UMKM Naik Kelas, PT Semen Tonasa Gelar Pelatihan untuk Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Minggu, 28 Sep 2025 17:25
PT Semen Tonasa melaksanakan program UMKM Naik Kelas – Pelatihan Mitra Binaan 2025, yang digelar pada 25–30 September 2025 di gedung diklat perusahaan tersebut. Foto/Istimewa
PANGKEP - PT Semen Tonasa melalui unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Komitmen ini diwujudkan melalui program UMKM Naik Kelas – Pelatihan Mitra Binaan 2025, yang digelar pada 25–30 September 2025 di Gedung Diklat PT Semen Tonasa.
Mengusung tema “Tumbuh Bersama, Kuat Bersama: Optimalisasi Potensi UMK Binaan PT Semen Tonasa”, program ini dirancang sebagai wadah pembelajaran, pendampingan, dan penguatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing, berinovasi, serta berkembang secara berkelanjutan.
Kegiatan ini dibuka oleh SM TJSL PT Semen Tonasa, Andita Sely Bestoro, yang menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha kecil.
Ia menjelaskan program ini merupakan wujud komitmen PT Semen Tonasa dalam membangun ekosistem UMK yang tangguh dan berdaya saing di Kabupaten Pangkep. Melalui pendekatan bertahap, pihaknya tidak hanya menghadirkan ruang belajar bersama, tetapi juga menciptakan mekanisme penguatan yang sistematis sesuai tantangan yang dihadapi para pelaku UMK.
"Kurikulum dirancang secara adaptif berdasarkan level dan kebutuhan masing-masing UMK, dilengkapi dengan indikator keberhasilan serta metode penilaian yang jelas untuk mengukur proses naik kelas. Dengan demikian, program ini menjadi strategi berkelanjutan untuk memastikan UMK binaan mampu tumbuh, berkembang, dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah," ujar dia.
Senada dengan itu, GM Komunikasi, Legal, dan General Affairs (KLGA) PT Semen Tonasa, Muh. Akhdharisa, turut menekankan pentingnya peran UMKM dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah.
“Semen Tonasa tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan UMKM binaan memiliki ruang tumbuh yang lebih luas, sehingga keberadaannya tidak hanya mendukung perekonomian keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem pembangunan daerah,” jelasnya.
Salah satu peserta pelatihan, Nuryati dari Nuri Collection, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dan belum pernah mereka dapatkan sebelumnya.
"Harapan saya untuk Semen Tonasa, mungkin ke depannya akan lebih baik lagi untuk menambah UMKM yang dari bawah bisa naik kelas lagi," pungkasnya.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, seperti:
• Dewi Arini Ahyar (Konsultan Partnership)
• Muhammad Yusri (Konsultan Kemasan)
• Bacthiar Baso (Konsultan Koperasi & UMKM)
• Rizki Amalia (Konsultan Keuangan)
Materi yang disampaikan meliputi strategi kemitraan, pengembangan kemasan produk, penguatan kelembagaan koperasi & UMKM, serta manajemen keuangan yang lebih profesional.
Dengan semangat “Tumbuh Bersama, Kuat Bersama”, PT Semen Tonasa optimistis program ini akan melahirkan UMKM binaan yang naik kelas, memiliki daya saing tinggi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Pangkep dan sekitarnya.
Mengusung tema “Tumbuh Bersama, Kuat Bersama: Optimalisasi Potensi UMK Binaan PT Semen Tonasa”, program ini dirancang sebagai wadah pembelajaran, pendampingan, dan penguatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu bersaing, berinovasi, serta berkembang secara berkelanjutan.
Kegiatan ini dibuka oleh SM TJSL PT Semen Tonasa, Andita Sely Bestoro, yang menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar, khususnya pelaku usaha kecil.
Ia menjelaskan program ini merupakan wujud komitmen PT Semen Tonasa dalam membangun ekosistem UMK yang tangguh dan berdaya saing di Kabupaten Pangkep. Melalui pendekatan bertahap, pihaknya tidak hanya menghadirkan ruang belajar bersama, tetapi juga menciptakan mekanisme penguatan yang sistematis sesuai tantangan yang dihadapi para pelaku UMK.
"Kurikulum dirancang secara adaptif berdasarkan level dan kebutuhan masing-masing UMK, dilengkapi dengan indikator keberhasilan serta metode penilaian yang jelas untuk mengukur proses naik kelas. Dengan demikian, program ini menjadi strategi berkelanjutan untuk memastikan UMK binaan mampu tumbuh, berkembang, dan memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah," ujar dia.
Senada dengan itu, GM Komunikasi, Legal, dan General Affairs (KLGA) PT Semen Tonasa, Muh. Akhdharisa, turut menekankan pentingnya peran UMKM dalam mendorong kemandirian ekonomi daerah.
“Semen Tonasa tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan UMKM binaan memiliki ruang tumbuh yang lebih luas, sehingga keberadaannya tidak hanya mendukung perekonomian keluarga, tetapi juga menjadi bagian penting dari ekosistem pembangunan daerah,” jelasnya.
Salah satu peserta pelatihan, Nuryati dari Nuri Collection, mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pelatihan ini. Menurutnya, materi yang diberikan sangat relevan dan belum pernah mereka dapatkan sebelumnya.
"Harapan saya untuk Semen Tonasa, mungkin ke depannya akan lebih baik lagi untuk menambah UMKM yang dari bawah bisa naik kelas lagi," pungkasnya.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten, seperti:
• Dewi Arini Ahyar (Konsultan Partnership)
• Muhammad Yusri (Konsultan Kemasan)
• Bacthiar Baso (Konsultan Koperasi & UMKM)
• Rizki Amalia (Konsultan Keuangan)
Materi yang disampaikan meliputi strategi kemitraan, pengembangan kemasan produk, penguatan kelembagaan koperasi & UMKM, serta manajemen keuangan yang lebih profesional.
Dengan semangat “Tumbuh Bersama, Kuat Bersama”, PT Semen Tonasa optimistis program ini akan melahirkan UMKM binaan yang naik kelas, memiliki daya saing tinggi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Pangkep dan sekitarnya.
(TRI)
Berita Terkait
News
Perkuat Budaya Kepatuhan, Semen Tonasa Bekali 100 Karyawan dengan Diklat Legal
PT Semen Tonasa terus memperkuat budaya kepatuhan (compliance) dan penerapan Good Corporate Governance (GCG) melalui penyelenggaraan Diklat Legal for Non Legal.
Senin, 29 Jun 2026 09:24
Ekbis
Dukung Ekonomi Lokal, Pertamina Fasilitasi UMKM di Ajang 'Bola Gembira'
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Kamis, 25 Jun 2026 21:41
Ekbis
Semen Tonasa & PLN Perkuat Sinergi untuk Keandalan Pasokan Listrik
PT Semen Tonasa terus memperkuat kolaborasi dengan PT PLN dalam upaya menjaga keandalan pasokan energi yang menjadi penopang utama aktivitas produksi perusahaan.
Selasa, 23 Jun 2026 21:15
Ekbis
BEST 1 Makassar Himpun Lebih dari 1.000 UMKM, Dorong Pengusaha Lokal Naik Kelas
Lebih dari 1.000 pelaku UMKM dan pengusaha Muslim dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan hingga kawasan Indonesia Timur menghadiri Business Excellence Summit and Talk (BEST) 1 Makassar.
Senin, 22 Jun 2026 15:58
News
Semen Tonasa - FEB UMI Komitmen Perkuat Sinergi Pendidikan & Industri
Rombongan FEB UMI dipimpin langsung oleh Dekan FEB UMI, Muhammad Syafi'i A. Basalamah, bersama sejumlah staf akademik. Kehadiran mereka disambut oleh Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis.
Jum'at, 19 Jun 2026 14:14
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
2
Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Kepala Sekolah
3
Atlet Makassar Raih Prestasi di Kejurnas Atletik 2026
4
Jalan Lingkar Unhas Dibeton, Gubernur Sulsel Percepat Akses Alternatif Warga Tamalanrea
5
Bedah Isu Krusial Undang-undang Baru, Tim Penyuluh Hukum Edukasi WBP Lapas Parepare
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Kasus Islamic Center Malili Belum Ditangani, Aktivis Nilai Penegakan Hukum Mandek
2
Wali Kota Makassar Perintahkan Inspektorat Periksa Dugaan Pungli Kepala Sekolah
3
Atlet Makassar Raih Prestasi di Kejurnas Atletik 2026
4
Jalan Lingkar Unhas Dibeton, Gubernur Sulsel Percepat Akses Alternatif Warga Tamalanrea
5
Bedah Isu Krusial Undang-undang Baru, Tim Penyuluh Hukum Edukasi WBP Lapas Parepare