Kolaborasi Indosat & Nokia Wujudkan Jaringan Berkelanjutan Berbasis AI
Selasa, 08 Jul 2025 17:32
Indosat selaku penyedia telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, mulai menerapkan solusi Nokia Energy Efficiency untuk menghadirkan jaringan ramah lingkungan alias berkelanjutan. Foto/IST
JAKARTA - Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), penyedia telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia, mulai menerapkan solusi Nokia Energy Efficiency. Teknologi ini adalah bagian dari Autonomous Networks milik Nokia yang dirancang untuk mengurangi konsumsi energi dan emisi karbon di seluruh jaringan radio access network (RAN) Indosat di Indonesia.
Dengan menggunakan kecerdasan artifisial (AI) dan algoritma machine learning, sistem ini dapat menganalisis pergerakan data secara langsung. Kehadiran solusi ini memungkinkan Indosat untuk mengelola jaringan secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Dilengkapi dengan intelligent thermal management, teknologi ini juga mengoptimalkan konsumsi energi, meningkatkan efisiensi operasional, serta ramah lingkungan. Selain itu, dalam model layanan Software-as-a-Service (SaaS), solusi ini mengurangi biaya investasi dan mempermudah operasional, sejalan dengan tujuan menciptakan jaringan yang lebih berkelanjutan.
Solusi berbasis AI ini dapat diterapkan pada berbagai perangkat jaringan, sehingga menekan biaya dan jejak karbon tanpa mengurangi kualitas layanan. Proses implementasinya pun cepat, memberikan dampak nyata dalam waktu singkat, hanya dalam hitungan minggu.
Kerja sama ini juga menandai langkah penting dalam transformasi Indosat menjadi AI TechCo yang didukung oleh teknologi cerdas, platform cloud, dan komitmen terhadap keberlanjutan. Dengan mengintegrasikan otomatisasi dan kecerdasan dalam operasional jaringan, Indosat mampu mendorong efisiensi yang lebih tinggi, pengelolaan yang lebih cepat, serta dampak lingkungan yang lebih positif di seluruh infrastrukturnya.
Director dan Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, menyatakan seiring meningkatnya konsumsi data, tanggung jawab perusahaan dalam mengelola sumber daya secara bijak pun ikut berkembang. "Kolaborasi ini mencerminkan komitmen Indosat terhadap keberlanjutan dan inovasi, dengan memanfaatkan AI yang tidak hanya meningkatkan kinerja jaringan, tetapi juga menekan emisi dan penggunaan energi secara menyeluruh," jelas dia.
Indosat juga telah diakui secara global sebagai operator pertama di Asia Tenggara yang meraih sertifikasi ISO 50001 untuk manajemen energi, menegaskan komitmennya dalam mengurangi dampak lingkungan melalui efisiensi operasional. Kolaborasi dengan Nokia ini melanjutkan keberhasilan tersebut, di mana solusi berbasis AI terbukti efektif dalam mengurangi konsumsi energi di jaringan Indosat.
Melanjutkan kerja sama ini, Nokia kini menghadirkan solusi Energy Efficiency ke seluruh jaringan RAN yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, serta Jawa Tengah dan Timur.
VP for Cloud and Network Services APAC Nokia, Henrique Vale, mengatakan pihaknya bangga menjadi bagian dari perjalanan Indosat dalam mewujudkan komitmen terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan, sekaligus memperkuat posisinya di tingkat nasional maupun global.
"Solusi Nokia Energy Efficiency mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam menghadirkan inovasi yang membantu mitra seperti Indosat mengoptimalkan efisiensi energi tanpa mengurangi performa jaringan," tutur dia.
Sebagai bagian dari Autonomous Networks Fabric, teknologi Autonomous Networks Nokia memanfaatkan Agentic AI untuk memantau dan menganalisis jaringan secara real-time. Didukung oleh analitik canggih dan sistem keamanan berlapis, teknologi ini memungkinkan operator untuk mengelola jaringan lebih efisien, mempercepat respons, dan meningkatkan keandalan pengalaman pengguna.
Autonomous Networks Fabric adalah teknologi cerdas yang mengintegrasikan seluruh sistem jaringan secara aman, responsif, dan otomatis. Teknologi ini memantau, menganalisis, dan menyesuaikan kinerja jaringan secara langsung, memastikan seluruh sistem berfungsi secara efisien tanpa bergantung pada jenis perangkat.
Dengan menggunakan kecerdasan artifisial (AI) dan algoritma machine learning, sistem ini dapat menganalisis pergerakan data secara langsung. Kehadiran solusi ini memungkinkan Indosat untuk mengelola jaringan secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Dilengkapi dengan intelligent thermal management, teknologi ini juga mengoptimalkan konsumsi energi, meningkatkan efisiensi operasional, serta ramah lingkungan. Selain itu, dalam model layanan Software-as-a-Service (SaaS), solusi ini mengurangi biaya investasi dan mempermudah operasional, sejalan dengan tujuan menciptakan jaringan yang lebih berkelanjutan.
Solusi berbasis AI ini dapat diterapkan pada berbagai perangkat jaringan, sehingga menekan biaya dan jejak karbon tanpa mengurangi kualitas layanan. Proses implementasinya pun cepat, memberikan dampak nyata dalam waktu singkat, hanya dalam hitungan minggu.
Kerja sama ini juga menandai langkah penting dalam transformasi Indosat menjadi AI TechCo yang didukung oleh teknologi cerdas, platform cloud, dan komitmen terhadap keberlanjutan. Dengan mengintegrasikan otomatisasi dan kecerdasan dalam operasional jaringan, Indosat mampu mendorong efisiensi yang lebih tinggi, pengelolaan yang lebih cepat, serta dampak lingkungan yang lebih positif di seluruh infrastrukturnya.
Director dan Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, menyatakan seiring meningkatnya konsumsi data, tanggung jawab perusahaan dalam mengelola sumber daya secara bijak pun ikut berkembang. "Kolaborasi ini mencerminkan komitmen Indosat terhadap keberlanjutan dan inovasi, dengan memanfaatkan AI yang tidak hanya meningkatkan kinerja jaringan, tetapi juga menekan emisi dan penggunaan energi secara menyeluruh," jelas dia.
Indosat juga telah diakui secara global sebagai operator pertama di Asia Tenggara yang meraih sertifikasi ISO 50001 untuk manajemen energi, menegaskan komitmennya dalam mengurangi dampak lingkungan melalui efisiensi operasional. Kolaborasi dengan Nokia ini melanjutkan keberhasilan tersebut, di mana solusi berbasis AI terbukti efektif dalam mengurangi konsumsi energi di jaringan Indosat.
Melanjutkan kerja sama ini, Nokia kini menghadirkan solusi Energy Efficiency ke seluruh jaringan RAN yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, serta Jawa Tengah dan Timur.
VP for Cloud and Network Services APAC Nokia, Henrique Vale, mengatakan pihaknya bangga menjadi bagian dari perjalanan Indosat dalam mewujudkan komitmen terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan, sekaligus memperkuat posisinya di tingkat nasional maupun global.
"Solusi Nokia Energy Efficiency mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam menghadirkan inovasi yang membantu mitra seperti Indosat mengoptimalkan efisiensi energi tanpa mengurangi performa jaringan," tutur dia.
Sebagai bagian dari Autonomous Networks Fabric, teknologi Autonomous Networks Nokia memanfaatkan Agentic AI untuk memantau dan menganalisis jaringan secara real-time. Didukung oleh analitik canggih dan sistem keamanan berlapis, teknologi ini memungkinkan operator untuk mengelola jaringan lebih efisien, mempercepat respons, dan meningkatkan keandalan pengalaman pengguna.
Autonomous Networks Fabric adalah teknologi cerdas yang mengintegrasikan seluruh sistem jaringan secara aman, responsif, dan otomatis. Teknologi ini memantau, menganalisis, dan menyesuaikan kinerja jaringan secara langsung, memastikan seluruh sistem berfungsi secara efisien tanpa bergantung pada jenis perangkat.
(TRI)
Berita Terkait
News
Telkom Hadirkan OCA, Solusi AI untuk Interaksi Pelanggan yang Lebih Cerdas
Telkom memperkenalkan sejumlah solusi berbasis AI dalam ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026, salah satunya Omni Communication Assistant (OCA).
Kamis, 13 Agu 2026 14:25
News
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
MMF 2026 Campus Day dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara MarkPlus dan Kalla Institute sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.
Kamis, 13 Agu 2026 10:15
Ekbis
Zankore by Indosat Diluncurkan, Targetkan AI Factory 1 GW untuk Asia-Pasifik
Peluncuran Zankore menandai langkah strategis Indosat dan para mitra global dalam memperkuat ekosistem AI regional sekaligus mendorong Indonesia menjadi salah satu pusat pengembangan AI di Asia-Pasifik.
Jum'at, 07 Agu 2026 11:29
Ekbis
XL Raih Predikat Jaringan Seluler Terbaik Indonesia 2026 versi Ookla
Untuk pertama kalinya, XL dinobatkan sebagai Best Mobile Network in Indonesia 2026 pada Ookla®? Speedtest Awards™? H1 2026. Tak hanya itu, XL juga memborong tiga penghargaan lain.
Senin, 03 Agu 2026 18:02
Ekbis
Indosat Bukukan Pertumbuhan Double Digit, AI Jadi Motor Bisnis Baru
Indosat menghadirkan berbagai fitur berbasis AI, seperti Anti-Spam, Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, dan Adobe Express, untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, serta keamanan pengguna.
Rabu, 29 Jul 2026 16:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
2
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
3
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
4
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
5
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
2
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
3
Bright Gas Jadi Alternatif Energi Pompa Irigasi Petani Gowa
4
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
5
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta