Naik Signifikan, Ribuan SPKLU Siap Dukung Kendaraan Listrik
Senin, 09 Feb 2026 20:06
Pengguna kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) kini dapat menikmati pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan bebas khawatir kehabisan daya. Foto: Istimewa
JAKARTA - Pengguna kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) kini dapat menikmati pengalaman perjalanan yang semakin nyaman dan bebas khawatir kehabisan daya.
Sepanjang 2025, PT PLN (Persero) bersama mitra menghadirkan 4.655 mesin SPKLU di berbagai wilayah Indonesia, meningkat sekitar 44% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 3.223 unit.
Pertumbuhan jumlah SPKLU dibarengi dengan sebaran lokasi yang semakin luas. Pada 2025, jangkauan SPKLU tercatat telah beroperasi di 3.007 titik lokasi, naik signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.192 lokasi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa peningkatan jumlah SPKLU ini merupakan komitmen perseroan dalam mendukung instruksi pemerintah dalam mempercepat ekosistem EV di tanah air.
Hal ini selaras dengan agenda transisi energi dalam menekan emisi karbon di sektor transportasi. "Sejalan dengan instruksi pemerintah untuk mendorong adopsi EV di tanah air, PLN berkomitmen penuh menjadi garda terdepan dalam menyediakan infrastruktur charging station yang andal.
"Dengan ketersediaan SPKLU yang semakin masif dan merata, kami ingin memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik," ujar Darmawan.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa upaya pemutakhiran teknologi pada SPKLU juga terus dilakukan.
Tercatat, saat ini telah tersedia 633 unit Ultra Fast Charging, 482 unit Fast Charging, 2.681 unit Medium Charging, serta 859 unit Standard Charging. "Kami tidak hanya fokus di kuantitas, tapi juga kualitas layanan. Hadirnya teknologi pengisian daya yang lebih cepat diharapkan dapat mengurangi range anxiety para pengguna EV," jelas Adi.
Di sisi lain, minat masyarakat terhadap layanan Home Charging Services (HCS) PLN juga melonjak tajam. Hingga akhir 2025, tercatat 70.250 pelanggan telah menggunakan layanan HCS, meningkat pesat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 32.215 pelanggan.
Pertumbuhan HCS ini didorong oleh berbagai program stimulus yang ditawarkan PLN, seperti promo diskon 50% untuk biaya pasang baru maupun tambah daya serta diskon tarif tenaga listrik sebesar 30% bagi pengisian daya pada pukul 22.00–05.00 WIB, yang berlaku sejak 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.
Selain memperkuat infrastruktur fisik, PLN juga mengoptimalkan layanan digital Electric Vehicle Digital Services (EVDS) pada aplikasi PLN Mobile sebagai pendukung operasional pengguna.
Melalui fitur Trip Planner, pengguna kendaraan listrik dapat merencanakan rute perjalanan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan lokasi SPKLU, sementara fitur AntreEV membantu mengatur antrean pengisian daya agar layanan tetap tertib di tengah lonjakan mobilitas.
"Seiring dengan ekosistem EV yang terus bertumbuh, kami akan terus meningkatkan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik melalui penguatan infrastruktur di berbagai wilayah dan layanan digital yang semakin solid," tutup Adi.
Sepanjang 2025, PT PLN (Persero) bersama mitra menghadirkan 4.655 mesin SPKLU di berbagai wilayah Indonesia, meningkat sekitar 44% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 3.223 unit.
Pertumbuhan jumlah SPKLU dibarengi dengan sebaran lokasi yang semakin luas. Pada 2025, jangkauan SPKLU tercatat telah beroperasi di 3.007 titik lokasi, naik signifikan dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.192 lokasi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa peningkatan jumlah SPKLU ini merupakan komitmen perseroan dalam mendukung instruksi pemerintah dalam mempercepat ekosistem EV di tanah air.
Hal ini selaras dengan agenda transisi energi dalam menekan emisi karbon di sektor transportasi. "Sejalan dengan instruksi pemerintah untuk mendorong adopsi EV di tanah air, PLN berkomitmen penuh menjadi garda terdepan dalam menyediakan infrastruktur charging station yang andal.
"Dengan ketersediaan SPKLU yang semakin masif dan merata, kami ingin memberikan rasa aman serta kenyamanan bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik," ujar Darmawan.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto menyampaikan bahwa upaya pemutakhiran teknologi pada SPKLU juga terus dilakukan.
Tercatat, saat ini telah tersedia 633 unit Ultra Fast Charging, 482 unit Fast Charging, 2.681 unit Medium Charging, serta 859 unit Standard Charging. "Kami tidak hanya fokus di kuantitas, tapi juga kualitas layanan. Hadirnya teknologi pengisian daya yang lebih cepat diharapkan dapat mengurangi range anxiety para pengguna EV," jelas Adi.
Di sisi lain, minat masyarakat terhadap layanan Home Charging Services (HCS) PLN juga melonjak tajam. Hingga akhir 2025, tercatat 70.250 pelanggan telah menggunakan layanan HCS, meningkat pesat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 32.215 pelanggan.
Pertumbuhan HCS ini didorong oleh berbagai program stimulus yang ditawarkan PLN, seperti promo diskon 50% untuk biaya pasang baru maupun tambah daya serta diskon tarif tenaga listrik sebesar 30% bagi pengisian daya pada pukul 22.00–05.00 WIB, yang berlaku sejak 1 Juli 2025 hingga 30 Juni 2026.
Selain memperkuat infrastruktur fisik, PLN juga mengoptimalkan layanan digital Electric Vehicle Digital Services (EVDS) pada aplikasi PLN Mobile sebagai pendukung operasional pengguna.
Melalui fitur Trip Planner, pengguna kendaraan listrik dapat merencanakan rute perjalanan dengan mempertimbangkan jarak tempuh dan lokasi SPKLU, sementara fitur AntreEV membantu mengatur antrean pengisian daya agar layanan tetap tertib di tengah lonjakan mobilitas.
"Seiring dengan ekosistem EV yang terus bertumbuh, kami akan terus meningkatkan kesiapan layanan pengisian kendaraan listrik melalui penguatan infrastruktur di berbagai wilayah dan layanan digital yang semakin solid," tutup Adi.
(GUS)
Berita Terkait
News
Tarif Listrik Tetap, PLN Siap Jaga Keandalan Layanan
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN untuk Triwulan III 2026 atau periode Juli–September tetap.
Jum'at, 03 Jul 2026 19:35
Ekbis
Semen Tonasa & PLN Perkuat Sinergi untuk Keandalan Pasokan Listrik
PT Semen Tonasa terus memperkuat kolaborasi dengan PT PLN dalam upaya menjaga keandalan pasokan energi yang menjadi penopang utama aktivitas produksi perusahaan.
Selasa, 23 Jun 2026 21:15
Sulsel
Ekosistem EV di Parepare Kian Matang: Charging Cepat, Menunggu Nyaman
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Parepare tidak hanya hadir sebagai tempat pengisian daya, tetapi juga berkembang menjadi ruang tunggu yang nyaman bagi pengguna.
Rabu, 10 Jun 2026 15:29
Sulsel
PLN Hadirkan Listrik untuk Petani di Bone, Produktivitas Naik dan Biaya Operasional Turun sampai 74 Persen
Di tengah hamparan kebun bawang yang hijau, langkah PT PLN (Persero) melalui program Electrifying Agriculture (EA) menghadirkan perubahan nyata bagi petani.
Selasa, 28 Apr 2026 17:42
Ekbis
Srikandi PLN UIP Sulawesi Berkebaya di Hari Kartini, Wujud Semangat Perempuan Berdaya
Dalam rangka memperingati Hari Kartini pada Selasa (21/4), PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi menghadirkan nuansa kebersamaan di lingkungan kerja dengan mengenakan kebaya bagi pegawai perempuan
Kamis, 23 Apr 2026 11:53
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Masih Penasaran, Atlet Bulutangkis Manado Tembus Semifinal Audisi Umum PB Djarum di Makassar
2
Program Bank Sampah FIFGROUP Dorong Warga Makassar Kelola Sampah Lebih Produktif
3
Pajak Perolehan Tanah Dipotong 75 Persen, Bapenda Sebut Pertama Kali Diterapkan
4
Aksi Mahasiswi Unibos Bagikan Makanan untuk Petugas Kebersihan Tuai Apresiasi
5
Polres Bantaeng Sita 26,84 Gram Sabu, Dua Warga Jeneponto Ditangkap
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Masih Penasaran, Atlet Bulutangkis Manado Tembus Semifinal Audisi Umum PB Djarum di Makassar
2
Program Bank Sampah FIFGROUP Dorong Warga Makassar Kelola Sampah Lebih Produktif
3
Pajak Perolehan Tanah Dipotong 75 Persen, Bapenda Sebut Pertama Kali Diterapkan
4
Aksi Mahasiswi Unibos Bagikan Makanan untuk Petugas Kebersihan Tuai Apresiasi
5
Polres Bantaeng Sita 26,84 Gram Sabu, Dua Warga Jeneponto Ditangkap