PT Vale & Pemkab Luwu Utara Sinergi Bangun Budaya Keselamatan Kerja
Kamis, 28 Agu 2025 17:56
PT Vale bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Utara bersinergi dalam membangun budaya keselamatan kerja lewat basic safety training, beberapa waktu lalu. Foto/IST
LUWU UTARA - Sekitar 50 peserta antusias mengikuti basic safety training yang diselenggarakan oleh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Utara (Pemkab Lutra). Pelatihan ini bukan hanya transfer pengetahuan teknis, melainkan juga wujud nyata komitmen bersama membangun masa depan yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Acara dibuka secara resmi oleh Plt Sekretaris Daerah Lutra, Jumal Lussa, yang mewakili pemerintah daerah. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keselamatan kerja.
“Kami menyambut baik inisiatif PT Vale, karena keselamatan adalah pondasi dasar dalam pembangunan. Semoga pelatihan ini bukan hanya membekali keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Industri pertambangan di Indonesia menghadapi tantangan besar, yaitu menjaga produktivitas di tengah tuntutan standar keselamatan yang semakin tinggi. PT Vale percaya bahwa solusi terbaik adalah kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, pendidikan, dan masyarakat.
“Pada akhirnya, keselamatan adalah yang utama—karena nyawa manusia lebih berharga daripada apa pun. Kolaborasi adalah kunci untuk menjadikan Luwu Utara lebih aman, maju, dan penuh harapan,” jelas Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma.
Trainer & Inspector dari Department Health, Safety, Security, Environment & Risk PT Vale, Rusmin, menegaskan bahwa keselamatan kerja tidak boleh hanya dipandang sebagai pemenuhan regulasi.
"Keselamatan bukan sekadar prosedur; ini tentang menghargai kehidupan. Setiap kecelakaan bisa dicegah bila kita semua bergerak bersama. Saya berharap para peserta membawa pulang ilmu ini sebagai bekal untuk keluarga dan lingkungan kerja," tutur dia.
Antusiasme peserta sangat tinggi. Banyak yang rela menunggu giliran karena kuota terbatas, menunjukkan kebutuhan besar akan keterampilan keselamatan kerja yang relevan dengan dunia industri saat ini.
Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul yang berdaya saing. PT Vale percaya pembangunan kapasitas lokal merupakan bagian penting dari visi nasional menuju Indonesia yang tangguh dan inklusif.
Momentum hari ini membuktikan bahwa ketika semua pihak bersatu, solusi nyata dapat tercipta. PT Vale bersama Pemkab Lutra mengajak seluruh peserta untuk membawa semangat pelatihan ini ke kehidupan sehari-hari: bahwa keselamatan selalu di atas segalanya, karena hidup adalah yang paling berharga.
Acara dibuka secara resmi oleh Plt Sekretaris Daerah Lutra, Jumal Lussa, yang mewakili pemerintah daerah. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keselamatan kerja.
“Kami menyambut baik inisiatif PT Vale, karena keselamatan adalah pondasi dasar dalam pembangunan. Semoga pelatihan ini bukan hanya membekali keterampilan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Industri pertambangan di Indonesia menghadapi tantangan besar, yaitu menjaga produktivitas di tengah tuntutan standar keselamatan yang semakin tinggi. PT Vale percaya bahwa solusi terbaik adalah kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, pendidikan, dan masyarakat.
“Pada akhirnya, keselamatan adalah yang utama—karena nyawa manusia lebih berharga daripada apa pun. Kolaborasi adalah kunci untuk menjadikan Luwu Utara lebih aman, maju, dan penuh harapan,” jelas Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma.
Trainer & Inspector dari Department Health, Safety, Security, Environment & Risk PT Vale, Rusmin, menegaskan bahwa keselamatan kerja tidak boleh hanya dipandang sebagai pemenuhan regulasi.
"Keselamatan bukan sekadar prosedur; ini tentang menghargai kehidupan. Setiap kecelakaan bisa dicegah bila kita semua bergerak bersama. Saya berharap para peserta membawa pulang ilmu ini sebagai bekal untuk keluarga dan lingkungan kerja," tutur dia.
Antusiasme peserta sangat tinggi. Banyak yang rela menunggu giliran karena kuota terbatas, menunjukkan kebutuhan besar akan keterampilan keselamatan kerja yang relevan dengan dunia industri saat ini.
Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul yang berdaya saing. PT Vale percaya pembangunan kapasitas lokal merupakan bagian penting dari visi nasional menuju Indonesia yang tangguh dan inklusif.
Momentum hari ini membuktikan bahwa ketika semua pihak bersatu, solusi nyata dapat tercipta. PT Vale bersama Pemkab Lutra mengajak seluruh peserta untuk membawa semangat pelatihan ini ke kehidupan sehari-hari: bahwa keselamatan selalu di atas segalanya, karena hidup adalah yang paling berharga.
(TRI)
Berita Terkait
News
Menelisik Jejak Ali Kamri Nawir di Balik Polemik Loeha Raya
Sosok yang dikenal dengan inisial AKN itu disebut memiliki rekam jejak aktivitas organisasi di sejumlah wilayah Sulawesi sebelum kemudian aktif di kawasan Towuti dan Loeha Raya.
Jum'at, 04 Sep 2026 18:14
News
PT Vale Perkuat Mitigasi Karhutla di Seluruh Wilayah Konsesi
Sebagai bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), PT Vale juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan di tingkat lokal.
Kamis, 03 Sep 2026 18:22
News
MediaMIND 2026: PT Vale Bagikan Kisah Pemberdayaan Masyarakat dari Tiga Provinsi
Praktik tersebut diwujudkan melalui program pemberdayaan di tiga provinsi dan menjadi salah satu kisah yang dibagikan PT Vale dalam sosialisasi MediaMIND 2026 di Unhas Makassar.
Senin, 31 Agu 2026 22:49
News
Gakkum Kembangkan Kasus Perambahan Hutan Loeha Raya, APL Jadi Sorotan
Penyidik Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Sulawesi mulai mengembangkan kasus perambahan kawasan hutan di Blok Tanamanalia dan Loeha Raya, Kabupaten Luwu Timur.
Senin, 31 Agu 2026 21:48
Sulsel
PT Vale dan Mitra Pulihkan Ekosistem Pesisir Luwu Timur
Sebanyak 50 bibit mangrove dan 200 bibit lamun ditanam di kawasan Mangkasa Point, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (29/8), sebagai bagian dari upaya memulihkan ekosistem pesisir.
Minggu, 30 Agu 2026 07:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
PIP Makassar Run Target 1.500 Peserta, Grand Prize Umrah
4
Indosat Rayakan Harpelnas 2026 Bersama Pelanggan Makassar
5
Customer Day 2026, XLSMART Percepat Tindak Lanjut Masukan Pelanggan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Harpelnas 2026, Bank Mega Sapa Nasabah dengan Kehangatan & Budaya Bugis-Makassar
2
Haul 20 Tahun Pendiri NU Sulsel Puang Ramma, 2.000 Jemaah Bakal Hadir
3
PIP Makassar Run Target 1.500 Peserta, Grand Prize Umrah
4
Indosat Rayakan Harpelnas 2026 Bersama Pelanggan Makassar
5
Customer Day 2026, XLSMART Percepat Tindak Lanjut Masukan Pelanggan