Serunya HUT Kemerdekaan di Rampi, Kecamatan Terpencil di Luwu Utara
Senin, 21 Agu 2023 09:27
Perayaan HUT Kemerdekaam di Rampi, Kabupaten Luwu Utara. Foto: Istimewa
LUWU UTARA - Kabupaten Luwu Utara memiliki tiga kecamatan pegunungan yang terpencil, namun memiliki potensi yang cukup besar di beberaoa sektor, seperti pertanian dan pariwisata.
Tiga kecamaan tersebut adalah Rongkong, Seko dan Rampi. Kecamatan yang disebut terakhir adalah kecamatan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Tengah, di bagian utara.
Sementara untuk bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Luwu Timur, sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Masamba, serta di barat berbatasan dengan Kecamatan Seko.
Meski terletak di wilayah pegunungan nan terpencil, namun semangat HUT kemerdekaan di sana juga tak kalah semarak dengan kegiatan HUT Kemerdekaan yang ada di wilayah perkotaan.
Bagaimana tidak, sebelum upacara HUT Kemerdekaan digelar, berbagai lomba di Kecamatan Rampi, justru berlangsung semarak dan penuh keseruan, karena kegiatannya sangat edukatif.
Di antaranya sepak bola, bola voli, sepak takraw, lomba menu pangan lokal non beras, lomba baju adat dan cerdas cermat tingkat SD sebagai upaya penetrasi pertanian ke sekolah-sekolah.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rampi Usniati menyebutkan bahwa rangkaikan kegiatan lomba HUT Kemerdekaan adalah bagian dari upaya memeriahkan HUT Kemerdekaan.
“Lomba-lomba ini tentunya atas bantuan dan partisipasi kolaboratif multipihak, mulai dari pemerintah kecamatan, dinas pertanian, serta semua pihak yang membantu,” ungkap Usniati.
Penyuluh Pertanian perempuan yang dikenal tangguh di medan terpencil ini menyebutkan bahwa BPP Kecamatan Rampi hanya mem-back-up beberapa kegiatan yang terkait pertanian.
“BPP Kecamatan Rampi hanya mem-back-up beberapa kegiatan lomba, seperti lomba asah terampil, lomba menu pangan lokal B2SA dan lomba cerdas cermat tingkat SD,” terang Usniati.
Terkait lomba menu pangan lokal, perempuan yang akrab disapa Usni ini mengatakan bahwa salah sattu tujuan lomba adalah memberikan pemahaman pengetahuan tentang gizi keluarga.
“Selain memperingati HUT Kemerdekaan, lomba ini bertujuan memberikan pemahaman kepada ibu-ibu tentang pemenuhan gizi keluarga yang bermuara pada pencegahan stunting,” bebernya.
Sementara untuk lomba cerdas cermat tingkat SD, Usni juga membeberkan tujuan mulia dari kegiaan lomba cerdas cerma tersebut yang melibatkan siswa dan siswi di tingkat sekolah dasar.
“Lomba ini sebagai upaya kami dalam melakukan penetrasi pertanian ke sekolah, khususnya sekolah dasar. Sekaligus upaya kami dalam penerapan program merdeka belajar,” tandasnya.
Sekadar diketahui, Rampi berjarak 82 km dari ibu kota Kabupaten Luwu Utara, Masamba, Provinsi Sulawesi Selatan. Rampi bisa ditempuh melalui udara dan darat.
Hanya saja, untuk menempuh perjalanan via darat menuju Rampi, dibutuhkan waktu yang tidak sedikit, yaitu kurang lebih sehari, dengan menggunakan moda transporasi motor/ojek.
Tiga kecamaan tersebut adalah Rongkong, Seko dan Rampi. Kecamatan yang disebut terakhir adalah kecamatan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sulawesi Tengah, di bagian utara.
Sementara untuk bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Luwu Timur, sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Masamba, serta di barat berbatasan dengan Kecamatan Seko.
Meski terletak di wilayah pegunungan nan terpencil, namun semangat HUT kemerdekaan di sana juga tak kalah semarak dengan kegiatan HUT Kemerdekaan yang ada di wilayah perkotaan.
Bagaimana tidak, sebelum upacara HUT Kemerdekaan digelar, berbagai lomba di Kecamatan Rampi, justru berlangsung semarak dan penuh keseruan, karena kegiatannya sangat edukatif.
Di antaranya sepak bola, bola voli, sepak takraw, lomba menu pangan lokal non beras, lomba baju adat dan cerdas cermat tingkat SD sebagai upaya penetrasi pertanian ke sekolah-sekolah.
Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Rampi Usniati menyebutkan bahwa rangkaikan kegiatan lomba HUT Kemerdekaan adalah bagian dari upaya memeriahkan HUT Kemerdekaan.
“Lomba-lomba ini tentunya atas bantuan dan partisipasi kolaboratif multipihak, mulai dari pemerintah kecamatan, dinas pertanian, serta semua pihak yang membantu,” ungkap Usniati.
Penyuluh Pertanian perempuan yang dikenal tangguh di medan terpencil ini menyebutkan bahwa BPP Kecamatan Rampi hanya mem-back-up beberapa kegiatan yang terkait pertanian.
“BPP Kecamatan Rampi hanya mem-back-up beberapa kegiatan lomba, seperti lomba asah terampil, lomba menu pangan lokal B2SA dan lomba cerdas cermat tingkat SD,” terang Usniati.
Terkait lomba menu pangan lokal, perempuan yang akrab disapa Usni ini mengatakan bahwa salah sattu tujuan lomba adalah memberikan pemahaman pengetahuan tentang gizi keluarga.
“Selain memperingati HUT Kemerdekaan, lomba ini bertujuan memberikan pemahaman kepada ibu-ibu tentang pemenuhan gizi keluarga yang bermuara pada pencegahan stunting,” bebernya.
Sementara untuk lomba cerdas cermat tingkat SD, Usni juga membeberkan tujuan mulia dari kegiaan lomba cerdas cerma tersebut yang melibatkan siswa dan siswi di tingkat sekolah dasar.
“Lomba ini sebagai upaya kami dalam melakukan penetrasi pertanian ke sekolah, khususnya sekolah dasar. Sekaligus upaya kami dalam penerapan program merdeka belajar,” tandasnya.
Sekadar diketahui, Rampi berjarak 82 km dari ibu kota Kabupaten Luwu Utara, Masamba, Provinsi Sulawesi Selatan. Rampi bisa ditempuh melalui udara dan darat.
Hanya saja, untuk menempuh perjalanan via darat menuju Rampi, dibutuhkan waktu yang tidak sedikit, yaitu kurang lebih sehari, dengan menggunakan moda transporasi motor/ojek.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PT Vale dan Pemkab Luwu Utara Perkuat Mitigasi Banjir Lewat Solusi Terpadu
PT Vale bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara melalui serangkaian langkah konkret mitigasi bencana.
Selasa, 23 Des 2025 21:57
News
20 Tahun Rusak, Jalan Strategis di Luwu Utara Akhirnya Dibenahi
Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim meninjau langsung pelaksanaan pengaspalan ruas jalan Baliase-Pombakka yang dibiayai melalui bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Jum'at, 19 Des 2025 13:04
Sulsel
Air Mata Guru di Luwu Utara: Bantu Ekonomi Rekan Honorer, Berujung Pemecatan
Dua guru SMA di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, dipecat dengan tidak hormat setelah dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung (MA) memungut dana Rp20 ribu dari orangtua murid demi menggaji 10 guru honorer.
Minggu, 09 Nov 2025 21:56
Sulsel
PT Vale & Pemkab Luwu Utara Sinergi Bangun Budaya Keselamatan Kerja
Sekitar 50 peserta antusias mengikuti basic safety training yang diselenggarakan oleh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.
Kamis, 28 Agu 2025 17:56
News
Kemenkum Sulsel Meriahkan Syukuran Hari Pengayoman ke-80 Bersama Jajaran Kemenkum RI
Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Selatan turut memeriahkan Syukuran Hari Pengayoman ke-80 Tahun 2025 yang digelar secara virtual oleh Kementerian Hukum RI, Jumat Malam (22/08/2025).
Sabtu, 23 Agu 2025 11:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Membaca Hijrah Politik Rusdi Masse
2
Stabilkan Harga LPG 3Kg, Wabup Lutim Instruksikan Sanksi Berat bagi Pangkalan Nakal
3
Perkuat Sinergi Pedoman Kerja Teknis Keamanan Objek Vital Nasional
4
Peduli Kemanusiaan, SPJM Gelar Kegiatan Donor Darah
5
PLN dan Kejaksaan Tinggi Sulteng Perkuat Sinergi Pendampingan Hukum PSN
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Membaca Hijrah Politik Rusdi Masse
2
Stabilkan Harga LPG 3Kg, Wabup Lutim Instruksikan Sanksi Berat bagi Pangkalan Nakal
3
Perkuat Sinergi Pedoman Kerja Teknis Keamanan Objek Vital Nasional
4
Peduli Kemanusiaan, SPJM Gelar Kegiatan Donor Darah
5
PLN dan Kejaksaan Tinggi Sulteng Perkuat Sinergi Pendampingan Hukum PSN