Pemkab Bone Usulkan 1.313 Formasi PPPK Tahun 2023
Kamis, 16 Feb 2023 21:55
Suasana ujian PPPK di Kota Makassar beberapa waktu yang lalu. Foto/Dok/Muchtamir Zaide
BONE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone kembali akan mengusulkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tenaga kesehatan (nakes) dan teknisi pada 2023. Pemkab Bone mengajukan usulan 1.313 formasi PPPK.
Plt Kepala Dinas BKPSDM, Andi Mappangara pada hari Minggu 18 Februari mendatang bakal berangkat ke Kemenpan RB untuk konsultasi terkait rencana pengangakatan PPPK.
"Kami akan membawa hasil rapat yang disepakati, yaitu usulan formasi untuk guru 282, nakes 531 dan 500 tenaga teknis," kata A Mappangara kepada Sindo Makassar, Kamis (16/2/2023).
Dia menjelaskan, berdasarkan pertimbangan dan masukan dari pejabat terkait, bakal ada penambahan pengangkatan untuk formasi teknis. Di mana sebelumnya hanya untuk formasi guru dan tenaga kesehatan.
Baca juga: Meriah Hari Jadi Belopa, Perputaran Uang Capai Rp2 Miliar
“Karena dari tenaga guru sudah beberapa kali ada perekrutan untuk PPPK sementara dari nakes dan tenaga teknis yang ada di OPD belum pernah ada, sehingga itu disepakati jumlahnya. 1.313," kata A Mappangara.
Dia menyebutkan bahwa sebelumnya kuota yang diberikan Badan Kepegawaian Negara sebesar 1.282 guru dan 31 tenaga kesehatan (nakes).
“Kami telah melakukan rapat dengan stakeholder yang berkaitan dengan ini dan kami dari BKPSDM diamanahkan untuk berkoordinasi dengan Kemenpan," tambah mantan Camat Ajangale ini.
Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Bone dr. Andi Ryad Baso Padjalangi mengatakan, DPRD Bone pada umumnya dan Fraksi Golkar khususnya mendukung perubahan sasaran perekrutan tersebut.
Baca juga: Pemkab Pinrang Gelar Zikir Akbar Jelang Puncak Peringatan HUT
“Kami di fraksi Golkar mendukung perubahan sasaran perekrutan Ini dengan pertimbangan azas pemerataan dan adil agar tidak ada kecemburuan sosial yang terjadi,” kata Ryad Padjalangi saat dikonfirmasi terpisah.
Dia menambahkan, secara tidak langsung perubahan Ini juga bisa menjadikan semangat buat rekan-rekan honor yang telah lama mengabdi di dalam meningkatkan kinerjanya.
“Akan tetapi kami Fraksi Golkar juga mengingat nantinya yang sangat perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah adalah bagaimana sistem perekrutannya serta transparansi perekrutan tenaga non ASN tersebut, agar bisa menjadi pilot project untuk kabupaten lain," sebutnya.
“Karena jangan sampai proses ini menjadi bumerang kedepan buat pemda itu sendiri. Olehnya itu saya sangat berharap agar pemda betul-betul matang didalam mengelola proses perekrutan Ini," tambahnya.
Plt Kepala Dinas BKPSDM, Andi Mappangara pada hari Minggu 18 Februari mendatang bakal berangkat ke Kemenpan RB untuk konsultasi terkait rencana pengangakatan PPPK.
"Kami akan membawa hasil rapat yang disepakati, yaitu usulan formasi untuk guru 282, nakes 531 dan 500 tenaga teknis," kata A Mappangara kepada Sindo Makassar, Kamis (16/2/2023).
Dia menjelaskan, berdasarkan pertimbangan dan masukan dari pejabat terkait, bakal ada penambahan pengangkatan untuk formasi teknis. Di mana sebelumnya hanya untuk formasi guru dan tenaga kesehatan.
Baca juga: Meriah Hari Jadi Belopa, Perputaran Uang Capai Rp2 Miliar
“Karena dari tenaga guru sudah beberapa kali ada perekrutan untuk PPPK sementara dari nakes dan tenaga teknis yang ada di OPD belum pernah ada, sehingga itu disepakati jumlahnya. 1.313," kata A Mappangara.
Dia menyebutkan bahwa sebelumnya kuota yang diberikan Badan Kepegawaian Negara sebesar 1.282 guru dan 31 tenaga kesehatan (nakes).
“Kami telah melakukan rapat dengan stakeholder yang berkaitan dengan ini dan kami dari BKPSDM diamanahkan untuk berkoordinasi dengan Kemenpan," tambah mantan Camat Ajangale ini.
Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Bone dr. Andi Ryad Baso Padjalangi mengatakan, DPRD Bone pada umumnya dan Fraksi Golkar khususnya mendukung perubahan sasaran perekrutan tersebut.
Baca juga: Pemkab Pinrang Gelar Zikir Akbar Jelang Puncak Peringatan HUT
“Kami di fraksi Golkar mendukung perubahan sasaran perekrutan Ini dengan pertimbangan azas pemerataan dan adil agar tidak ada kecemburuan sosial yang terjadi,” kata Ryad Padjalangi saat dikonfirmasi terpisah.
Dia menambahkan, secara tidak langsung perubahan Ini juga bisa menjadikan semangat buat rekan-rekan honor yang telah lama mengabdi di dalam meningkatkan kinerjanya.
“Akan tetapi kami Fraksi Golkar juga mengingat nantinya yang sangat perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah adalah bagaimana sistem perekrutannya serta transparansi perekrutan tenaga non ASN tersebut, agar bisa menjadi pilot project untuk kabupaten lain," sebutnya.
“Karena jangan sampai proses ini menjadi bumerang kedepan buat pemda itu sendiri. Olehnya itu saya sangat berharap agar pemda betul-betul matang didalam mengelola proses perekrutan Ini," tambahnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
Bone Diusulkan Terima Hibah Kendaraan Damkar dari Jepang dan Korea Selatan
Pemerintah Kabupaten Bone berpeluang mendapatkan tambahan armada pemadam kebakaran setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan respons positif terhadap usulan bantuan hibah kendaraan operasional yang diajukan pemerintah daerah.
Senin, 08 Jun 2026 18:00
News
Bupati Bone Dorong UNCAPI Siapkan ASN yang Adaptif dan Kompeten
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, optimistis Universitas Cahaya Prima (UNCAPI) Bone mampu mencetak lulusan yang unggul dan berdaya saing melalui proses akreditasi yang berkualitas.
Senin, 08 Jun 2026 17:46
Sulsel
Ekonomi Bone Melejit di Era BerAmal, BPS Catat Pertumbuhan 7,84% di Triwulan I 2026
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bone, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bone pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai 7,84 persen.
Jum'at, 05 Jun 2026 17:23
Sulsel
Bupati Bone Lepas 46 Sapi Kurban untuk Petugas Kebersihan, Pesantren, dan Warga Pelosok
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melepas sebanyak 46 ekor sapi kurban milik Pemerintah Kabupaten Bone yang akan didistribusikan ke berbagai wilayah, Selasa (26/5/2026).
Selasa, 26 Mei 2026 13:10
Sulsel
18 Desa di Bone Gelar Musyawarah Pemilihan Kades PAW
Sebanyak 18 desa di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, melaksanakan Musyawarah Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Tahun 2026, Kamis (21/5/2026).
Kamis, 21 Mei 2026 21:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Temilreg X Fossei Sulselbartra-Maluku Perkuat Jejaring Kader Ekonomi Syariah
2
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Maros, 92 Ribu Jiwa Terdampak
3
OlymRun 2026 Target 5.000 Peserta, Hadiah Ratusan Juta Rupiah
4
Pemkot Makassar Perkuat UMKM dan Batik Lokal Lewat Belanja Produk Daerah
5
Sambut Hari Anak Nasional, Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unhas Gelar Baksos
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Temilreg X Fossei Sulselbartra-Maluku Perkuat Jejaring Kader Ekonomi Syariah
2
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Maros, 92 Ribu Jiwa Terdampak
3
OlymRun 2026 Target 5.000 Peserta, Hadiah Ratusan Juta Rupiah
4
Pemkot Makassar Perkuat UMKM dan Batik Lokal Lewat Belanja Produk Daerah
5
Sambut Hari Anak Nasional, Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Unhas Gelar Baksos