Menko Bidang Pangan Ikut Panen Raya di Maros
Jum'at, 06 Feb 2026 18:53
Menko Pangan, Zulkifli Hasan bersama Forkopimda Maros saat panen raya padi, Jumat (6/2/2026). Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menghadiri Panen Raya dan Launching Penyerapan Gabah di Kelurahan Toroada, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Jumat (6/2/2026).
Kedatangan pria yang akrab disapa Zulhas ini sekaitan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional serta menjaga harga gabah petani.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan mengapresiasi peran TNI, Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga petani yang berkontribusi langsung pada stabilitas produksi dan harga gabah di lapangan.
"Kalau tidak dibantu TNI, kemarin saat pembelian gabah para tengkulak masih menekan harga. Setelah TNI turun, Dandim dan Babinsa turun, alhamdulillah harga gabah sudah sesuai standar," ujar Zulkifli Hasan.
Dia menegaskan, Babinsa menjadi ujung tombak pengawalan penyerapan gabah di tingkat desa, termasuk melalui koperasi desa agar gabah petani tidak lagi dikuasai tengkulak.
Pemerintah pusat juga mendorong penguatan sarana pascapanen guna mendukung produktivitas petani.
Ketua Umum PAN ini menyebut capaian produksi pangan nasional terus menunjukkan tren positif.
Tahun 2025 lalu, negara kita mencatat surplus sekitar 1,5 juta ton gabah setara beras.
Tahun 2026, pemerintah menargetkan surplus meningkat hingga 4 juta ton.
"Kalau target itu tercapai, kita bukan hanya tidak impor, tapi juga berpeluang ekspor beras. Swasembada pangan adalah kedaulatan dan kehormatan bangsa," tegasnya.
Sementara itu, Bupati Maros AS Chaidir Syam menjelaskan, produksi padi di Kabupaten Maros sepanjang 2025 mencapai 309.654 ton dengan luas tanam 50.381 hektare dan luas panen 48.324 hektare.
Untuk lokasi panen raya di Kelurahan Toroada, luas lahan yang dipanen mencapai 28,6 hektare dengan total hamparan 104,3 hektare dan saat ini berada pada indeks pertanaman (IP) 200 atau dua kali panen dalam setahun.
"Di Maros sudah ada wilayah yang mencapai IP 300 atau tiga kali panen, seperti di Kecamatan Bantimurung dan Simbang, serta sebagian di Lau," kata Chaidir Syam.
Dia menambahkan, Kecamatan Turikale masih berada pada IP 200, sementara wilayah Tompobulu diharapkan meningkat menjadi IP 300 pada 2026 seiring beroperasinya bendungan baru. Pemerintah Kabupaten Maros menargetkan luas tambah tanam tahun 2026 sebesar 61.000 hektare.
Kedatangan pria yang akrab disapa Zulhas ini sekaitan dengan upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional serta menjaga harga gabah petani.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan mengapresiasi peran TNI, Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, hingga petani yang berkontribusi langsung pada stabilitas produksi dan harga gabah di lapangan.
"Kalau tidak dibantu TNI, kemarin saat pembelian gabah para tengkulak masih menekan harga. Setelah TNI turun, Dandim dan Babinsa turun, alhamdulillah harga gabah sudah sesuai standar," ujar Zulkifli Hasan.
Dia menegaskan, Babinsa menjadi ujung tombak pengawalan penyerapan gabah di tingkat desa, termasuk melalui koperasi desa agar gabah petani tidak lagi dikuasai tengkulak.
Pemerintah pusat juga mendorong penguatan sarana pascapanen guna mendukung produktivitas petani.
Ketua Umum PAN ini menyebut capaian produksi pangan nasional terus menunjukkan tren positif.
Tahun 2025 lalu, negara kita mencatat surplus sekitar 1,5 juta ton gabah setara beras.
Tahun 2026, pemerintah menargetkan surplus meningkat hingga 4 juta ton.
"Kalau target itu tercapai, kita bukan hanya tidak impor, tapi juga berpeluang ekspor beras. Swasembada pangan adalah kedaulatan dan kehormatan bangsa," tegasnya.
Sementara itu, Bupati Maros AS Chaidir Syam menjelaskan, produksi padi di Kabupaten Maros sepanjang 2025 mencapai 309.654 ton dengan luas tanam 50.381 hektare dan luas panen 48.324 hektare.
Untuk lokasi panen raya di Kelurahan Toroada, luas lahan yang dipanen mencapai 28,6 hektare dengan total hamparan 104,3 hektare dan saat ini berada pada indeks pertanaman (IP) 200 atau dua kali panen dalam setahun.
"Di Maros sudah ada wilayah yang mencapai IP 300 atau tiga kali panen, seperti di Kecamatan Bantimurung dan Simbang, serta sebagian di Lau," kata Chaidir Syam.
Dia menambahkan, Kecamatan Turikale masih berada pada IP 200, sementara wilayah Tompobulu diharapkan meningkat menjadi IP 300 pada 2026 seiring beroperasinya bendungan baru. Pemerintah Kabupaten Maros menargetkan luas tambah tanam tahun 2026 sebesar 61.000 hektare.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
ASN di Camba Terindikasi Kasus Narkoba, BKPSDM Bentuk Tim Kode Etik
Seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, terindikasi terlibat dalam kasus narkoba yang diungkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan.
Selasa, 29 Sep 2026 14:51
Sulsel
Maros Matangkan Persiapan Penilaian Piala Adipura 2026
Menjelang penilaian piala Adipura 2026 pada Oktober mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai mematangkan berbagai persiapan.
Selasa, 29 Sep 2026 11:44
News
Finalis Duta Anti Narkoba Maros Kampanye Bahaya Narkoba Lewat Seni
Sebanyak 32 finalis Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2026 unjuk gigi mengkampanyekan bahaya Narkoba lewat panggung seni di Grand Mall Maros, Minggu (27/9/2026) malam.
Senin, 28 Sep 2026 10:55
Sulsel
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 tingkat Kabupaten Maros digelar di Grand Mall Maros, Rabu (23/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 15:56
Sulsel
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban
Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Maros menggelar penertiban kendaraan bermotor di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Sentral Maros, Rabu (23/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 12:30
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
2
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
3
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
4
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE
5
Alfamart dan Kalbe Nutritionals Sasar Lebih dari 2.800 Penerima Manfaat di 28 Titik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Model Literasi Wanasari Dipaparkan ke Pemkab Luwu Timur, Petani Melon Jadi Contoh
2
PT WEJ Bersama Pansus DPRD Kabupaten Wajo Bahas Pemantapan KSO Dengan Pertagas Niaga
3
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
4
Warga Minta Keterwakilan Kerja, Pemkab Luwu Timur Pertemukan dengan PT TPE
5
Alfamart dan Kalbe Nutritionals Sasar Lebih dari 2.800 Penerima Manfaat di 28 Titik