Dukung Program BPBL Pemerintah, PLN Sambungkan Listrik Gratis untuk 7.500 Keluarga
Minggu, 12 Nov 2023 20:00

Pemerintah melalui PLN menyalurkan sambungan listrik gratis dari program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk 7.500 rumah tangga prasejahtera di Sulawesi Selatan. Foto/Dok PLN
WAJO - Untuk mewujudkan energi berkeadilan, pemerintah melalui PLN menyalurkan sambungan listrik gratis dari program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk 7.500 rumah tangga prasejahtera di Sulawesi Selatan.
Secara simbolis, penyalaan sambungan listrik gratis ini dilaksanakan di dua tempat berbeda yakni di Desa Bonto Bangun, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, pada hari Selasa lalu (7/11) serta di Kelurahan Sitampae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo pada Sabtu (10/11).
Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Yuliani Paris berharap kehadiran listrik PLN dapat mendorong kesejahteraan masyarakat. “Terima kasih PLN, Kementerian ESDM atas kerja samanya. Mari kita bersinergi untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ungkap Andi Yuliani Paris.
Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf mengapresiasi bantuan sambungan listrik gratis dari Pemerintah, Kementerian ESDM dan PLN. Sebanyak 718 rumah tangga prasejahtera memperoleh BPBL di Kab. Bulukumba, Ia berharap bantuan ini akan terus berkelanjutan di kecamatan lainnya, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian di masyarakat.
"Program bantuan listrik gratis ini perlu dan patut kita syukuri. Saat ini sebanyak 718 rumah tangga dapat dinyalakan listriknya di Kab. Bulukumba. Besar harapan kami, program bantuan listrik gratis ini kedepannya dapat berkelanjutan. Penerima bantuan dapat secara merata di setiap kecamatan,” ujar Andi.
Bupati Wajo, Amran Mahmud mengapresiasi atas kontribusi dari Pemerintah, Kementerian ESDM serta PLN. Berkat konstribusi ini, sebanyak 1.773 rumah tangga prasejahtera memperoleh BPBL di Kab. Wajo dan menjadi bantuan terbanyak di Indonesia.
“Apresiasi yang luar biasa atas kontribusi dari Pemerintah, Kementerian ESDM serta PLN sehingga warga di kab. Wajo bisa memperoleh bantuan pasang baru terbanyak di Indonesia,” ujar Amran.
“Syukur alhamdulilah, kami sekeluarga bisa menikmati listrik secara gratis. Terimakasih atas bantuan ini, dengan adanya listrik akan membantu dalam penerangan saat kerja,” ujar Ernawati, warga Kelurahan Sitampae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.
BPBL merupakan program bantuan pemasangan baru listrik bagi rumah tangga kurang mampu meliputi pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya sertifikasi laik operasi (SLO), biaya penyambungan baru ke PLN, dan pengisian token listrik perdana. Penerima BPBL terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan, Wanhar menjelaskan Program BPBL merupakan program Kementrian ESDM dengan menugaskan kepada PLN sekaligus bertujuan pemerataan ekonomi bagi daerah penerima program bantuan dan peningkatan rasio elektrifikasi.
"Selain meningkatkan rasio elektrifikasi, program BPBL ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Selain itu, diharapkan juga dapat menurunkan susut serta dapat meningkatkan penjualan tenaga listrik dr sisi PLN", ujar Wanhar.
Ia pun mengapresiasi sinergi dan dukungan para stakeholder dalam penyaluran sambungan listrik pada program BPBL.
Executive Vice President (EVP) Niaga dan Pemasaran PLN, Fintje Lumembang menyatakan dengan meratanya listrik bagi seluruh masyarakat prasejahtera khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan, diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta meningkatkan rasio elektrifikasi menuju 100 persen. Tercatat saat ini, rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan mencapai 99,99 persen.
“Dengan kerja sama dan dukungan para stakeholder, PLN berkomitmen untuk berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Yakni dengan mempermudah akses listrik bagi keluarga prasejahtera untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik,” jelas Fintje.
Diketahui bahwa, setiap keluarga penerima program BPBL akan mendapatkan fasilitas seperti pemasangan instalasi listrik rumah sebanyak 3 titik lampu + 1 stop kontak, pemeriksaan dan pengujian instalasi Sertifikat Laik Operasi (SLO); serta pengisian token listrik perdana secara gratis. Sehingga begitu pemasangan selesai, masyarakat bisa langsung menggunakannya.
Secara simbolis, penyalaan sambungan listrik gratis ini dilaksanakan di dua tempat berbeda yakni di Desa Bonto Bangun, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, pada hari Selasa lalu (7/11) serta di Kelurahan Sitampae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo pada Sabtu (10/11).
Anggota Komisi VII DPR RI, Andi Yuliani Paris berharap kehadiran listrik PLN dapat mendorong kesejahteraan masyarakat. “Terima kasih PLN, Kementerian ESDM atas kerja samanya. Mari kita bersinergi untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ungkap Andi Yuliani Paris.
Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf mengapresiasi bantuan sambungan listrik gratis dari Pemerintah, Kementerian ESDM dan PLN. Sebanyak 718 rumah tangga prasejahtera memperoleh BPBL di Kab. Bulukumba, Ia berharap bantuan ini akan terus berkelanjutan di kecamatan lainnya, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian di masyarakat.
"Program bantuan listrik gratis ini perlu dan patut kita syukuri. Saat ini sebanyak 718 rumah tangga dapat dinyalakan listriknya di Kab. Bulukumba. Besar harapan kami, program bantuan listrik gratis ini kedepannya dapat berkelanjutan. Penerima bantuan dapat secara merata di setiap kecamatan,” ujar Andi.
Bupati Wajo, Amran Mahmud mengapresiasi atas kontribusi dari Pemerintah, Kementerian ESDM serta PLN. Berkat konstribusi ini, sebanyak 1.773 rumah tangga prasejahtera memperoleh BPBL di Kab. Wajo dan menjadi bantuan terbanyak di Indonesia.
“Apresiasi yang luar biasa atas kontribusi dari Pemerintah, Kementerian ESDM serta PLN sehingga warga di kab. Wajo bisa memperoleh bantuan pasang baru terbanyak di Indonesia,” ujar Amran.
“Syukur alhamdulilah, kami sekeluarga bisa menikmati listrik secara gratis. Terimakasih atas bantuan ini, dengan adanya listrik akan membantu dalam penerangan saat kerja,” ujar Ernawati, warga Kelurahan Sitampae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.
BPBL merupakan program bantuan pemasangan baru listrik bagi rumah tangga kurang mampu meliputi pemasangan instalasi tenaga listrik, biaya sertifikasi laik operasi (SLO), biaya penyambungan baru ke PLN, dan pengisian token listrik perdana. Penerima BPBL terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.
Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan, Wanhar menjelaskan Program BPBL merupakan program Kementrian ESDM dengan menugaskan kepada PLN sekaligus bertujuan pemerataan ekonomi bagi daerah penerima program bantuan dan peningkatan rasio elektrifikasi.
"Selain meningkatkan rasio elektrifikasi, program BPBL ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. Selain itu, diharapkan juga dapat menurunkan susut serta dapat meningkatkan penjualan tenaga listrik dr sisi PLN", ujar Wanhar.
Ia pun mengapresiasi sinergi dan dukungan para stakeholder dalam penyaluran sambungan listrik pada program BPBL.
Executive Vice President (EVP) Niaga dan Pemasaran PLN, Fintje Lumembang menyatakan dengan meratanya listrik bagi seluruh masyarakat prasejahtera khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan, diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta meningkatkan rasio elektrifikasi menuju 100 persen. Tercatat saat ini, rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan mencapai 99,99 persen.
“Dengan kerja sama dan dukungan para stakeholder, PLN berkomitmen untuk berkontribusi dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Yakni dengan mempermudah akses listrik bagi keluarga prasejahtera untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik,” jelas Fintje.
Diketahui bahwa, setiap keluarga penerima program BPBL akan mendapatkan fasilitas seperti pemasangan instalasi listrik rumah sebanyak 3 titik lampu + 1 stop kontak, pemeriksaan dan pengujian instalasi Sertifikat Laik Operasi (SLO); serta pengisian token listrik perdana secara gratis. Sehingga begitu pemasangan selesai, masyarakat bisa langsung menggunakannya.
(TRI)
Berita Terkait

News
Penggunaan SPKLU di Sulselrabar Naik 3 Kali Lipat Selama Periode Mudik Idul Fitri
PLN UID Sulselrabar mencatatkan peningkatan penjualan kWh di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga tiga kali lipat selama mudik Idul Fitri.
Selasa, 01 Apr 2025 09:15

News
Tinjau SPKLU Jelang Idulfitri, Gubernur Sulsel Apresiasi Kesiapan PLN Layani Pemudik EV
PT PLN (Persero) telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran perjalanan pemudik kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) pada momen Idulfitri 1446 Hijriah.
Jum'at, 28 Mar 2025 18:36

News
1.000 Orang Ikut Mudik Gratis PLN UID Sulselrabar, Terbagi 5 Rute Jalur Darat & Laut
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, melepas langsung sekitar 300 peserta mudik gratis PLN UID Sulselrabar di Kantor PLN UP3 Makassar Selatan, Kamis (27/3/2025).
Kamis, 27 Mar 2025 16:40

News
Berkah Ramadan, YBM PLN UID Sulselrabar Salurkan Bantuan kepada 4.945 Mustahik
Yayasan Baitul Maal PLN (YBM PLN), kembali melaksanakan program Berkah Ramadan 1446 Hijriah dengan menyalurkan bantuan kepada 4.945 mustahik di wilayahnya.
Sabtu, 22 Mar 2025 08:31

News
PLN UID Sulselrabar Berbagi Kebahagiaan dengan Yatim Dhuafa & Purnabakti
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melalui YBM kembali menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim dan dhuafa.
Selasa, 18 Mar 2025 10:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Kemenkum Sulsel Komitmen Beri Pelayanan Terbaik, Maksimalkan Survei Kepuasan Masyarakat