Kemenkumham RI Sosialisasi Layanan Merek Dagang di Maros
Kamis, 25 Apr 2024 15:34

Kemenkumham RI melakukan sosialisasi Merek Dagang di Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI menggelar sosialisasi layanan perlindungan merek dagang di Mal Pelayanan Publik, kemarin. Sosialiasi dilakukan bersamaan dengan peringatan Kekayaan Intelektual sedunia ke-24.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel Hernadi mengatakan, pendaftaran perlindungan merek ini bisa menjadi bukti nyata besarnya potensi yang dimiliki Kabupaten Maros.
Hal ini juga bisa membantu perekonomian di Kabupaten Maros. Sebab saat ini kata dia perlindungan merek dan pengaduan hak cipta di Maros masih sangat rendah.
"Maros masih sangat rendah, makanya kami targetkan sebanyak-banyaknya,” katanya.
Dengan perlindungan merek ini, para UMKM bisa mendapatkan perlindungan hukum dari negara terkait produk yang telah terdaftar. Artinya siapapun yang menggunakan merek tersebut bisa berurusan dengan hukum.
Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Nuryadi mengatakan, sosialisasi ini menghadirkan 30 pelaku UMKM.
"Sangat banyak UMKM di Maros, tapi hari ini keterbatasan tempat,” tuturnya.
Mantan Kadis Sosial itu mengaku akan fokus terhadap pelayanan UMKM yang ingin mendaftarkan merek dagangnya.
“Apalagi ini merupakan hal baru di Maros, kami ingin merek dagang yang ada di Maros bisa terlindungi,” tutupnya.
Salah satu pelaku UMKM, Andi Lisa menyambut baik sosialisasi yang dilakukan Kemenkumham ini. Dia datang untuk mendaftarkan merek dagangnya yakni Keda Dede 88. Prosesnya kata dia, membutuhkan waktu 1 tahun untuk penerbitannya.
"Karena harus diperiksa dulu, jika ada yang sama mereknya dengan daerah yang lain maka harus diganti," tutupnya.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kemenkumham Sulsel Hernadi mengatakan, pendaftaran perlindungan merek ini bisa menjadi bukti nyata besarnya potensi yang dimiliki Kabupaten Maros.
Hal ini juga bisa membantu perekonomian di Kabupaten Maros. Sebab saat ini kata dia perlindungan merek dan pengaduan hak cipta di Maros masih sangat rendah.
"Maros masih sangat rendah, makanya kami targetkan sebanyak-banyaknya,” katanya.
Dengan perlindungan merek ini, para UMKM bisa mendapatkan perlindungan hukum dari negara terkait produk yang telah terdaftar. Artinya siapapun yang menggunakan merek tersebut bisa berurusan dengan hukum.
Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Nuryadi mengatakan, sosialisasi ini menghadirkan 30 pelaku UMKM.
"Sangat banyak UMKM di Maros, tapi hari ini keterbatasan tempat,” tuturnya.
Mantan Kadis Sosial itu mengaku akan fokus terhadap pelayanan UMKM yang ingin mendaftarkan merek dagangnya.
“Apalagi ini merupakan hal baru di Maros, kami ingin merek dagang yang ada di Maros bisa terlindungi,” tutupnya.
Salah satu pelaku UMKM, Andi Lisa menyambut baik sosialisasi yang dilakukan Kemenkumham ini. Dia datang untuk mendaftarkan merek dagangnya yakni Keda Dede 88. Prosesnya kata dia, membutuhkan waktu 1 tahun untuk penerbitannya.
"Karena harus diperiksa dulu, jika ada yang sama mereknya dengan daerah yang lain maka harus diganti," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait

Sulsel
Andi Basmal Ingin Jadikan Kanwil Kemenkumham Sulsel Terdepan
Andi Basmal resmi mengambil tongkat kepemimpinan Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel dari pejabat sebelumnya, Taufiqurrakhman. Acara penyambutan dan pengantar tugas pimpinan tinggi pratama dilangsungkan kemarin.
Senin, 30 Des 2024 23:47

Sulsel
283 Warga Binaan di Sulsel Terima Remisi Natal 2024
Natal mendatangkan kebahagiaan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Sulsel. Pasalnya, mereka mendapatkan remisi atau pemotongan masa tahanan.
Kamis, 26 Des 2024 19:24

News
Kemenkumham Buka Lowongan 9.070 CPNS, Kakanwil Sulsel Ingatkan Waspada Penipuan
Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel, Indah Rahayuningsih menegaskan bahwa seleksi CPNS 2024 dilaksanakan secara gratis atau tidak dipungut biaya apapun.
Kamis, 22 Agu 2024 12:17

News
Optimalkan Layanan Publik, Kemenkumham Sulsel Tempati Kantor Baru
Terhitung 24 Juni 2024 layanan publik Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulawesi Selatan, akan sepenuhnya dipindahkan di Kantor Baru
Jum'at, 21 Jun 2024 14:01

Sulsel
Kantor Baru Kemenkumham Sulsel Terbesar di Indonesia
Kantor baru Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang terletak di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, merupakan yang terbesar di antara kantor wilayah lain di Indonesia.
Sabtu, 15 Jun 2024 05:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Idrus Marham: Mentan Amran Sulaiman Paling Cocok jadi Nakhoda KKSS
2

Kebakaran di Pulau Barrang Lompo Hanguskan Satu Rumah Milik Warga
3

Ada Oknum Diduga Ingin Ambil Alih Yayasan Atma Jaya Makassar Secara Paksa
4

Warga Diaspora Antusias Hadiri PSBM dan Mubes KKSS
5

Gubernur Sulsel Sambut Kedatangan Menteri Pertahanan