pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.
Peringatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada perwakilan 9 Camat sebagai langkah penghijauan pada lahan kritis di wilayah dataran tinggi Kabupaten Gowa.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni saat memberikan arahan pada Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Gowa, Senin (5/6).
"Polusi plastik adalah ancaman nyata yang berdampak pada setiap komunitas di seluruh dunia. Diproyeksikan oleh United Nations Environment Programme (UNEP) bahwa pada tahun 2040 akan terdapat 29 juta ton plastik masuk ke ekosistem perairan," ungkapnya.
Orang nomor dua di Kabupaten Gowa ini menyerukan agar seluruh stakeholder dapat bersama-sama menemukan dan memperjuangkan solusi untuk polusi plastik yang sedang dihadapi, bukan hanya di Kabupaten Gowa, tetapi juga di seluruh dunia.
"Resolusi plastik ini adalah langkah besar dalam upaya dunia memerangi polusi plastik. Mengingat semakin mengkhawatirkannya masalah plastik yang ikut berperan dalam perubahan iklim, hilangnya biodiversity, dan polusi," ujar Karaeng Kio' sapaan akrabnya.
Namun menurutnya, ada optimisme yang sangat kuat dalam penanganan polusi plastik ini. Dinamika dan inisiatif di berbagai daerah melalui gerakan-gerakan untuk mengurangi sampah plastik terus tumbuh di masyarakat. Praktik ekonomi sirkular yang dijalankan oleh aktivis lingkungan dan masyarakat mampu memaksimalkan potensi pengelolaan sampah plastik hingga ke taraf transfer teknologi dan penerapan model bisnis baru.
"Saya mengajak kepada kita semua untuk terus menggalakkan berbagai langkah dan upaya untuk mendorong pelestarian lingkungan agar tercipta kehidupan yang sehar dan berkelanjutan di seluruh dunia. Mari kita terus menjaga keseimbangan manusia dan alam," ajaknya.
Ditemui pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis, mengungkapkan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan di Kabupaten Gowa sebagai sarana penyemangat kepada masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan.
"Sudah ada beberapa aturan yang memang mengatur tentang pengelolaan sampah spesifik mulai dari hulu sampai hilir yang diberlakukan untuk masyarakat umum hingga pemerintah daerah," tuturnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini selain sebagai wujud perhatian terhadap kelestarian lingkungan, juga menjadi bentuk kampanye mengurangi polusi dan limbah, utamanya limbah plastik.
"Harapan kami pengelolaan sampah plastik melalui metode reduce, reuse, dan recycle ini dapat mengurangi polusi plastik yang ada di Kabupaten Gowa," pungkasnya.
Turut hadir pada Upacara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Kamsina, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Azhari Azis serta para pimpinan SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.
Peringatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bibit pohon secara simbolis kepada perwakilan 9 Camat sebagai langkah penghijauan pada lahan kritis di wilayah dataran tinggi Kabupaten Gowa.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Gedung Baru Puskesmas Bajeng Mulai Difungsikan, Pelayanan Lebih Optimal
Bupati Gowa, Husniah Talenrang, meninjau langsung layanan di Puskesmas Bajeng, Kamis (2/4). Dalam kunjungan tersebut, ia sekaligus meresmikan pemanfaatan gedung layanan baru yang mulai difungsikan.
Jum'at, 03 Apr 2026 10:55
Sulsel
Tinjau Rumah Warga di Bajeng, Bupati Gowa Pastikan Program Tepat Sasaran
Pemerintah Kabupaten Gowa terus memperkuat penanganan kemiskinan ekstrem melalui kunjungan langsung ke rumah warga penerima bantuan.
Jum'at, 03 Apr 2026 10:38
Sulsel
Bupati Husniah Ajak Warga Bajeng Dukung Program Gowa Bersama saat Halalbihalal
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menghadiri kegiatan Halal Bihalal bersama masyarakat Kecamatan Bajeng di Masjid Jami' Baitul Makmur Bontomaero, Desa Maccinibaji, Kamis (2/4).
Jum'at, 03 Apr 2026 10:31
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Penurunan Zero Dose dengan Pendekatan Data dan Kolaborasi
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memperkuat intervensi penurunan anak zero dose melalui pendekatan berbasis data, integrasi layanan, serta kolaborasi lintas sektor.
Kamis, 02 Apr 2026 11:18
Sulsel
FGD KPU RI di Gowa, Husniah Soroti Peran SDM dalam Kualitas Pemilu
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Kompetensi SDM berbasis Learning Management System (LMS) yang diselenggarakan oleh KPU RI.
Rabu, 01 Apr 2026 16:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Petani Terancam Gagal Panen, DPRD Jeneponto Minta Pompengan Segera Bertindak
2
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
3
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
4
Orasi Pengukuhan Prof Gustia Tahir: Eco-Sufisme Solusi Etis Atasi Krisis Ekologi Global
5
Munafri Evaluasi Total Program Persampahan, dari Sistem Open Dumping ke Sanitary Landfill
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Petani Terancam Gagal Panen, DPRD Jeneponto Minta Pompengan Segera Bertindak
2
Pembangunan Infrastruktur di Wajo Terus Digenjot, 53 Ruas Jalan Tuntas Diperbaiki Ditengah Efisiensi
3
Data Pemilih Luwu Timur Naik, KPU Catat 223.686 Pemilih di Awal 2026
4
Orasi Pengukuhan Prof Gustia Tahir: Eco-Sufisme Solusi Etis Atasi Krisis Ekologi Global
5
Munafri Evaluasi Total Program Persampahan, dari Sistem Open Dumping ke Sanitary Landfill