TP PKK Gowa Supervisi ke Kecamatan Bontonompo dan Bonsel
Minggu, 12 Mar 2023 17:02
Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Gowa, Mussadiyah Rauf saat pelaksanaan SMEP hari kedua di Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan (Bonsel), Sabtu (11/3/2023). Foto/Herni Amir
GOWA - Supervisi, Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan (SMEP) PKK merupakan kegiatan yang sangat penting untuk dilakukan. Jika dilihat dari segi manfaatnya, tidak lain sebagai upaya untuk memperbaiki dan menyempurnakan 10 Program Pokok PKK atau program unggulan lainnya agar lebih efektif, efisien, dan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Hal tersebut diutarakan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Mussadiyah Rauf saat pelaksanaan SMEP hari kedua di Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan (Bonsel), Sabtu (11/3/2023).
"Penting bagi seluruh anggota Tim Penggerak PKK kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan untuk mengetahui tujuan hingga manfaat dari SMEP ini. Agar 10 Program Pokok dan unggulan yang telah disusun dan telah dilaksanakan dapat berjalan dengan baik," kata istri Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni ini.
Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bontonompo, Nurmala menuturkan, sebelum supervisi ini dilaksanakan, selama sepekan pihaknya telah melakukan pra supervisi di 14 desa dan kelurahan se-Kecamatan Bontonompo.
"Kesiapan teman-teman desa dan kelurahan telah memperlihatkan kerja-kerja mereka, mulai dari mempersiapkan apa saja yang akan dinilai dalam supervisi ini, sekaligus menetapkan titik lokus kunjungan oleh tim Supervisi," katanya.
Adapun yang disiapkan di lokus supervisi untuk Pokja I yakni simulasi pola asuh anak di era digital. Pokja II pameran mini Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Pokja III Hatinya PKK, Pokja IV data jumlah ibu hamil, jumlah ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK), sasaran Posyandu, jumlah Pasangan Usia Subur (PUS), jumlah kematian bayi/Balita, jumlah bayi/Balita yang status BBM, jumlah bayi/Balita yang status di bawah garis kuning.
"Kemudian adapun program rutinitas Pokja I adalah pembinaan terhadap BKMT, pembinaan terhadap kebersihan drainase. sementara itu program unggulannya yakni pembinaan majelis taklim dimana rencana program yakni mengadakan tahzim pengajian dan tadarus Al-Qur'an, serta penyuluhan tentang pernikahan dini," terang Nurmala.
Lanjutnya, program rutinitas Pokja II yakni berupa UP2K dan penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB), program kumpulan penyuluhan BKB. Hingga rencana Program pembinaan dan penyuluhan BKB serta sosialisasi tentang koperasi.
Lanjutnya, program rutinitas Pokja III yakni menanam tanaman di pekarangan rumah sekaligus penyuluhan tentang rumah sehat dan layak huni. Adapun Program unggulannya yakni pembuatan aneka kue tradisional dengan memakai bahan lokal.
"Sementara itu, rencana program Pokja III yakni mengadakan penyuluhan tentang makanan sehat dan bergizi serta peningkatan penataan rumah sehat dan bergizi serta peningkatan penataan rumah sehat, layak huni dan rumah tidak sehat, tidak layak huni," jelasnya.
Untuk program rutinitas Pokja IV yakni mengadakan Posyandu bayi balita dan ibu hamil. Program unggulannya berupa sosialisasi kelestarian lingkungan hidup.
Di lokus berbeda, Ketua TP PKK Kecamatan Bontonompo Selatan, Nurbiya dalam pelaksanaan SMEP ini dirinya menuturkan dari Pokja I hingga Pokja IV telah mempersiapkan sejumlah kegiatan yang akan dinilai oleh Tim Supervisi.
"Pokja I melakukan simulasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum), Pokja II yakni melaksanakan pameran UP2K yang berlokasi di depan Kantor Desa Salajangki, Pokja III telah menyiapkan program hatinya PKK, dan Pokja IV penilaian Posyandu," pungkasnya.
Kegiatan SMEP PKK ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan efisiensi kinerja serta adanya kesinambungan pelaksanaan program dengan melibatkan kelompok masyarakat.
Hal tersebut diutarakan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa, Mussadiyah Rauf saat pelaksanaan SMEP hari kedua di Kecamatan Bontonompo dan Bontonompo Selatan (Bonsel), Sabtu (11/3/2023).
"Penting bagi seluruh anggota Tim Penggerak PKK kabupaten, kecamatan, desa dan kelurahan untuk mengetahui tujuan hingga manfaat dari SMEP ini. Agar 10 Program Pokok dan unggulan yang telah disusun dan telah dilaksanakan dapat berjalan dengan baik," kata istri Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni ini.
Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bontonompo, Nurmala menuturkan, sebelum supervisi ini dilaksanakan, selama sepekan pihaknya telah melakukan pra supervisi di 14 desa dan kelurahan se-Kecamatan Bontonompo.
"Kesiapan teman-teman desa dan kelurahan telah memperlihatkan kerja-kerja mereka, mulai dari mempersiapkan apa saja yang akan dinilai dalam supervisi ini, sekaligus menetapkan titik lokus kunjungan oleh tim Supervisi," katanya.
Adapun yang disiapkan di lokus supervisi untuk Pokja I yakni simulasi pola asuh anak di era digital. Pokja II pameran mini Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Pokja III Hatinya PKK, Pokja IV data jumlah ibu hamil, jumlah ibu hamil Kekurangan Energi Kronik (KEK), sasaran Posyandu, jumlah Pasangan Usia Subur (PUS), jumlah kematian bayi/Balita, jumlah bayi/Balita yang status BBM, jumlah bayi/Balita yang status di bawah garis kuning.
"Kemudian adapun program rutinitas Pokja I adalah pembinaan terhadap BKMT, pembinaan terhadap kebersihan drainase. sementara itu program unggulannya yakni pembinaan majelis taklim dimana rencana program yakni mengadakan tahzim pengajian dan tadarus Al-Qur'an, serta penyuluhan tentang pernikahan dini," terang Nurmala.
Lanjutnya, program rutinitas Pokja II yakni berupa UP2K dan penyuluhan Bina Keluarga Balita (BKB), program kumpulan penyuluhan BKB. Hingga rencana Program pembinaan dan penyuluhan BKB serta sosialisasi tentang koperasi.
Lanjutnya, program rutinitas Pokja III yakni menanam tanaman di pekarangan rumah sekaligus penyuluhan tentang rumah sehat dan layak huni. Adapun Program unggulannya yakni pembuatan aneka kue tradisional dengan memakai bahan lokal.
"Sementara itu, rencana program Pokja III yakni mengadakan penyuluhan tentang makanan sehat dan bergizi serta peningkatan penataan rumah sehat dan bergizi serta peningkatan penataan rumah sehat, layak huni dan rumah tidak sehat, tidak layak huni," jelasnya.
Untuk program rutinitas Pokja IV yakni mengadakan Posyandu bayi balita dan ibu hamil. Program unggulannya berupa sosialisasi kelestarian lingkungan hidup.
Di lokus berbeda, Ketua TP PKK Kecamatan Bontonompo Selatan, Nurbiya dalam pelaksanaan SMEP ini dirinya menuturkan dari Pokja I hingga Pokja IV telah mempersiapkan sejumlah kegiatan yang akan dinilai oleh Tim Supervisi.
"Pokja I melakukan simulasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum), Pokja II yakni melaksanakan pameran UP2K yang berlokasi di depan Kantor Desa Salajangki, Pokja III telah menyiapkan program hatinya PKK, dan Pokja IV penilaian Posyandu," pungkasnya.
Kegiatan SMEP PKK ini dimaksudkan untuk lebih meningkatkan efisiensi kinerja serta adanya kesinambungan pelaksanaan program dengan melibatkan kelompok masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
Sulsel
Ketua TP PKK Gowa Puji Dedikasi Kader Posyandu
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gowa yang juga Ketua Tim Pembina Posyandu, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, mengapresiasi peran kader dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak, pada peringatan Hari Posyandu Nasional 2026.
Kamis, 30 Apr 2026 10:51
Sulsel
Pemkab Gowa Percepat Sertifikasi Lahan untuk Dongkrak PAD
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menilai pertemuan tersebut memberi arah yang lebih jelas bagi daerah dalam mengelola aset strategis.
Rabu, 29 Apr 2026 19:40
Sulsel
363 Peserta Ikut Seleksi Paskibraka Gowa 2026
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memulai tahapan seleksi Paskibraka Tahun 2026 tingkat Kabupaten Gowa melalui pengarahan langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, di Istana Tamalate.
Selasa, 28 Apr 2026 13:08
News
Pemkab Gowa-BSI Hadirkan Rumah Layak Huni bagi Keluarga Miskin Ekstrem
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berkomitmen menuntaskan angka keluarga miskin ekstrem (KME) di wilayahnya.
Selasa, 28 Apr 2026 09:15
Sulsel
Peringatan Hari Otonomi Daerah, Wabup Gowa Tekankan Kolaborasi Pemerintah
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Senin, 27 Apr 2026 15:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Siswa Athirah Belajar Sains Maritim dari Proses Pembuatan Kapal Phinisi di Tana Beru
2
Mercure Makassar Luncurkan Menu Baru The Light dengan Konsep Non-Alkohol
3
Chery Resmikan Training Center di Makassar, Perkuat Kompetensi Teknisi dan Layanan Aftersales
4
Kapolsek Tamalatea Tutup Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Bontoramba
5
Lurah Empoang Selatan Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Siswa Athirah Belajar Sains Maritim dari Proses Pembuatan Kapal Phinisi di Tana Beru
2
Mercure Makassar Luncurkan Menu Baru The Light dengan Konsep Non-Alkohol
3
Chery Resmikan Training Center di Makassar, Perkuat Kompetensi Teknisi dan Layanan Aftersales
4
Kapolsek Tamalatea Tutup Aktivitas Tambang Diduga Ilegal di Bontoramba
5
Lurah Empoang Selatan Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block