Daftar Tunggu Haji Maros Tembus 11 Ribu Orang, Masa Tunggu 26 Tahun
Minggu, 08 Feb 2026 15:20
Bupati Maros, AS Chaidir Syam menyapa jemaah haji yang mengikuti kegiatan manasik. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Daftar tunggu calon jemaah haji di Kabupaten Maros kini mencapai sekitar 11 ribu orang. Masa tunggu keberangkatan diperkirakan sekitar 26 tahun.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyampaikan bahwa panjangnya antrean menjadi konsekuensi tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.
"Sekarang masa tunggu sekitar 26 tahun. Ini sudah berkurang dibanding sebelumnya yang bisa mencapai 35 tahun,” katanya, Minggu (8/2/2026).
Bupati menjelaskan, sistem keberangkatan haji saat ini diatur berdasarkan wilayah pendaftaran. Karena itu, masyarakat diimbau mendaftar di daerah masing-masing agar proses keberangkatan lebih tertata.
Pada musim haji 2026, Kabupaten Maros memperoleh kuota sebanyak 610 jemaah, meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang berkisar 315 jemaah.
"Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding kuota tahun-tahun sebelumnya yang berkisar 315 jemaah," ujarnya.
Jemaah asal Maros dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 30 April 2026, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada 1 Mei 2026 dan tergabung dalam Kloter 14.
"Sebelum keberangkatan, para jemaah akan masuk Asrama Haji pada 30 April 2026 sebagai bagian dari tahapan persiapan," imbuhnya.
Keberangkatan akan didampingi satu orang petugas sehingga total rombongan berjumlah 611 orang. Para jemaah terbagi dalam delapan kelompok terbang, dengan rentang usia yang beragam, mulai dari 99 tahun hingga 15 tahun.
Pemerintah Kabupaten Maros juga terus memperkuat kesiapan jemaah melalui manasik haji terintegrasi yang telah dilaksanakan sebanyak 50 kali. Pembinaan tersebut mencakup pemahaman tata cara ibadah, kesiapan mental dan fisik, hingga aspek teknis selama di Tanah Suci.
Menjelang keberangkatan, Chaidir mengingatkan para calon jemaah untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan latihan fisik.
"Yang pertama, jaga kesehatan karena masih ada waktu menjelang keberangkatan. Kedua, lakukan latihan fisik karena ibadah haji membutuhkan kesiapan stamina," tutupnya.
Bupati Maros, AS Chaidir Syam, menyampaikan bahwa panjangnya antrean menjadi konsekuensi tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.
"Sekarang masa tunggu sekitar 26 tahun. Ini sudah berkurang dibanding sebelumnya yang bisa mencapai 35 tahun,” katanya, Minggu (8/2/2026).
Bupati menjelaskan, sistem keberangkatan haji saat ini diatur berdasarkan wilayah pendaftaran. Karena itu, masyarakat diimbau mendaftar di daerah masing-masing agar proses keberangkatan lebih tertata.
Pada musim haji 2026, Kabupaten Maros memperoleh kuota sebanyak 610 jemaah, meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya yang berkisar 315 jemaah.
"Jumlah tersebut meningkat signifikan dibanding kuota tahun-tahun sebelumnya yang berkisar 315 jemaah," ujarnya.
Jemaah asal Maros dijadwalkan masuk Asrama Haji pada 30 April 2026, sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada 1 Mei 2026 dan tergabung dalam Kloter 14.
"Sebelum keberangkatan, para jemaah akan masuk Asrama Haji pada 30 April 2026 sebagai bagian dari tahapan persiapan," imbuhnya.
Keberangkatan akan didampingi satu orang petugas sehingga total rombongan berjumlah 611 orang. Para jemaah terbagi dalam delapan kelompok terbang, dengan rentang usia yang beragam, mulai dari 99 tahun hingga 15 tahun.
Pemerintah Kabupaten Maros juga terus memperkuat kesiapan jemaah melalui manasik haji terintegrasi yang telah dilaksanakan sebanyak 50 kali. Pembinaan tersebut mencakup pemahaman tata cara ibadah, kesiapan mental dan fisik, hingga aspek teknis selama di Tanah Suci.
Menjelang keberangkatan, Chaidir mengingatkan para calon jemaah untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan latihan fisik.
"Yang pertama, jaga kesehatan karena masih ada waktu menjelang keberangkatan. Kedua, lakukan latihan fisik karena ibadah haji membutuhkan kesiapan stamina," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PDAM Tirta Bantimurung Serahkan Laporan Laba Rp928 Juta ke Pemkab Maros
PDAM Tirta Bantimurung Maros menyerahkan laporan laba sebesar Rp928 juta kepada Pemerintah Kabupaten Maros untuk tahun buku 2025.
Selasa, 05 Mei 2026 19:05
News
Fasilitas Rusak, Status Geopark Maros Pangkep Terancam Degradasi
Status Geopark Maros Pangkep sebagai UNESCO Global Geopark terancam terdegradasi menyusul banyaknya kerusakan fasilitas di sejumlah site.
Selasa, 05 Mei 2026 15:17
News
11 Jemaah Calon Haji PT Semen Tonasa Resmi Dilepas, Dirut Titip Pesan Penting
Suasana hangat dan penuh kekhidmatan mewarnai acara pelepasan jemaah calon haji dari keluarga besar PT Semen Tonasa yang digelar di Ruang Rapat R1 Kantor Pusat, Kamis (30/4/2026).
Jum'at, 01 Mei 2026 11:42
News
Indosat Hadirkan Rumah Haji & Umrah di Makassar, Dukung Persiapan Jemaah ke Tanah Suci
Melihat kebutuhan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui Circle Kalisumapa menghadirkan Rumah Haji & Umrah di Asrama Haji Sudiang, Makassar.
Kamis, 30 Apr 2026 18:21
Sulsel
Pemkab Maros Siapkan 500 Paket Daging Kurban untuk Warga
Pemerintah Kabupaten Maros menyiapkan sekitar 500 paket daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan pada momen Iduladha tahun ini.
Rabu, 29 Apr 2026 15:40
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Dua Tokoh Pendidikan Malaysia Sambangi SIT Darul Fikri Makassar
2
Minta Transparansi, Penghuni Vida View Siap Bawa Kisruh IPL dan P3SRS ke DPRD Makassar
3
Ketua Komisi III DPRD Maros Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes
4
Kinerja Moncer Awal 2026, SPJM Bukukan Laba Bersih di Atas Target
5
MaxOne Hotel & Resort Makassar Gelar Donor Darah Rutin Bersama Relawan PMI Makassar