Presentase Penyelesaian Tindak Pidana di Luwu Timur Capai 85 Persen
Senin, 01 Jan 2024 11:12
Kapolres Luwu Timur AKBP Zulkarnain saat memperlihatkan sejumlah barang bukti kriminalitas dan tindak pidana selama tahun 2023 di Luwu Timur. Foto: Fitra Budin/SINDO Makassar
LUWU TIMUR - Presentase penyelesaian kasus kriminalitas dan tindak pidana yang ditangani Polres Luwu Timur pada tahun 2023, mencapai 85 persen.
Hal ini disampaikan Kapolres Luwu Timur AKBP Zulkarnain. Dirinya menjelaskan, presentase penyelesaian kasus tindak pidana di wilayah hukumnya meningkat 11 persen jika dibandingkan pada tahun 2022 lalu.
Dia merincikan data kriminalitas untuk tahun 2022, di mana terdapat 371 tindak pidana dengan penyelesaian sebanyak 274 kasus, mencapai presentase 74 persen. Sementara pada tahun 2023, terdapat 291 tindak pidana dengan penyelesaian sebanyak 246 kasus, dengan presentase mencapai 85 persen.
"Dari data kriminalitas, terlihat bahwa penyelesaian perkara kasus mengalami peningkatan sebesar 11 persen dari tahun 2022," ungkapnya dalam Konferensi Pers akhir tahun 2023 di Ruang Tribrata Polres Luwu Timur, Minggu, (31/12 2023).
AKBP Zulkarnain juga menyampaikan data terkait kasus narkoba. Pada tahun 2022, terdapat 48 tindak pidana dengan penyelesaian sebanyak 51 kasus, yang melibatkan barang bukti sabu seberat 184,71 gram dan obat daftar G sebanyak 4.339 butir.
Sementara itu, pada tahun 2023, terdapat 72 tindak pidana dengan penyelesaian sebanyak 51 kasus, melibatkan barang bukti sabu seberat 286.05 gram, obat daftar G sebanyak 11.294 butir, dan sintetis sebanyak 19,6 gram.
"Tahun 2023 juga tercatat 16 kasus penerapan Restorative Justice (RJ)," tambahnya.
Beralih ke data kecelakaan lalu lintas, pada tahun 2022 terdapat 238 kecelakaan dengan 56 kematian, 46 luka berat, dan 334 luka ringan. Pada tahun 2023, jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat menjadi 283, dengan 49 kematian, 26 luka berat, dan 458 luka ringan.
"Dari data kecelakaan lalu lintas tahun 2022 dan 2023, terlihat peningkatan jumlah kecelakaan sebesar 19 persen, penurunan kematian sebesar 12 persen, penurunan luka berat sebesar 43 persen, dan peningkatan luka ringan sebesar 37 persen," tutupnya.
Hal ini disampaikan Kapolres Luwu Timur AKBP Zulkarnain. Dirinya menjelaskan, presentase penyelesaian kasus tindak pidana di wilayah hukumnya meningkat 11 persen jika dibandingkan pada tahun 2022 lalu.
Dia merincikan data kriminalitas untuk tahun 2022, di mana terdapat 371 tindak pidana dengan penyelesaian sebanyak 274 kasus, mencapai presentase 74 persen. Sementara pada tahun 2023, terdapat 291 tindak pidana dengan penyelesaian sebanyak 246 kasus, dengan presentase mencapai 85 persen.
"Dari data kriminalitas, terlihat bahwa penyelesaian perkara kasus mengalami peningkatan sebesar 11 persen dari tahun 2022," ungkapnya dalam Konferensi Pers akhir tahun 2023 di Ruang Tribrata Polres Luwu Timur, Minggu, (31/12 2023).
AKBP Zulkarnain juga menyampaikan data terkait kasus narkoba. Pada tahun 2022, terdapat 48 tindak pidana dengan penyelesaian sebanyak 51 kasus, yang melibatkan barang bukti sabu seberat 184,71 gram dan obat daftar G sebanyak 4.339 butir.
Sementara itu, pada tahun 2023, terdapat 72 tindak pidana dengan penyelesaian sebanyak 51 kasus, melibatkan barang bukti sabu seberat 286.05 gram, obat daftar G sebanyak 11.294 butir, dan sintetis sebanyak 19,6 gram.
"Tahun 2023 juga tercatat 16 kasus penerapan Restorative Justice (RJ)," tambahnya.
Beralih ke data kecelakaan lalu lintas, pada tahun 2022 terdapat 238 kecelakaan dengan 56 kematian, 46 luka berat, dan 334 luka ringan. Pada tahun 2023, jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat menjadi 283, dengan 49 kematian, 26 luka berat, dan 458 luka ringan.
"Dari data kecelakaan lalu lintas tahun 2022 dan 2023, terlihat peningkatan jumlah kecelakaan sebesar 19 persen, penurunan kematian sebesar 12 persen, penurunan luka berat sebesar 43 persen, dan peningkatan luka ringan sebesar 37 persen," tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
Aktivis Luwu Timur, Nur Alam, mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menindaklanjuti dugaan permasalahan proyek pembangunan Masjid Islamic Center Malili.
Minggu, 28 Jun 2026 16:28
News
Satlantas Polres Luwu Timur Turun Berbagi, Tebar Kepedulian di Hari Bhayangkara ke-80
Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Luwu Timur turun langsung ke tengah masyarakat membawa bantuan sosial bagi warga yang membutuhkan. T
Kamis, 18 Jun 2026 16:54
Sports
Kejurprov Mini 4WD IMI Sulsel IDC Seri 3 Siap Digelar di Luwu Timur
Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Mini 4WD IMI Sulsel IDC Seri 3 Kapolres Luwu Timur Cup 2026 siap digelar pada 19-21 Juni 2026 di GOR Malili, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili.
Selasa, 16 Jun 2026 15:57
News
Polisi Dalami Informasi Intelijen Terkait Pergerakan Politik di Sulsel
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, menegaskan maraknya aksi balap liar dan kejahatan jalanan, termasuk begal, sejauh ini masih didominasi kenakalan remaja.
Sabtu, 30 Mei 2026 10:43
Sulsel
Diduga Karena Konflik Asmara, Satu Unit Rumah Dilempar Bom Molotov di Luwu Timur
Sebuah rumah warga di Jalan Andi Jemma, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, diduga menjadi sasaran pelemparan bom molotov pada Jumat malam (16/05).
Minggu, 17 Mei 2026 09:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026 ke Tingkat Sulsel
2
PAN Maros Ditarget Raih 24 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
3
Maros Bidik Lima Besar Porprov, Jumlah Cabor Lolos Meningkat Jadi 34
4
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
5
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Lepas Kontingen Porsenijar PGRI 2026 ke Tingkat Sulsel
2
PAN Maros Ditarget Raih 24 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
3
Maros Bidik Lima Besar Porprov, Jumlah Cabor Lolos Meningkat Jadi 34
4
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
5
Rayakan HUT ke-58, BPJS Kesehatan Kampanyekan Budaya Hidup Sehat