Awalnya 3.862, KPU Koreksi Perolehan PSI di Bantaeng jadi 1.986 Suara
Senin, 04 Mar 2024 17:10
Suasana rekapitulasi tingkat provinsi di Hotel Claro Makassar. Foto: IST
MAKASSAR - KPU Bantaeng mengoreksi suara PSI yang ditemukan janggal di Kabupaten Bantaeng. Koreksi itu dilakukan saat rekapitulasi tingkat provinsi di Hotel Claro, Makassar pada Senin (04/03/2024).
Komisioner KPU Bantaeng, Ahmad Makmur mengatakan terkait informasi penggelembungan suara terhadap PSI sebanyak 3.862 suara. Data itu berasal dari data Infopemilu, sementara data miliknya berbeda dari C hasil yang dilakukan berjenjang hingga ke kabupaten.
"Faktanya bahwa perolehan suara partai hanya 1.986, itu data yang ada di Sirekap. Yang tampil di infopemilu itu 3.862 suara. Jadi kekeliruannya di situ," kata Kiko sapaannya saat ditemui di Hotel Claro, Makassar.
Kordiv Hukum dan Pengawasan ini menuturkan, kekeliruan itu telah dilakukan koreksi secara berjenjang di bawah. Semua data yang janggal juga sudah diperbaiki secara detail, yang disaksikan oleh Bawaslu pada saat rekapitulasi suara tingkat provinsi.
"Informasi yang beredar bahwa basis datanya dari Infopemilu, sementara faktanya dari Fom D dan data Sirekap. Tadi sudah disepakati bahwa D hasil tingkat kabupaten dan Sirekap yang menampilkan data C hasil. Jadi data yang benar hanya 1.986 suara," ujar Kiko.
Kiko melanjutkan, walaupun Infopemilu basis datanya dari KPU sendiri, namun diakuinya memang tidak terupdate atau terlambat dalam membaca hasil Sirekap. Di sisi lain bahwa data faktualnya ada pada Fom D.
"Sudah disampaikan ke KPU Sulsel dan diperlihatkan kepada saksi untuk pembuktian riilnya sesuai fakta di lapangan yang dilihat dan diperiksa langsung oleh Bawaslu Sulsel saat rekapitulasi suara tingkat provinsi," jelasnya.
"Sehingga masalah rekap suara itu sudah selesai di dalam forum rekapitulasi suara tingkat provinsi," kunci Kiko.
Komisioner KPU Bantaeng, Ahmad Makmur mengatakan terkait informasi penggelembungan suara terhadap PSI sebanyak 3.862 suara. Data itu berasal dari data Infopemilu, sementara data miliknya berbeda dari C hasil yang dilakukan berjenjang hingga ke kabupaten.
"Faktanya bahwa perolehan suara partai hanya 1.986, itu data yang ada di Sirekap. Yang tampil di infopemilu itu 3.862 suara. Jadi kekeliruannya di situ," kata Kiko sapaannya saat ditemui di Hotel Claro, Makassar.
Kordiv Hukum dan Pengawasan ini menuturkan, kekeliruan itu telah dilakukan koreksi secara berjenjang di bawah. Semua data yang janggal juga sudah diperbaiki secara detail, yang disaksikan oleh Bawaslu pada saat rekapitulasi suara tingkat provinsi.
"Informasi yang beredar bahwa basis datanya dari Infopemilu, sementara faktanya dari Fom D dan data Sirekap. Tadi sudah disepakati bahwa D hasil tingkat kabupaten dan Sirekap yang menampilkan data C hasil. Jadi data yang benar hanya 1.986 suara," ujar Kiko.
Kiko melanjutkan, walaupun Infopemilu basis datanya dari KPU sendiri, namun diakuinya memang tidak terupdate atau terlambat dalam membaca hasil Sirekap. Di sisi lain bahwa data faktualnya ada pada Fom D.
"Sudah disampaikan ke KPU Sulsel dan diperlihatkan kepada saksi untuk pembuktian riilnya sesuai fakta di lapangan yang dilihat dan diperiksa langsung oleh Bawaslu Sulsel saat rekapitulasi suara tingkat provinsi," jelasnya.
"Sehingga masalah rekap suara itu sudah selesai di dalam forum rekapitulasi suara tingkat provinsi," kunci Kiko.
(UMI)
Berita Terkait
Sulsel
Kaesang Tiba di Makassar, Dijadwalkan Hadiri Pelantikan dan Rakernas PSI
Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep tiba di Makassar pada Selasa (27/01/2026). Ia dijemput langsung sejumlah pengurus DPW PSI Sulsel saat tiba di Bandara Hasanuddin Makassar.
Selasa, 27 Jan 2026 14:35
News
Rakernas PSI di Makassar Fokus Rampungkan Struktur hingga Tingkat Akar Rumput
Waketum DPP PSI, Andy Budiman mengatakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partainya di Makassar bakal menjadi ajang konsolidasi internal kader seluruh Indonesia.
Senin, 26 Jan 2026 21:37
News
RMS Pergi, NasDem Goyang? PSI Tak Otomatis Diuntungkan
Kabar pamitnya Rusdi Masse (RMS) dari Partai NasDem sejatinya bukan lagi sesuatu yang mengejutkan. Selama hampir setahun terakhir, isu ini berulang kali beredar di ruang publik, meskipun kerap dibantah oleh jajaran DPW NasDem Sulawesi Selatan.
Senin, 26 Jan 2026 12:45
Sulsel
PSI Sulsel Mendengar-Dialog bersama Akademisi Jelang Pelantikan Pengurus
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Selatan memulai langkah yang jarang dilakukan partai politik, yakni membuka ruang dialog dan mendengar pandangan kalangan akademisi sebelum pelantikan pengurus, Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil), hingga Rapat Kerja Nasional (Rakernas).
Senin, 26 Jan 2026 09:22
Sulsel
Bawaslu Luwu Timur Sebut Pendidikan Politik Kunci Hentikan Pemilih Jual Suara
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Luwu Timur menegaskan bahwa kualitas pemilih masih menjadi tantangan serius dalam demokrasi. Salah satunya masih adanya pemilih yang bersedia menggadaikan hak pilihnya.
Rabu, 21 Jan 2026 10:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respons Aduan Lontara+, Pemerintah Kelurahan Kapasa Tertibkan PKL
2
Pertama di Indonesia Timur, Siloam Makassar Terapkan Teknologi Robotik Operasi Lutut
3
Vasaka Hotel Makassar Tawarkan Promo Awal Tahun
4
DPRD Makassar Terima Keluhan PKL Datu Museng, Siap Gelar RDP
5
Kinerja Anggaran Unggul, Kemenkum Sulsel Catat Nilai Terbaik 2025 Kategori Pagu Besar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respons Aduan Lontara+, Pemerintah Kelurahan Kapasa Tertibkan PKL
2
Pertama di Indonesia Timur, Siloam Makassar Terapkan Teknologi Robotik Operasi Lutut
3
Vasaka Hotel Makassar Tawarkan Promo Awal Tahun
4
DPRD Makassar Terima Keluhan PKL Datu Museng, Siap Gelar RDP
5
Kinerja Anggaran Unggul, Kemenkum Sulsel Catat Nilai Terbaik 2025 Kategori Pagu Besar