Bengkel Binaan Yayasan AHM Catat Omzet Rp7,9 Miliar, Perkuat Ekonomi Daerah

Sabtu, 27 Jun 2026 17:40
Bengkel Binaan Yayasan AHM Catat Omzet Rp7,9 Miliar, Perkuat Ekonomi Daerah
Kinerja 24 bengkel binaan Yayasan AHM sepanjang satu tahun terakhir membukukan total omzet lebih dari Rp7,9 miliar. Foto/Istimewa
Comment
Share
LAMPUNG - Program pembinaan bengkel yang dijalankan Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) terus menunjukkan dampak nyata bagi perekonomian masyarakat. Melalui Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP), bengkel binaan tidak hanya berkembang sebagai pusat layanan sepeda motor, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah dengan membuka lapangan kerja dan menjadi tempat belajar bagi generasi muda.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas peserta, Yayasan AHM menggelar pelatihan lanjutan pada 25–26 Juni 2026 di Bandar Lampung. Pelatihan tersebut membekali para pemilik bengkel dengan kompetensi teknis maupun manajerial guna meningkatkan produktivitas serta daya saing usaha.

Hasil pembinaan tersebut tercermin dari kinerja 24 bengkel binaan yang sepanjang satu tahun terakhir membukukan total omzet lebih dari Rp7,9 miliar. Selain itu, jaringan bengkel tersebut telah menyerap 43 tenaga kerja, memperlihatkan kontribusi program terhadap peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat.

Sejumlah peserta juga berhasil mengembangkan usahanya dengan membuka cabang baru. MAN Motor di Yogyakarta dan Bali Motor di Bali menjadi contoh bengkel binaan yang mampu melakukan ekspansi. Di sisi lain, bengkel-bengkel tersebut turut mendukung pengembangan sumber daya manusia dengan menerima siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Salah satu peserta, Agus Eka Guncara Bisma, pemilik Bengkel Bali Motor di Karangasem, Bali, mengaku pendampingan dari Yayasan AHM berperan besar dalam perkembangan usahanya. Kini, bengkel yang dikelolanya mempekerjakan tujuh karyawan dan melayani pelanggan yang semakin luas.

"Pendampingan dan penguatan kompetensi yang diberikan Yayasan AHM membantu saya mengembangkan usaha sehingga omzet meningkat dan jangkauan pelanggan menjadi lebih luas. Seiring perkembangan usaha, kami juga dapat membuka peluang kerja dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, termasuk bagi siswa SMK almamater saya, SMK Negeri 1 Manggis, Karangasem, Bali," ujar Agus.

Tingkatkan Kapasitas Pengelolaan Bengkel
Tahun ini, Yayasan AHM kembali memberikan pelatihan pengembangan bisnis kepada 18 pemilik bengkel binaan yang berasal dari Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Kalimantan Selatan.

Mengangkat tema "Tingkatkan Kapasitas, Menuju Bengkel Berkualitas", pelatihan difokuskan pada penguatan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, pemasaran, serta pemanfaatan teknologi digital agar para peserta mampu mengelola usaha secara lebih profesional.

Selain pembelajaran di kelas, peserta mengikuti sesi Selling & Survival Challenge untuk mengasah kemampuan komunikasi, kreativitas, kerja sama tim, hingga keterampilan menjual dalam situasi nyata. Mereka juga mengunjungi Bengkel Arizal Service di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, guna mempelajari praktik terbaik dalam pengelolaan usaha, peningkatan layanan, dan strategi pengembangan bisnis.

Ketua Yayasan AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan keberhasilan sebuah bengkel tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis mekanik, tetapi juga oleh kualitas kepemimpinan pemilik usaha dalam membangun tim, menjaga hubungan dengan pelanggan, dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.

"Program ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin para generasi muda pemilik bengkel binaan tidak hanya menjadi mekanik yang andal, tetapi juga menjadi wirausaha yang mampu memimpin tim, memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, serta mengembangkan usahanya secara mandiri," kata Muhibbuddin.

Dalam kesempatan tersebut, Yayasan AHM juga memberikan apresiasi kepada tiga bengkel binaan terbaik periode 2025–2026. Bali Motor dari Karangasem meraih penghargaan Best Performance tingkat Pramandiri, Arizal Service dari Tulang Bawang memperoleh Best Performance tingkat Madya, sedangkan Zul Motor dari Serang menerima penghargaan Best Compliance.

Melalui AHYPP yang berada di bawah payung program Sinergi Bagi Negeri, Yayasan AHM terus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam menciptakan pekerjaan layak, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperluas akses pembelajaran dan pengembangan keterampilan bagi masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru