Warga Keluhkan Pengerjaan Dermaga Laut Kambuno Sinjai
Kamis, 09 Mar 2023 07:46
Suasana di area Pelabuhan Laut Kambuno. Warga mengeluhkan kondisi dermaga yang baru rampung dikerjakan. Foto: Sindo Makassar/Irman Bagoseng
SINJAI - Warga Desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai, mengeluhkan hasil pengerjaan Dermaga Laut Pulau Kambuno.
Pasalnya, mega proyek yang menelan anggaran sekitar Rp70 miliar yang digelontorkan pemerintah pusat itu dinilai tidak akan bertahan lama lantaran kondisi konstruksinya.
Ambo, warga setempat mengatakan Dermaga laut pulau Kambuno terasa berayun. Menurutnya, dengan alokasi dana yang begitu besar, seharusnya pihak kontraktor lebih mengutamakan mutu dan kualitas tidak hanya mengejar keuntungan semata.
"Dana proyek ini kan besar pak, seharusnya kualitas diutamakan, supaya kami (warga) benar-benar dapat menikmati program pemerintah yang masuk ke wilayah kami," jelasnya.
"Lama kami menunggu bantuan pembangunan jembatan ini, bukan enak tapi setelah dikerjakan hasilnya seperti ini. Tentunya kami selaku warga merasa kecewa," tambahnya.
Sainal, awak kapal yang kerap beraktivitas di dermaga tersebut, juga meyakini Dermaga Laut Kambuno yang sudah rampung pengerjaannya, tidak akan bertahan lama.
"Di bagian ujung Dermaga, ayunanya sangat terasa jika tekanan angin barat cukup kencang. Kalau begini, kemungkinan besar Dermaga ini tidak akan berumur panjang," ungkapnya.
Terkait keluhan warga, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Teknis Pelabuhan Kelas III (Syahbandar) Sinjai, Herianto Bayupah merespons hal tersebut.
Menurutnya, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan mempunyai tugas melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan, olehnya itu dirinya akan menyampaikan ke pihak kontraktor dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) nya terkait keluhan warga.
"Segera mungkin saya akan sampaikanPPK dan konsultannya agar diadakan pemeriksaan terkait kondisi dermaganya," singkatnya.
Pasalnya, mega proyek yang menelan anggaran sekitar Rp70 miliar yang digelontorkan pemerintah pusat itu dinilai tidak akan bertahan lama lantaran kondisi konstruksinya.
Ambo, warga setempat mengatakan Dermaga laut pulau Kambuno terasa berayun. Menurutnya, dengan alokasi dana yang begitu besar, seharusnya pihak kontraktor lebih mengutamakan mutu dan kualitas tidak hanya mengejar keuntungan semata.
"Dana proyek ini kan besar pak, seharusnya kualitas diutamakan, supaya kami (warga) benar-benar dapat menikmati program pemerintah yang masuk ke wilayah kami," jelasnya.
"Lama kami menunggu bantuan pembangunan jembatan ini, bukan enak tapi setelah dikerjakan hasilnya seperti ini. Tentunya kami selaku warga merasa kecewa," tambahnya.
Sainal, awak kapal yang kerap beraktivitas di dermaga tersebut, juga meyakini Dermaga Laut Kambuno yang sudah rampung pengerjaannya, tidak akan bertahan lama.
"Di bagian ujung Dermaga, ayunanya sangat terasa jika tekanan angin barat cukup kencang. Kalau begini, kemungkinan besar Dermaga ini tidak akan berumur panjang," ungkapnya.
Terkait keluhan warga, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Teknis Pelabuhan Kelas III (Syahbandar) Sinjai, Herianto Bayupah merespons hal tersebut.
Menurutnya, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan mempunyai tugas melaksanakan pengawasan dan penegakan hukum di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran di Pelabuhan, olehnya itu dirinya akan menyampaikan ke pihak kontraktor dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) nya terkait keluhan warga.
"Segera mungkin saya akan sampaikanPPK dan konsultannya agar diadakan pemeriksaan terkait kondisi dermaganya," singkatnya.
(GUS)
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ekspresi Islam Indonesia
2
Nakhoda Asal Indonesia Hilang di Hormuz, Alumni Bumi Seram Prihatin
3
Erika Tansil di Balik Sukses Pelantikan KNPI Sulsel, Dorong Perempuan Ambil Peran Kepemimpinan
4
NasDem Bone Bagikan 3.000 Paket Takjil untuk Warga di Watampone
5
Kinerja Perbankan Sulsel Stabil di Awal 2026, Kredit dan DPK Masih Tumbuh
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Ekspresi Islam Indonesia
2
Nakhoda Asal Indonesia Hilang di Hormuz, Alumni Bumi Seram Prihatin
3
Erika Tansil di Balik Sukses Pelantikan KNPI Sulsel, Dorong Perempuan Ambil Peran Kepemimpinan
4
NasDem Bone Bagikan 3.000 Paket Takjil untuk Warga di Watampone
5
Kinerja Perbankan Sulsel Stabil di Awal 2026, Kredit dan DPK Masih Tumbuh