Pasar Murah di Pangkep Diharap Bisa Antisipasi Lonjakan Inflasi
Senin, 26 Jun 2023 14:24
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL), didamaping ketua TP PKK dan Forkopimda memantau langsung Pasar Murah i lapangan Citra Mas, Senin, (26/6/23). Foto: Istimewa
PANGKEP - Pemerintah Kabupaten Pangkep, menggelar pasar murah yang langsung diserbu warga di lapangan Citra Mas, Senin, (26/6/23). Pasar murah ini jadi antisipasi lonjakan inflasi di wilayah tersebut.
Pasar pangan murah dipantau langsung Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL), didamaping ketua TP PKK dan Forkopimda.
Pasar pangan yang akan digelar dua hari, menyediakan berbagai kebutuhan pokok. Beras, gula, terigu, telur, minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pangkep, Andi Sadda menjelaskan gerakan pasar pangan murah digelar sereƱtak se Indonesia dalam rangka mengantisipasi lonjakan inflasi jelang hari raya Idul Adha 1444 H.
"Makanya pemerintah, mulai pusat hingga daerah melaksanakan pasar pangan murah hari ini," katanya.
Pasar pangan melibatkan instansi terkait yang tergabung dalam TPID. Harga barang yang dijual di pasar pangan di bawah harga pasar.
Pasar pangan melibatkan BUMN, UMKM, swalayan, toko retail dan pedagang sayuran.
"Bagaimana masyarakat, sekali jalan kesini terpenuhi kebutuhannya dan mendapatkan harga terjangkau. Misalnya, harga beras cuma Rp9 ribu sementara di pasar Rp12 ribu. Minyak di pasar Rp17 ribu, disini cuma Rp14 ribu," tambahnya.
Pasar pangan murah ini diharapkan, masyarakat terlayani dengan baik. Harga terjangkau, mutu yang baik dan takaran yang tepat.
Pasar pangan murah dipantau langsung Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL), didamaping ketua TP PKK dan Forkopimda.
Pasar pangan yang akan digelar dua hari, menyediakan berbagai kebutuhan pokok. Beras, gula, terigu, telur, minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pangkep, Andi Sadda menjelaskan gerakan pasar pangan murah digelar sereƱtak se Indonesia dalam rangka mengantisipasi lonjakan inflasi jelang hari raya Idul Adha 1444 H.
"Makanya pemerintah, mulai pusat hingga daerah melaksanakan pasar pangan murah hari ini," katanya.
Pasar pangan melibatkan instansi terkait yang tergabung dalam TPID. Harga barang yang dijual di pasar pangan di bawah harga pasar.
Pasar pangan melibatkan BUMN, UMKM, swalayan, toko retail dan pedagang sayuran.
"Bagaimana masyarakat, sekali jalan kesini terpenuhi kebutuhannya dan mendapatkan harga terjangkau. Misalnya, harga beras cuma Rp9 ribu sementara di pasar Rp12 ribu. Minyak di pasar Rp17 ribu, disini cuma Rp14 ribu," tambahnya.
Pasar pangan murah ini diharapkan, masyarakat terlayani dengan baik. Harga terjangkau, mutu yang baik dan takaran yang tepat.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Kabupaten Pangkep Raih Terbaik Ketiga Akses dan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mendapatkan penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan.
Jum'at, 18 Sep 2026 21:37
Sulsel
Unismuh dan Pemkab Pangkep Perluas Kerja Sama Pendidikan
Unismuh Makassar dan Pemkab Pangkep membuka peluang kerja sama di sejumlah bidang, mulai dari penempatan mahasiswa koas, KKN di wilayah kepulauan, hingga program mahasiswa internasional.
Rabu, 16 Sep 2026 19:35
Sulsel
Bupati dan Forkopimda Pantau Stok BBM, Antisipasi Antrean di SPBU
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memantau ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Sabtu, 12 Sep 2026 04:55
News
Masyarakat Antusias Sambut Pasar Pangan Murah AAS Community di Berbagai Daerah
Antusiasme masyarakat terlihat dalam menyambut pelaksanaan Pasar Pangan Murah yang berlangsung mulai 14 hingga 16 Agustus 2026 di sejumlah daerah di Sulawesi Selatan.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:44
Sulsel
Desa Siaga TB di Pangkep Dapat Apresiasi dari Kemenkes
Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mendapat apresiasi dari Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr Benjamin Paulus Octavianus, atas keberhasilannya membentuk Desa Siaga Tuberkulosis (TB) hingga 100 persen.
Jum'at, 07 Agu 2026 19:26
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng