Belanja Gaji PNS Maros 2026 Rp472 M, Tak Ada Kenaikan
Selasa, 10 Feb 2026 09:50
Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros memastikan tidak ada kenaikan belanja gaji dan tunjangan aparatur sipil negara (ASN) pada APBD 2026. Kebijakan ini ditegaskan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas fiskal dan efisiensi anggaran daerah.
Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, menjelaskan total anggaran gaji dan tunjangan pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp472.359.630.123. Sementara gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dianggarkan Rp85.857.860.361.
Selain itu, Pemkab Maros mengalokasikan upah PPPK-PW sebesar Rp41.609.400.000. Namun, anggaran tersebut tidak masuk dalam belanja pegawai, melainkan tercatat pada pos belanja barang dan jasa.
"Upah PPPK-PW memang tidak memengaruhi belanja pegawai karena sejak awal masuk dalam belanja barang dan jasa. Sebelumnya juga dianggarkan melalui pos yang sama saat statusnya masih pegawai non-ASN," jelasnya.
Ia menegaskan, tidak adanya kenaikan belanja gaji dan tunjangan ASN menunjukkan komitmen pemerintah daerah menjaga stabilitas fiskal tanpa mengurangi hak pegawai.
Andi Davied juga memaparkan, serapan belanja pegawai pada tahun anggaran 2025 mencapai 93,58 persen, yang dinilai sebagai capaian positif dalam pengelolaan anggaran.
"Anga 93,58 persen ini cukup baik dan mencerminkan pengelolaan anggaran yang efektif," jelasnya.
Untuk tahun 2026, total APBD Kabupaten Maros ditetapkan sebesar Rp1.499.085.444.000. Pemerintah daerah akan memprioritaskan belanja yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Kita berupaya menjaga keseimbangan antara belanja pegawai dan kebutuhan pembangunan, agar APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, menjelaskan total anggaran gaji dan tunjangan pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2026 dialokasikan sebesar Rp472.359.630.123. Sementara gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dianggarkan Rp85.857.860.361.
Selain itu, Pemkab Maros mengalokasikan upah PPPK-PW sebesar Rp41.609.400.000. Namun, anggaran tersebut tidak masuk dalam belanja pegawai, melainkan tercatat pada pos belanja barang dan jasa.
"Upah PPPK-PW memang tidak memengaruhi belanja pegawai karena sejak awal masuk dalam belanja barang dan jasa. Sebelumnya juga dianggarkan melalui pos yang sama saat statusnya masih pegawai non-ASN," jelasnya.
Ia menegaskan, tidak adanya kenaikan belanja gaji dan tunjangan ASN menunjukkan komitmen pemerintah daerah menjaga stabilitas fiskal tanpa mengurangi hak pegawai.
Andi Davied juga memaparkan, serapan belanja pegawai pada tahun anggaran 2025 mencapai 93,58 persen, yang dinilai sebagai capaian positif dalam pengelolaan anggaran.
"Anga 93,58 persen ini cukup baik dan mencerminkan pengelolaan anggaran yang efektif," jelasnya.
Untuk tahun 2026, total APBD Kabupaten Maros ditetapkan sebesar Rp1.499.085.444.000. Pemerintah daerah akan memprioritaskan belanja yang berdampak langsung pada pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Kita berupaya menjaga keseimbangan antara belanja pegawai dan kebutuhan pembangunan, agar APBD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Puncak Hari Kesatuan Gerak PKK Maros ke-54, Dorong Program Literasi hingga Tingkat Desa
Puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke 54 tingkat Kabupaten Maros digelar di Grand Mall Maros, Rabu (23/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 15:56
Sulsel
11 Ribu Kendaraan di Maros Tunggak Pajak, Samsat Gelar Penertiban
Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Maros menggelar penertiban kendaraan bermotor di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Sentral Maros, Rabu (23/9/2026).
Rabu, 23 Sep 2026 12:30
Sulsel
Capaian PAD di Bawah 70%, Enam OPD Maros Dapat Raport Merah
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros meminta enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang realisasi pendapatannya masih di bawah 70 persen untuk menggenjot capaian hingga mendekati target tersebut pada September 2026.
Rabu, 16 Sep 2026 13:33
Sulsel
Bapenda dan BPN Maros Integrasikan Data Pertanahan dan Perpajakan
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros menjalin kerja sama dengan Kantor Pertanahan Kabupaten Maros untuk mengintegrasikan data pertanahan dan data perpajakan daerah.
Senin, 14 Sep 2026 11:19
Sulsel
BBM Langka, ASN Pemkab Maros Bekerja dari Rumah Mulai 14 September
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros kembali menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN).
Minggu, 13 Sep 2026 09:37
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan