Menkop Tinjau KDKMP Sorowako, Dorong Mesin Pascapanen untuk Lada dan Vanili

Minggu, 11 Okt 2026 11:36
Menkop Tinjau KDKMP Sorowako, Dorong Mesin Pascapanen untuk Lada dan Vanili
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Sorowako dilengkapi peralatan dan mesin pascapanen.
Comment
Share
LUWU TIMUR - Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) Sorowako dilengkapi peralatan dan mesin pascapanen.

Tujuannya menopang komoditas unggulan Luwu Timur seperti lada dan vanili. Dorongan itu disampaikan saat kunjungan kerja di Kecamatan Nuha, Sabtu (10/10/26) kemarin.

Ferry berada di Sorowako bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi untuk menghadiri malam puncak Pekan Expo K-UMKM Provinsi Sulsel 2026 di Lapangan Iniaku.

Rombongan disambut Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam di Bandara Sorowako, lalu didampingi meninjau KDKMP Sorowako.

Menurut Ferry, koperasi tersebut berpotensi dikembangkan, terutama untuk mengelola hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

Ia mengaku telah menyampaikan kebutuhan peralatan itu langsung kepada bupati dan gubernur.

"Saya juga telah menyampaikan kepada Bapak Bupati dan Bapak Gubernur, agar nantinya koperasi ini dapat dilengkapi dengan peralatan dan mesin pasca panen, untuk mendukung komoditas unggulan daerah ini seperti lada, vanili, dan hasil bumi lainnya," ujarnya.

Ferry juga menilai lokasi KDKMP Sorowako memiliki nilai lebih dari sisi lingkungan dan kawasan, selain potensi ekonomi.

"Lokasi ini adalah aset milik desa dengan pemandangan yang luar biasa indah, insha Allah tempat ini senantiasa diberkahi," ujarnya.

Gubernur Andi Sudirman menyebut program KDKMP di Sorowako berjalan bertahap. Ia menilai perkembangannya sejalan dengan harapan masyarakat, terutama karena transaksi sudah berlangsung dan barang subsidi telah tersalurkan.

Ia menyebutkan 70 persen barang yang dijual berasal dari produksi lokal. "Kami melihat bahwa program ini telah berjalan secara bertahap dan menunjukkan arah yang sesuai dengan harapan masyarakat. Terutama di sini, transaksi sudah berlangsung, barang-barang subsidi sudah tersalurkan, dan 70 persen barang yang dijual adalah hasil produksi lokal. Tentu hal ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar," ujarnya.

Irwan juga memperlihatkan langsung aktivitas dan potensi pengembangan koperasi desa itu kepada tamu.

Ia menyebutkan kunjungan tersebut menjadi dorongan bagi desa dan pelaku koperasi di Luwu Timur, karena pemerintah pusat dan provinsi melihat langsung kondisi di lapangan.

"Kami sangat berterima kasih dan bangga atas kunjungan Bapak Menteri, Bapak Gubernur dan Ibu Wagub. Ini bukti nyata bahwa pemerintah pusat dan provinsi melihat langsung denyut koperasi di desa kami," ujarnya.

Sebelum kunjungan ke koperasi, Bupati Irwan bersama Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto mengalungkan syal kain Taipa kepada Menteri, Gubernur, dan Wakil Gubernur. Penyambutan itu disaksikan unsur Forkopimda dan jajaran Pemkab Luwu Timur.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru