Ngopi Tak Bikin Kantong Jebol, Komar Hadir di Kawasan Kantor Pos Pettarani Makassar
Senin, 08 Jun 2026 21:30
Kopi masyarakat ini kini sudah membuka cabang terbaru di Jalan AP Pettarani, tepatnya di kawasan Kantor Pos, Senin (08/06/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Mau ngopi enak tapi tak bikin kantong jebol? Komar adalah pilihannya. Kopi masyarakat ini kini sudah membuka cabang terbaru di Jalan AP Pettarani, tepatnya di kawasan Kantor Pos, Senin (08/06/2026).
Kehadiran outlet baru ini menjadi bagian dari ekspansi Komar yang terus memperluas jangkauan layanannya di Kota Daeng. Berada di salah satu ruas jalan tersibuk di Makassar, outlet ini diharapkan dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang ingin menikmati kopi berkualitas dengan harga terjangkau.
Sebagai bagian dari perayaan grand opening, Komar menggelar aksi berbagi kopi gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi. Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari warga yang antusias menyambut kehadiran cabang baru brand kopi lokal tersebut.
Pengelola Komar AP Pettarani, Muh. Khalil Athallah Rahman Mardan, mengatakan pihaknya menyiapkan 500 cup kopi untuk dibagikan kepada masyarakat selama hari pembukaan.
“Sebanyak 500 cup kami bagikan. Pembagian dilakukan setiap selesai waktu salat. Untuk hari ini full gratis, besok ada promo beli satu gratis satu, dan hari ketiga baru penjualan normal,” ujar Khalil saat ditemui di lokasi.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Komar untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan cabang barunya kepada warga Makassar.
Antusiasme warga terlihat sejak awal pembukaan. Banyak pengendara dan masyarakat sekitar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencicipi kopi yang dibagikan secara cuma-cuma.
“Senang sekali Komar buka di Pettarani. Lokasinya strategis di kawasan Kantor Pos dan buka 24 jam. Ini bisa jadi tempat andalan baru tanpa perlu khawatir kantong jebol,” ujar Udin, salah seorang warga Makassar.
Salah satu menu yang menjadi favorit pelanggan adalah Kopi Susu Indonesia (KSI). Minuman ini memadukan kopi lokal berkualitas dengan susu creamy dan manisnya gula aren. Menu tersebut dibanderol dengan harga Rp13 ribu per gelas, menjadikannya salah satu pilihan kopi yang ramah di kantong.
Selain tersedia dalam varian dingin, KSI juga hadir dalam versi hangat serta kemasan botol ukuran 500 ml seharga Rp33 ribu dan 1.000 ml seharga Rp60 ribu yang cocok dinikmati bersama keluarga maupun teman.
Tak hanya menawarkan kopi, Komar juga menghadirkan sejumlah minuman non-kopi yang menjadi favorit pelanggan, salah satunya Tehsuren, teh tarik premium dengan foam lembut yang dibanderol dengan harga Rp13 ribu.
Keunikan lain yang menjadi ciri khas Komar adalah penamaan menu yang sederhana, akrab, dan mudah diingat, seperti Kopisang (Kopi Pisang) dan Koplo (Kopi Lotus). Konsep tersebut menjadi bagian dari strategi branding yang membuat Komar semakin dekat dengan pelanggan, khususnya kalangan anak muda.
Menjawab kebutuhan masyarakat yang beraktivitas hingga larut malam, outlet Komar AP Pettarani beroperasi selama 24 jam penuh. Kehadiran layanan tanpa henti ini diharapkan dapat menjadi tempat singgah bagi pekerja, mahasiswa, hingga pengguna jalan yang membutuhkan kopi kapan saja.
Meski beroperasi sepanjang hari, Komar tetap mempertahankan nilai-nilai religius dalam aktivitas usahanya. Operasional kedai akan berhenti sejenak setiap memasuki waktu salat agar kru maupun pelanggan memiliki kesempatan untuk beribadah.
Manajemen Komar menyebutkan bahwa kehadiran mereka berangkat dari keyakinan sederhana bahwa kopi berkualitas harus bisa dinikmati siapa saja dengan harga yang terjangkau.
“Komar lahir dari keyakinan sederhana: kopi yang enak harus bisa dinikmati kapan saja, tanpa perlu berpakaian khusus atau merogoh kocek dalam-dalam. Di balik setiap cangkir Komar, ada komitmen untuk menjaga konsistensi rasa, pelayanan yang cepat, dan suasana yang nyaman tanpa pretensi,” tulis manajemen dalam profil singkatnya.
Dari sebuah brand lokal yang tumbuh di Makassar hingga kini memiliki puluhan outlet, Komar terus berupaya hadir dekat dengan keseharian masyarakat. Melalui cabang terbaru di AP Pettarani, Komar ingin memperkuat posisinya bukan hanya sebagai kedai kopi, tetapi juga sebagai teman perjalanan dan ruang singgah bagi warga Makassar.
Kehadiran outlet baru ini menjadi bagian dari ekspansi Komar yang terus memperluas jangkauan layanannya di Kota Daeng. Berada di salah satu ruas jalan tersibuk di Makassar, outlet ini diharapkan dapat menjadi pilihan baru bagi masyarakat yang ingin menikmati kopi berkualitas dengan harga terjangkau.
Sebagai bagian dari perayaan grand opening, Komar menggelar aksi berbagi kopi gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi. Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari warga yang antusias menyambut kehadiran cabang baru brand kopi lokal tersebut.
Pengelola Komar AP Pettarani, Muh. Khalil Athallah Rahman Mardan, mengatakan pihaknya menyiapkan 500 cup kopi untuk dibagikan kepada masyarakat selama hari pembukaan.
“Sebanyak 500 cup kami bagikan. Pembagian dilakukan setiap selesai waktu salat. Untuk hari ini full gratis, besok ada promo beli satu gratis satu, dan hari ketiga baru penjualan normal,” ujar Khalil saat ditemui di lokasi.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Komar untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan cabang barunya kepada warga Makassar.
Antusiasme warga terlihat sejak awal pembukaan. Banyak pengendara dan masyarakat sekitar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencicipi kopi yang dibagikan secara cuma-cuma.
“Senang sekali Komar buka di Pettarani. Lokasinya strategis di kawasan Kantor Pos dan buka 24 jam. Ini bisa jadi tempat andalan baru tanpa perlu khawatir kantong jebol,” ujar Udin, salah seorang warga Makassar.
Salah satu menu yang menjadi favorit pelanggan adalah Kopi Susu Indonesia (KSI). Minuman ini memadukan kopi lokal berkualitas dengan susu creamy dan manisnya gula aren. Menu tersebut dibanderol dengan harga Rp13 ribu per gelas, menjadikannya salah satu pilihan kopi yang ramah di kantong.
Selain tersedia dalam varian dingin, KSI juga hadir dalam versi hangat serta kemasan botol ukuran 500 ml seharga Rp33 ribu dan 1.000 ml seharga Rp60 ribu yang cocok dinikmati bersama keluarga maupun teman.
Tak hanya menawarkan kopi, Komar juga menghadirkan sejumlah minuman non-kopi yang menjadi favorit pelanggan, salah satunya Tehsuren, teh tarik premium dengan foam lembut yang dibanderol dengan harga Rp13 ribu.
Keunikan lain yang menjadi ciri khas Komar adalah penamaan menu yang sederhana, akrab, dan mudah diingat, seperti Kopisang (Kopi Pisang) dan Koplo (Kopi Lotus). Konsep tersebut menjadi bagian dari strategi branding yang membuat Komar semakin dekat dengan pelanggan, khususnya kalangan anak muda.
Menjawab kebutuhan masyarakat yang beraktivitas hingga larut malam, outlet Komar AP Pettarani beroperasi selama 24 jam penuh. Kehadiran layanan tanpa henti ini diharapkan dapat menjadi tempat singgah bagi pekerja, mahasiswa, hingga pengguna jalan yang membutuhkan kopi kapan saja.
Meski beroperasi sepanjang hari, Komar tetap mempertahankan nilai-nilai religius dalam aktivitas usahanya. Operasional kedai akan berhenti sejenak setiap memasuki waktu salat agar kru maupun pelanggan memiliki kesempatan untuk beribadah.
Manajemen Komar menyebutkan bahwa kehadiran mereka berangkat dari keyakinan sederhana bahwa kopi berkualitas harus bisa dinikmati siapa saja dengan harga yang terjangkau.
“Komar lahir dari keyakinan sederhana: kopi yang enak harus bisa dinikmati kapan saja, tanpa perlu berpakaian khusus atau merogoh kocek dalam-dalam. Di balik setiap cangkir Komar, ada komitmen untuk menjaga konsistensi rasa, pelayanan yang cepat, dan suasana yang nyaman tanpa pretensi,” tulis manajemen dalam profil singkatnya.
Dari sebuah brand lokal yang tumbuh di Makassar hingga kini memiliki puluhan outlet, Komar terus berupaya hadir dekat dengan keseharian masyarakat. Melalui cabang terbaru di AP Pettarani, Komar ingin memperkuat posisinya bukan hanya sebagai kedai kopi, tetapi juga sebagai teman perjalanan dan ruang singgah bagi warga Makassar.
(UMI)
Berita Terkait
News
Cerita di Balik Aroma Kopi Oishii: Transformasi Ekonomi Petani Batui Bersama PLN UIP Sulawesi
Kisah Fadly dan Kopi Batui Oishii menjadi bukti bahwa kolaborasi yang tepat mampu mendorong transformasi ekonomi masyarakat.
Sabtu, 30 Mei 2026 23:41
News
Kopi, Canda, Merdeka! Cara Komunitas Warkop 183 Peringati HUT RI ke-80
Menjelang peringatan hari ulang tahun (HUT) RI Ke-80 pada 17 Agustus 2025, berbagai komunitas memperingati dengan cara yang unik dan berkesan.
Sabtu, 16 Agu 2025 07:13
News
Ciptakan Wirausaha, FIMA Education Gelar Basic Barista Training
Bagi para pecinta kopi, membuat kopi yang lezat dan berkualitas tinggi bukanlah hal yang mudah. Namun, kini ada kesempatan untuk meningkatkan keterampilan pembuatan kopi melalui pelatihan virtual
Kamis, 17 Jul 2025 10:43
Ekbis
PLN Dukung Perekonomian Petani Banggai Lewat 'Kopi Batui': Tanam Harapan di Bawah Menara
Melalui program PLN Peduli, PLN melaksanakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan mendukung pengembangan usaha kopi oleh kelompok tani di Desa Nonong, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai.
Kamis, 19 Jun 2025 11:38
Lifestyle
Juara Dunia Kopi Martin Wolfl Meriahkan Soft Opening Cabang Kedua Sachi Indonesia di Makassar
Juara World Brewers Cup 2024, Martin Wölfl, hadir langsung pada acara soft opening cabang kedua Sachi Indonesia di Kota Makassar, tepatnya di Jalan Haji Bau, Rabu (21/5/2025).
Rabu, 21 Mei 2025 13:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
5
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Hadirkan Pakar Dunia dalam Konferensi Internasional Pembangunan Berkelanjutan
2
PKS Desak Pemkot Makassar Siapkan Solusi Bagi Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri
3
Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Maros, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan
4
Pengaspalan hingga Drainase Dikebut, Pemprov Sulsel Percepat Pembangunan Jalan Strategis
5
Pupuk Indonesia Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Sesuai Prinsip 7T