Maros Terima Penghargaan Kabupaten Layak Anak Ketegori Nindya
Minggu, 23 Jul 2023 15:11
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), menganugerahi Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2023 kepada 360 Kabupaten/Kota se Indonesia. Foto: Istimewa
MAROS - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), menganugerahi Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2023 kepada 360 Kabupaten/Kota se Indonesia. Salah satu Kabupaten/Kota tersebut diantaranya adalah Kabupaten Maros.
Kabupaten Maros berhasil meraih Penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak 2023 Kategori Nindya. Penganugerahan tersebut diselenggarakan di Kota Semarang, Jawa Tengah dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube, Sabtu (22/7/2023).
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Bintang Puspa Yoga dalam sambutannya mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi kepada 459 Kabupaten/Kota.
"Dari jumlah tersebut, 360 Kabupaten/Kota sudah mencapai predikat Kabupaten/Kota Layak Anak 2023. 19 kategori utama, 76 kategori Nindya, 130 kategori Madya, dan 135 kategori Pratama," ungkapnya.
Dia sangat mengapresiasi segala bentuk kebijakan dan program pemerintah daerah yang telah memperhatikan hak anak. Menurutnya, penghargaan KLA tahun ini menunjukkan peningkatan yang cukup tajam di masing-masing kategori dari tahun sebelumnya.
"Artinya, sekitar 89,3 persen Kabupaten/Kota telah menyampaikan komitmen mewujudkan Kota Layak Anak. Ini menjadi upaya kita mempercepat implementasi Konvensi Hak Anak (KHA), sangat penting bagi kita semua untuk mendengarkan aspirasi anak," sebutnya.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam yang hadir langsung menerima penghargaan dari KemenPPPA mengatakan, penerimaan penghargaan ini berkat kerja bersama seluruh stakeholder.
"Capain yang diterima hari ini bukan menjadi tujuan akhir, melainkan cambuk untuk semakin maju memperjuangkan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak," katanya.
Dia menambahkan, perjuangan dalam menciptakan Maros sebagai KLA merupakan wujud kita dalam menjaga generasi masa depan bangsa, terutama generasi anak Maros.
Kabupaten Maros berhasil meraih Penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak 2023 Kategori Nindya. Penganugerahan tersebut diselenggarakan di Kota Semarang, Jawa Tengah dan disiarkan langsung melalui kanal Youtube, Sabtu (22/7/2023).
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Bintang Puspa Yoga dalam sambutannya mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi kepada 459 Kabupaten/Kota.
"Dari jumlah tersebut, 360 Kabupaten/Kota sudah mencapai predikat Kabupaten/Kota Layak Anak 2023. 19 kategori utama, 76 kategori Nindya, 130 kategori Madya, dan 135 kategori Pratama," ungkapnya.
Dia sangat mengapresiasi segala bentuk kebijakan dan program pemerintah daerah yang telah memperhatikan hak anak. Menurutnya, penghargaan KLA tahun ini menunjukkan peningkatan yang cukup tajam di masing-masing kategori dari tahun sebelumnya.
"Artinya, sekitar 89,3 persen Kabupaten/Kota telah menyampaikan komitmen mewujudkan Kota Layak Anak. Ini menjadi upaya kita mempercepat implementasi Konvensi Hak Anak (KHA), sangat penting bagi kita semua untuk mendengarkan aspirasi anak," sebutnya.
Sementara itu, Bupati Maros, AS Chaidir Syam yang hadir langsung menerima penghargaan dari KemenPPPA mengatakan, penerimaan penghargaan ini berkat kerja bersama seluruh stakeholder.
"Capain yang diterima hari ini bukan menjadi tujuan akhir, melainkan cambuk untuk semakin maju memperjuangkan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak," katanya.
Dia menambahkan, perjuangan dalam menciptakan Maros sebagai KLA merupakan wujud kita dalam menjaga generasi masa depan bangsa, terutama generasi anak Maros.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros kembali menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN).
Minggu, 13 Sep 2026 09:37
Sulsel
BBM Langka, Sekolah di Maros Beralih ke Pembelajaran Daring
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengalihkan sementara proses pembelajaran bagi murid jenjang TK, SD, dan SMP ke sistem daring atau online.
Minggu, 13 Sep 2026 07:44
Sulsel
Jemaah Haji Maros 2027 Bertambah Jadi 475 Orang
Jumlah calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Maros untuk musim haji 2027 kembali bertambah. Dari sebelumnya 463 orang, kini tercatat sebanyak 475 jemaah.
Selasa, 08 Sep 2026 16:41
News
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengusulkan agar pemberangkatan jemaah haji asal Maros pada musim haji mendatang dipusatkan di satu lokasi, yakni Masjid Al-Markaz.
Selasa, 08 Sep 2026 15:22
Sulsel
Bapenda Maros Perpanjang Kebijakan Penghapusan Denda PBB-P2
Pemerintah Kabupaten Maros melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) memperpanjang kebijakan penghapusan sanksi administratif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 31 Desember 2026.
Kamis, 03 Sep 2026 12:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
2
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
3
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
4
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
5
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kuasa Hukum Pertanyakan Pencarian Tiga DPO Kasus Penyiraman Air Cabai di Jeneponto
2
Antrean BBM, Ketika Kesabaran Rakyat Diuji
3
Pertamina Tambah Pasokan 173 Ribu Tabung LPG 3 Kg di Sulsel
4
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
5
Pertamina Pastikan Tidak Ada Pemangkasan Kuota Pengiriman BBM ke SPBU di Gowa