PLN Gelar Parade Motor Listrik: Keliling Makassar Tanpa Asap dan Lebih Hemat
Rabu, 07 Jun 2023 20:41
General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch. Andy Adchaminoerdin, turun langsung berpartisipasi pada parade motor listrik dengan berkeliling Kota Makassar. Foto/Dok PLN
MAKASSAR - PT PLN (Persero) menggelar parade motor listrik di Kota Makassar. Kegiatan itu semakin menunjukkan komitmen perseroan sebagai pionir dalam upaya mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik.
Manajemen PLN, Chief Executive Officer Elders Elettrico Heret Frasthio, bersama Komunitas Kendaraan Listrik di Makassar memulai rute dari Kantor PLN Kantor Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar dan berakhir di Nipah Park.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan parade dengan menggunakan motor listrik menjadi ajang sosialisasi yang dinilai efektif. Toh, warga bisa melihat langsung bentuk fisik sepeda motor listrik dan keunggulan lain, yaitu tidak menimbulkan suara berisik dan tidak berasap.
"Kegiatan berkeliling dengan menggunakan motor listrik sebagai upaya PLN untuk mengenalkan keunggulan penggunaan motor listrik kepada masyarakat," kata Andy.
Ia berharap dengan kegiatan ini dapat mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik, sekaligus menumbuhkan kesadaran penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan, yang selaras dengan target emisi nol karbon.
Dipaparkan bahwa untuk 1 liter bahan bakar minyak (BBM) setara dengan 1,5 kilowatt hour (kWh) listrik. Emisi karbon 1 liter BBM setara dengan 2,4 kilogram (kg) CO2e, sedangkan 1,5 kWh listrik emisinya setara 1,5 kg CO2e.
Selain ramah lingkungkan, biaya operasional motor listrik jauh lebih murah dibandingkan motor konvensional. Untuk motor konvensional dengan jarak tempuh 40 kilometer (km) menghabiskan 1 liter BBM, sedangkan motor listrik dengan jarak sama menghabiskan 1 kWh.
Pengguna motor listrik hanya memerlukan biaya Rp1.699,53 per kWh untuk menempuh jarak 40 km sedangkan motor konvensional bisa menghabiskan sekitar Rp13 ribu per liter untuk menempuh jarak yang sama. Artinya pengguna motor listrik dapat menghemat biaya operasional sampai 86%.
"Kami tentunya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Melalui kegiatan ini, bisa mengedukasi masyarakat untuk bisa mengonversi kendaraanya dari mesin biasa ke mesin listrik sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan era kendaraan listrik," kata Marketing Assistant Manager Kalla Kars, Ryan Fachryansyah.
Ryan menambahkan selain ramah lingkungan, keunggulan pemakaian motor listrik yakni penghematan biaya operasional serta perawatannya yang lebih hemat.
Perwakilan Elders Electtrico Makassar sekaligus Komunitas Vespa Konversi, Muh Farhan Fais, mengaku antusias dengan kegiatan keliling menggunakan motor listrik.
"Senang rasanya bisa berpartisipasi dalam acara ini. Sampai saat ini pengguna kendaraan listrik semakin meningkat, karena ramah lingkungan dan biaya operasional lebih murah dari motor konvensional. Kami berharap makin boomingnya pengguna kendaraan listrik di masyarakat," ujar Farhan.
Manajemen PLN, Chief Executive Officer Elders Elettrico Heret Frasthio, bersama Komunitas Kendaraan Listrik di Makassar memulai rute dari Kantor PLN Kantor Unit Induk Distribusi (UID) Sulselrabar dan berakhir di Nipah Park.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch. Andy Adchaminoerdin, mengatakan parade dengan menggunakan motor listrik menjadi ajang sosialisasi yang dinilai efektif. Toh, warga bisa melihat langsung bentuk fisik sepeda motor listrik dan keunggulan lain, yaitu tidak menimbulkan suara berisik dan tidak berasap.
"Kegiatan berkeliling dengan menggunakan motor listrik sebagai upaya PLN untuk mengenalkan keunggulan penggunaan motor listrik kepada masyarakat," kata Andy.
Ia berharap dengan kegiatan ini dapat mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik, sekaligus menumbuhkan kesadaran penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan, yang selaras dengan target emisi nol karbon.
Dipaparkan bahwa untuk 1 liter bahan bakar minyak (BBM) setara dengan 1,5 kilowatt hour (kWh) listrik. Emisi karbon 1 liter BBM setara dengan 2,4 kilogram (kg) CO2e, sedangkan 1,5 kWh listrik emisinya setara 1,5 kg CO2e.
Selain ramah lingkungkan, biaya operasional motor listrik jauh lebih murah dibandingkan motor konvensional. Untuk motor konvensional dengan jarak tempuh 40 kilometer (km) menghabiskan 1 liter BBM, sedangkan motor listrik dengan jarak sama menghabiskan 1 kWh.
Pengguna motor listrik hanya memerlukan biaya Rp1.699,53 per kWh untuk menempuh jarak 40 km sedangkan motor konvensional bisa menghabiskan sekitar Rp13 ribu per liter untuk menempuh jarak yang sama. Artinya pengguna motor listrik dapat menghemat biaya operasional sampai 86%.
"Kami tentunya sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. Melalui kegiatan ini, bisa mengedukasi masyarakat untuk bisa mengonversi kendaraanya dari mesin biasa ke mesin listrik sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan era kendaraan listrik," kata Marketing Assistant Manager Kalla Kars, Ryan Fachryansyah.
Ryan menambahkan selain ramah lingkungan, keunggulan pemakaian motor listrik yakni penghematan biaya operasional serta perawatannya yang lebih hemat.
Perwakilan Elders Electtrico Makassar sekaligus Komunitas Vespa Konversi, Muh Farhan Fais, mengaku antusias dengan kegiatan keliling menggunakan motor listrik.
"Senang rasanya bisa berpartisipasi dalam acara ini. Sampai saat ini pengguna kendaraan listrik semakin meningkat, karena ramah lingkungan dan biaya operasional lebih murah dari motor konvensional. Kami berharap makin boomingnya pengguna kendaraan listrik di masyarakat," ujar Farhan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Momen Ramadan, 69 SPKLU PLN UID Sulselrabar Siap Layani Pengguna Mobil Listrik
PT PLN (Persero) telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan kelancaran pengguna mobil listrik di bulan Ramadan serta nantinya perjalanan pemudik kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) pada momen Idulfitri 1447 Hijriah.
Sabtu, 07 Mar 2026 19:19
Ekbis
Masuki Masa Peralihan Musim, PLN UID Sulselrabar Imbau Waspada Bahaya Listrik
PT PLN UID Sulselrabar mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi bahaya listrik apabila terjadi banjir atau genangan air.
Jum'at, 06 Mar 2026 15:16
Ekbis
PLN UID Sulselrabar Nyalakan Listrik untuk 336 Rumah Keluarga Prasejahtera
Bertepatan dengan Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) melalui program Light Up The Dream melaksanakan penyalaan listrik serentak kepada 336 warga di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat hingga Rabu, (4/3/2026).
Rabu, 04 Mar 2026 18:18
Ekbis
Tanpa Perantara, Estimasi Biaya Layanan Listrik Makin Transparan di PLN Mobile
PT PLN (Persero) terus memberikan kemudahan layanan kelistrikan bagi pelanggan di seluruh Tanah Air. Melalui Super Apps PLN Mobile
Senin, 02 Mar 2026 23:03
Ekbis
PLN UID Sulselrabar Siagakan 73 Posko Kelistrikan dan 2.315 Personel
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyiagakan 73 posko siaga kelistrikan dan 2.315 personel, guna menjaga pasokan listrik
Senin, 02 Mar 2026 15:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Islam Ibadah dan Islam Politik
2
Perluas Layanan Kemanusiaan, PMI Mariso Siap Perkuat Peran di Tingkat Kecamatan
3
Pemkot Makassar Batasi Mutasi ASN, Fokus Kendalikan Belanja Pegawai
4
LBH Pers Makassar Tuntut Kasus Kekerasan Jurnalis Dilanjutkan Lewat Praperadilan
5
PT Grand Puri Apresiasi Gubernur Kawal Proyek PSEL Makassar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Islam Ibadah dan Islam Politik
2
Perluas Layanan Kemanusiaan, PMI Mariso Siap Perkuat Peran di Tingkat Kecamatan
3
Pemkot Makassar Batasi Mutasi ASN, Fokus Kendalikan Belanja Pegawai
4
LBH Pers Makassar Tuntut Kasus Kekerasan Jurnalis Dilanjutkan Lewat Praperadilan
5
PT Grand Puri Apresiasi Gubernur Kawal Proyek PSEL Makassar