Punya 10 Bupati, Gerindra Sulsel Target 10 Kursi DPR RI di Pileg 2029
Rabu, 05 Agu 2026 17:24
Ketua DPD Gerindra Sulsel, AIA mendampingi Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco saat acara Rakorda di Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Partai Gerindra Sulsel mematok target ambisius pada Pileg 2029 mendatang. Mereka optimis bisa meraih 10 kursi untuk tingkat DPR RI.
Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras manyampaikan target tersebut langsung di hadapan Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorda) di Makassar pada Senin (05/08/2026).
"Target berikutnya InsyaAllah, kita akan mencoba menambah dengan target optimis 3-4-3. Tiga (kursi) dapil 1, 4 dapil 2 dan 3 dapil 3," kata AIA.
Pada Pileg 2024 sebelumnya, Gerindra Sulsel berhasil menyumbang 5 kursi ke DPR RI. Mereka ialah Azikin Solthan dari Dapil 1, AIA dan Andi Amar Ma'ruf Sulaiman dari Dapil 2, serta La Tinro La Tunrung dan Unru Baso dari Dapil 3.
"Target pesimis kami, 2-3-2. Dua (kursi) dapil 1, 3 dapil 2 dan 2 dapil 2. Insyallah, itulah target kami," ujar AIA.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini bahkan siap mempertaruhkan jabatannya jika target tersebut tidak tercapai. Ia
"Dan apabila dari yang saat ini, Partai Gerindra Sulawesi Selatan tidak mengalami perkembangan dari pencapaian kami saat ini, maka saya Ketua DPD Partai Gerindra siap mengundurkan diri," tegasnya.
Dari hasil kerja keras AIA bersama pengurusnya, Gerindra Sulsel berhasil menambah kursi di tingkat DPRD Provinsi hingga kabupaten/kota.
Pada tingkat DPRD Provinsi, Gerindra Sulsel berhasil mendudukkan 13 kursi dari 11 kursi sebelumnya. Artinya, Gerindra mampu menambah dua kursi.
Sementara pada tingkat DPRD kabupaten/kota, Gerindra berhasil menambah 10 kursi. Saat ini mereka mempunyai 107 kursi, dari sebelumnya 97 kursi.
"Target kami adalah merebut seluruh pimpinan DPRD di setiap daerah kabupaten/kota, minimal wakil ketua DPRD," jelasnya.
Target ambisius tersebut nampaknya bisa diwujudkan. Apalagi Gerindra saat ini memiliki 10 kepala daerah di Sulsel, yang siap bekerja dan membeserkan partai di Pileg 2029.
Kesepuluh kepala daerah tersebut diantaranya Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali; Bupati Sinjai, Ratnawati Arif; Bupati Wajo, Andi Rosman; Bupati Enrekang, Muh Yusuf Ritangnga dan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim.
Kemudian Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin; Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg; Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong; Wali Kota Palopo, Naili Trisal; Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf dan suami Wali Kota Palopo, Trisal Tahir.
AIA meminta kepada kelima Ketua DPC yang baru untuk langsung bekerja. AIA menginstruksikan kepada mereka agar segera melengkapi struktur partai hingga ke tingkat bawah.
"Tugasnya adalah konsolidasi internal partai. Bagaimana pembentukan seluruh struktur kepengurusan partai di daerah masing-masing, agar bisa lebih masif sampai ke tingkat desa dan kelurahan. Bahkan kalau perlu sampai ke tingkat TPS," bebernya.
Legislator DPR RI Dapil Sulsel II ini tak menampik, masih ada kepala daerah yang akan bergabung ke Gerindra. Namun AIA masih merahasiakannya. "Tunggu saja tanggal mainnya. Insyaallah, kemungkinan besar ada," jelasnya.
Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras manyampaikan target tersebut langsung di hadapan Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorda) di Makassar pada Senin (05/08/2026).
"Target berikutnya InsyaAllah, kita akan mencoba menambah dengan target optimis 3-4-3. Tiga (kursi) dapil 1, 4 dapil 2 dan 3 dapil 3," kata AIA.
Pada Pileg 2024 sebelumnya, Gerindra Sulsel berhasil menyumbang 5 kursi ke DPR RI. Mereka ialah Azikin Solthan dari Dapil 1, AIA dan Andi Amar Ma'ruf Sulaiman dari Dapil 2, serta La Tinro La Tunrung dan Unru Baso dari Dapil 3.
"Target pesimis kami, 2-3-2. Dua (kursi) dapil 1, 3 dapil 2 dan 2 dapil 2. Insyallah, itulah target kami," ujar AIA.
Wakil Ketua Komisi V DPR RI ini bahkan siap mempertaruhkan jabatannya jika target tersebut tidak tercapai. Ia
"Dan apabila dari yang saat ini, Partai Gerindra Sulawesi Selatan tidak mengalami perkembangan dari pencapaian kami saat ini, maka saya Ketua DPD Partai Gerindra siap mengundurkan diri," tegasnya.
Dari hasil kerja keras AIA bersama pengurusnya, Gerindra Sulsel berhasil menambah kursi di tingkat DPRD Provinsi hingga kabupaten/kota.
Pada tingkat DPRD Provinsi, Gerindra Sulsel berhasil mendudukkan 13 kursi dari 11 kursi sebelumnya. Artinya, Gerindra mampu menambah dua kursi.
Sementara pada tingkat DPRD kabupaten/kota, Gerindra berhasil menambah 10 kursi. Saat ini mereka mempunyai 107 kursi, dari sebelumnya 97 kursi.
"Target kami adalah merebut seluruh pimpinan DPRD di setiap daerah kabupaten/kota, minimal wakil ketua DPRD," jelasnya.
Target ambisius tersebut nampaknya bisa diwujudkan. Apalagi Gerindra saat ini memiliki 10 kepala daerah di Sulsel, yang siap bekerja dan membeserkan partai di Pileg 2029.
Kesepuluh kepala daerah tersebut diantaranya Bupati Kepulauan Selayar, Natsir Ali; Bupati Sinjai, Ratnawati Arif; Bupati Wajo, Andi Rosman; Bupati Enrekang, Muh Yusuf Ritangnga dan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim.
Kemudian Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin; Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeg; Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong; Wali Kota Palopo, Naili Trisal; Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf dan suami Wali Kota Palopo, Trisal Tahir.
AIA meminta kepada kelima Ketua DPC yang baru untuk langsung bekerja. AIA menginstruksikan kepada mereka agar segera melengkapi struktur partai hingga ke tingkat bawah.
"Tugasnya adalah konsolidasi internal partai. Bagaimana pembentukan seluruh struktur kepengurusan partai di daerah masing-masing, agar bisa lebih masif sampai ke tingkat desa dan kelurahan. Bahkan kalau perlu sampai ke tingkat TPS," bebernya.
Legislator DPR RI Dapil Sulsel II ini tak menampik, masih ada kepala daerah yang akan bergabung ke Gerindra. Namun AIA masih merahasiakannya. "Tunggu saja tanggal mainnya. Insyaallah, kemungkinan besar ada," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Ekbis
Perkuat Literasi Keuangan, OJK dan DPR RI Edukasi Warga Maros
OJK Sulselbar bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris, menggelar edukasi keuangan bagi masyarakat di Kabupaten Maros, Kamis (29/10).
Jum'at, 30 Okt 2026 17:41
Ekbis
OJK dan DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat Sinjai
OJK Sulselbar bersama Anggota Komisi XI DPR RI, Andi Yuliani Paris, menggelar edukasi keuangan di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Senin (26/10/2026).
Senin, 26 Okt 2026 18:51
Sulsel
AIA Minta Kantor Gerindra Wajo Dijadikan Pusat Koordinasi untuk Mengabdi ke Masyarakat
Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan, Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) meresmikan Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Wajo, Selasa (20/10/2026).
Rabu, 21 Okt 2026 21:02
News
Unhas dan Badan Keahlian DPR RI Jalin Kerja Sama Perkuat Riset dan Kebijakan
Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman atau MoU.
Selasa, 20 Okt 2026 19:15
News
357 Tahun Sulsel, Andi Muzakkir Aqil Dorong Potensi Daerah Berdampak Nyata
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) II Sulawesi Selatan, Andi Muzakkir Aqil, berharap pemerintah terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan kesejahteraan rakyat semakin meningkat.
Senin, 19 Okt 2026 14:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Debut di Porprov, Petanque Langsung Antar Maros Raih Emas
2
Maros Masuk 4 Besar Klasemen Sementara Perolehan Medali Porprov Sulsel 2026
3
Investor Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Double Digit, Partisipasi Daerah Meluas
4
King Kobra Sepanjang 2,5 Meter Dievakuasi dari Belakang Polsek Tanralili
5
Pasang Badan untuk Bahlil, Idrus Marham Balas Serangan Pembuat Opini Menyesatkan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Debut di Porprov, Petanque Langsung Antar Maros Raih Emas
2
Maros Masuk 4 Besar Klasemen Sementara Perolehan Medali Porprov Sulsel 2026
3
Investor Pasar Modal di Sulsel Tumbuh Double Digit, Partisipasi Daerah Meluas
4
King Kobra Sepanjang 2,5 Meter Dievakuasi dari Belakang Polsek Tanralili
5
Pasang Badan untuk Bahlil, Idrus Marham Balas Serangan Pembuat Opini Menyesatkan