Bupati Bantaeng Apresiasi Inovasi Mahasiswa UGM Lewat Program KKN-PPM
Rabu, 05 Agu 2026 17:17
Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin menerima cendera mata dari mahasiswa KKN UGM. Foto: Istimewa
BANTAENG - Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menghadiri Seminar Akhir Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Unit Letta dan Unit Lamalaka yang digelar di Kantor Kecamatan Bantaeng, Rabu, 5 Agustus 2026.
Seminar akhir tersebut menjadi penutup rangkaian pelaksanaan KKN-PPM UGM yang berlangsung selama kurang lebih 50 hari di Kabupaten Bantaeng. Selama masa pengabdian, mahasiswa telah melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di sejumlah sektor yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing, serta Universitas Gadjah Mada atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah melalui program KKN-PPM.
Menurutnya, berbagai inovasi yang dihadirkan mahasiswa tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Program-program tersebut meliputi pemetaan potensi dan digitalisasi UMKM, pengelolaan limbah dan sampah, edukasi kesehatan, penanganan stunting dan hipertensi, pengembangan sektor peternakan, hingga peningkatan kualitas pendidikan.
"Saya benar-benar tidak menyangka, dalam waktu sekitar 50 hari adik-adik mahasiswa mampu melaksanakan begitu banyak program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Berbagai persoalan yang selama ini menjadi tantangan di Kabupaten Bantaeng berhasil dipetakan dan diberikan solusi melalui program-program yang sangat inovatif," ujarnya.
Pelaksanaan KKN-PPM UGM tahun ini telah menunjukkan pendekatan yang lebih spesifik dan terarah. Program yang dijalankan tidak lagi sebatas memberikan edukasi secara umum, tetapi telah menyentuh berbagai isu strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan ekonomi melalui UMKM, penguatan sektor peternakan, hingga peningkatan kualitas pendidikan.
Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi nilai tambah karena mampu memberikan dampak yang lebih nyata, berkelanjutan, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hadir pada kegiatan tersebut, Asisten Bidang Administrasi umum, dr. H. Sultan, Kadis Sosial Kabupaten Bantaeng, Abdi Sam, Kadis Kominfo SP, H.Subhan, Kadis Pertanian, Mahyuddin, Camat Bantaeng, Andi Andrie Pawiloi, Lurah letta dan Lurah Lamalaka, Babinsa dan Babinkhamtibmas, Koordinator unit KKN-PPM UGM 2026; Natasari Yosia Sitohang serta Mahasiswa KKN-PPM UGM 2026.
Seminar akhir tersebut menjadi penutup rangkaian pelaksanaan KKN-PPM UGM yang berlangsung selama kurang lebih 50 hari di Kabupaten Bantaeng. Selama masa pengabdian, mahasiswa telah melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat di sejumlah sektor yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Bantaeng, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh mahasiswa, dosen pembimbing, serta Universitas Gadjah Mada atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah melalui program KKN-PPM.
Menurutnya, berbagai inovasi yang dihadirkan mahasiswa tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Program-program tersebut meliputi pemetaan potensi dan digitalisasi UMKM, pengelolaan limbah dan sampah, edukasi kesehatan, penanganan stunting dan hipertensi, pengembangan sektor peternakan, hingga peningkatan kualitas pendidikan.
"Saya benar-benar tidak menyangka, dalam waktu sekitar 50 hari adik-adik mahasiswa mampu melaksanakan begitu banyak program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Berbagai persoalan yang selama ini menjadi tantangan di Kabupaten Bantaeng berhasil dipetakan dan diberikan solusi melalui program-program yang sangat inovatif," ujarnya.
Pelaksanaan KKN-PPM UGM tahun ini telah menunjukkan pendekatan yang lebih spesifik dan terarah. Program yang dijalankan tidak lagi sebatas memberikan edukasi secara umum, tetapi telah menyentuh berbagai isu strategis yang menjadi kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan ibu dan anak, pemberdayaan ekonomi melalui UMKM, penguatan sektor peternakan, hingga peningkatan kualitas pendidikan.
Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi nilai tambah karena mampu memberikan dampak yang lebih nyata, berkelanjutan, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Hadir pada kegiatan tersebut, Asisten Bidang Administrasi umum, dr. H. Sultan, Kadis Sosial Kabupaten Bantaeng, Abdi Sam, Kadis Kominfo SP, H.Subhan, Kadis Pertanian, Mahyuddin, Camat Bantaeng, Andi Andrie Pawiloi, Lurah letta dan Lurah Lamalaka, Babinsa dan Babinkhamtibmas, Koordinator unit KKN-PPM UGM 2026; Natasari Yosia Sitohang serta Mahasiswa KKN-PPM UGM 2026.
(MAN)
Berita Terkait
News
Mahasiswa KKN-T Unhas Ajak Siswa SD Belajar Peduli Lingkungan Lewat Ecoprint
Mahasiswa KKN-T Pengelolaan Sampah Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengajak siswa UPTD SD Negeri 56 Parepare belajar mencintai lingkungan melalui Workshop Pelatihan dan Pembuatan Tote Bag Ecoprint.
Selasa, 04 Agu 2026 15:05
Sulsel
Pemkab Bantaeng Sambut Kapolres Baru, Apresiasi Dedikasi AKBP Nur Prasetyantoro
Pemerintah Kabupaten Bantaeng menggelar malam ramah tamah dan acara kenal pamit Kapolres Bantaeng di Gedung Balai Kartini, Selasa (3/8/2026) malam.
Selasa, 04 Agu 2026 10:04
News
Pemkab Bantaeng Gelar Tracing TB Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, membuka Kegiatan Tracing Tuberkulosis (TB) Terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kantor Kelurahan Bonto Jaya, Kecamatan Bisappu, Senin (3/8/2026).
Senin, 03 Agu 2026 18:12
News
Bupati Bantaeng Dorong Kader GMNI Jadi Mitra Pembangunan Daerah
Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzi Nurdin, resmi membuka Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) III yang diselenggarakan DPC GMNI Bantaeng di Baruga Latippa, Pantai Marina, Jumat (31/7/2026).
Jum'at, 31 Jul 2026 21:49
Sulsel
Desa Bonto Tangnga Bantaeng Masuk Penilaian Akhir Lomba Desa Sulsel 2026
Desa Bonto Tangnga, Kecamatan Uluere, mewakili Kabupaten Bantaeng dalam Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Tahun 2026.
Kamis, 30 Jul 2026 16:34
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Panaskan Mesin Politik di Rakorda, DM: Satukan Perjuangan Menangkan Gerindra di Pemilu 2029
2
Ubah Kebiasaan Warga Jadi Tantangan Program Pemilahan Sampah di Kelurahan Kapasa
3
5 Bupati Dikukuhkan, Gerindra Kini Punya 10 Kader Sebagai Kepala Daerah di Sulsel
4
Semangat Kemerdekaan Hidup di Tawa Anak-anak BTN Minasa Upa
5
Bupati Sinjai: Setelah Ibunya Masuk Gerindra, Silakan Fauzan Pertimbangkan Sendiri
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Panaskan Mesin Politik di Rakorda, DM: Satukan Perjuangan Menangkan Gerindra di Pemilu 2029
2
Ubah Kebiasaan Warga Jadi Tantangan Program Pemilahan Sampah di Kelurahan Kapasa
3
5 Bupati Dikukuhkan, Gerindra Kini Punya 10 Kader Sebagai Kepala Daerah di Sulsel
4
Semangat Kemerdekaan Hidup di Tawa Anak-anak BTN Minasa Upa
5
Bupati Sinjai: Setelah Ibunya Masuk Gerindra, Silakan Fauzan Pertimbangkan Sendiri