Pertamina dan Kementerian ESDM Bagikan Paket Konversi BBM ke BBG untuk Petani Gowa
Kamis, 12 Okt 2023 19:50
Pertamina bersama Ditjen Migas Kementerian ESDM membagikan paket konverter kit BBM ke BBG petani sasaran di Kabupaten Gowa. Foto/Dok Pertamina
GOWA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi sebagai Subholding Commercial & Trading dari PT Pertamina (Persero) bersama Dirjen Migas Kementerian ESDM, dan Komisi VII DPR RI bersinergi melaksanakan pembagian 1.091 paket konverter kit Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) untuk Petani Sasaran di Kabupaten Gowa.
Acara yang dilaksanakan di Gedung De’Bollo Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa pada 12 Oktober 2023 menjadi bagian dari program transisi energi skala mikro untuk membuat petani semakin efisien dalam menggunakan bahan bakar dan mempermudah akses mendapatkan bahan bakar tersebut.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang diwakili oleh Sales Branch Manager Rayon 1 Sales Area Sulawesi Selatan dan Barat, Hendra Saputra, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Gowa untuk menjalankan tugas pendistribusian LPG dalam program konversi BBM ke LPG untuk nelayan dan petani sasaran 2023.
“Semoga melalui program ini kita bisa memberikan kemanfaatan kepada masyarakat, khususnya petani sasaran. Program ini merupakan konversi dari penggunaan yang semula menggunakan bahan bakar minyak sekarang Petani bisa menggunakan bahan bakar gas atau menggunakan LPG yang secara wadah lebih mudah dibawa dan aman," ujar Hendra.
Dirjen Migas Kementerian ESDM yang diwakili oleh Inspektur Migas Ahli Muda Safriyanto mengatakan kegiatan pendistribusian paket konversi BBM ke BGG sebetulnya sudah berlangsung selama lima tahun, mulai dari 2019 sampai 2023. Kali ini Kabupaten Gowa dijadikan sebagai lokasi sosialisasi.
“Ini adalah kegiatan dari Kementerian ESDM yang bermitra antara DPR dan Kabupaten Gowa, kita tahu bahwa Gowa merupakan salah satu lumbung beras di Sulsel. Makanya distribusinya tersebar di beberapa kecamatan sesuai usulan dari pemerintah daerah," katanya.
Safriyanto menjelaskan untuk tahun ini pihaknya mendistribusikan 1.091 paket BBG, dan khusus di Kabupaten Gowa ada 58 paket yang diserahkan langsung kepada masyarakat. Tujuannya tidak lain adalah untuk memberikan solusi penyediaan alternatif yang ramah lingkungan dan membatu ekonomi masyarakat pertani. “Program Konversi BBM ke BBG Tahun 2023 ini, untuk Petani Sasaran sebanyak 39.000 paket yang telah didistribusikan di 69 Kab/Kota," tuturnya.
Sementara itu Waki Bupati Gowa, H. Abdul Rauf Malagani mengapresiasi program paket konversi BBM ke BGG karena tentunya sangat membantu masyarakat Kabupaten Gowa, apalagi di musim kemarau dan El Nino yang melanda hampir sebagian wilayah Sulawesi.
“Adanya bantuan ini tentu akan lebih membantu masyarakat untuk pertanahannya, dan kita berharap bahwa bantuan ini tepat sasaran digunakan oleh masyarakat Kabupaten Gowa,” ungkap Abdul Rauf.
Agus, salah seorang petani yang hadir dalam acara tersebut mengatakan dirinya sangat senang dengan adanya program konversi ini, “Kami para Petani senang bisa menerima program konversi ini, dengan adanya program ini kami lebih mudah mendapatkan bahan bakar khususnya LPG 3 Kg yg diperuntukan sebagai bahan bakar mesin pompa untuk mengairi sawah kami,” jawabnya dengan sumringah.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan penggunaan LPG ini lebih ramah lingkungan. “Pemakaian gas LPG emisinya lebih sedikit dibandingkan dengan BBM,” ujarnya.
Fahrougi menambahkan saat ini hampir seluruh desa di Sulawesi sudah memiliki pangkalan dengan adanya inisiatif program One Village One Outlet (OVOO) LPG. Dengan begitu, diharapkan semua kebutuhan nelayan dan petani dapat tercover dan dengan adanya konversi BBM ke LPG diharapkan juga dapat mengurangi pembelian BBM menggunakan jerigen di SPBU oleh petani dan nelayan.
Acara yang dilaksanakan di Gedung De’Bollo Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa pada 12 Oktober 2023 menjadi bagian dari program transisi energi skala mikro untuk membuat petani semakin efisien dalam menggunakan bahan bakar dan mempermudah akses mendapatkan bahan bakar tersebut.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang diwakili oleh Sales Branch Manager Rayon 1 Sales Area Sulawesi Selatan dan Barat, Hendra Saputra, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Gowa untuk menjalankan tugas pendistribusian LPG dalam program konversi BBM ke LPG untuk nelayan dan petani sasaran 2023.
“Semoga melalui program ini kita bisa memberikan kemanfaatan kepada masyarakat, khususnya petani sasaran. Program ini merupakan konversi dari penggunaan yang semula menggunakan bahan bakar minyak sekarang Petani bisa menggunakan bahan bakar gas atau menggunakan LPG yang secara wadah lebih mudah dibawa dan aman," ujar Hendra.
Dirjen Migas Kementerian ESDM yang diwakili oleh Inspektur Migas Ahli Muda Safriyanto mengatakan kegiatan pendistribusian paket konversi BBM ke BGG sebetulnya sudah berlangsung selama lima tahun, mulai dari 2019 sampai 2023. Kali ini Kabupaten Gowa dijadikan sebagai lokasi sosialisasi.
“Ini adalah kegiatan dari Kementerian ESDM yang bermitra antara DPR dan Kabupaten Gowa, kita tahu bahwa Gowa merupakan salah satu lumbung beras di Sulsel. Makanya distribusinya tersebar di beberapa kecamatan sesuai usulan dari pemerintah daerah," katanya.
Safriyanto menjelaskan untuk tahun ini pihaknya mendistribusikan 1.091 paket BBG, dan khusus di Kabupaten Gowa ada 58 paket yang diserahkan langsung kepada masyarakat. Tujuannya tidak lain adalah untuk memberikan solusi penyediaan alternatif yang ramah lingkungan dan membatu ekonomi masyarakat pertani. “Program Konversi BBM ke BBG Tahun 2023 ini, untuk Petani Sasaran sebanyak 39.000 paket yang telah didistribusikan di 69 Kab/Kota," tuturnya.
Sementara itu Waki Bupati Gowa, H. Abdul Rauf Malagani mengapresiasi program paket konversi BBM ke BGG karena tentunya sangat membantu masyarakat Kabupaten Gowa, apalagi di musim kemarau dan El Nino yang melanda hampir sebagian wilayah Sulawesi.
“Adanya bantuan ini tentu akan lebih membantu masyarakat untuk pertanahannya, dan kita berharap bahwa bantuan ini tepat sasaran digunakan oleh masyarakat Kabupaten Gowa,” ungkap Abdul Rauf.
Agus, salah seorang petani yang hadir dalam acara tersebut mengatakan dirinya sangat senang dengan adanya program konversi ini, “Kami para Petani senang bisa menerima program konversi ini, dengan adanya program ini kami lebih mudah mendapatkan bahan bakar khususnya LPG 3 Kg yg diperuntukan sebagai bahan bakar mesin pompa untuk mengairi sawah kami,” jawabnya dengan sumringah.
Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan penggunaan LPG ini lebih ramah lingkungan. “Pemakaian gas LPG emisinya lebih sedikit dibandingkan dengan BBM,” ujarnya.
Fahrougi menambahkan saat ini hampir seluruh desa di Sulawesi sudah memiliki pangkalan dengan adanya inisiatif program One Village One Outlet (OVOO) LPG. Dengan begitu, diharapkan semua kebutuhan nelayan dan petani dapat tercover dan dengan adanya konversi BBM ke LPG diharapkan juga dapat mengurangi pembelian BBM menggunakan jerigen di SPBU oleh petani dan nelayan.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pertamina Pastikan Penyaluran BBM & LPG Tetap Aman Pascagempa Parigi Moutong
Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Sulawesi Tengah dan sekitarnya tetap berjalan normal setelah gempa bumi mengguncang wilayah Parigi Moutong, Sabtu (15/8) malam.
Minggu, 16 Agu 2026 16:33
Ekbis
Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg hingga 65% di Sulsel & Sulbar
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG 3 kilogram (kg) hingga 65 persen dari rata-rata penyaluran harian di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Jum'at, 14 Agu 2026 19:56
News
Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Pertanian, Pertamina Perkuat Distribusi BBM di Sulsel
Pertamina Patra Niaga telah menambah penyaluran BBM sekitar 15–20 persen dari rata-rata harian normal untuk Pertalite dan 10–15 persen untuk Biosolar.
Kamis, 13 Agu 2026 14:51
News
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
Selain memberikan harga khusus, Pertamina menyediakan program Trade In Gratis, yakni penukaran dua tabung LPG 3 kg dengan satu tabung Bright Gas 5,5 kg.
Rabu, 12 Agu 2026 19:36
News
Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg di Bone Aman
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM dan LPG 3 kg di Kabupaten Bone tetap terjaga.
Minggu, 09 Agu 2026 13:03
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa