Samsung B2B Dorong Transformasi Digital Pemerintahan di HGS Day 2026 Makassar

Senin, 24 Agu 2026 10:32
Samsung B2B Dorong Transformasi Digital Pemerintahan di HGS Day 2026 Makassar
Yerli Lauranciani, Head of Sales Channel Samsung B2B Display, saat memberikan pemaparan terkait produk Samsung yang ditampilkan di HGS Day 2026. Foto/Tri Yari Kurniawan
Comment
Share
MAKASSAR - Samsung Electronics Indonesia mendorong pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat transformasi digital di sektor pemerintahan. Melalui HGS Day 2026 di Makassar, Samsung memperkenalkan rangkaian solusi B2B, mulai dari Interactive Flat Panel (IFP), Professional Business TV berbasis AI, hingga Galaxy Enterprise Edition dengan sistem keamanan Samsung Knox Portal.

Mengusung tema “The Age of AI: Transformation Live”, forum teknologi yang digelar bersama mitra bisnis Samsung, PT HND Gemilang Solusindo (HGS), di Hotel Claro Makassar, Rabu (19/8/2026) lalu, mempertemukan pejabat, pemangku kepentingan, dan pengambil kebijakan dari sektor pemerintahan.

Forum tersebut menjadi ajang untuk mengeksplorasi penerapan AI dan ekosistem digital terintegrasi dalam mendukung modernisasi alur kerja, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat keamanan data di lingkungan pemerintahan.

Dalam acara ini, Samsung menampilkan sejumlah perangkat dan solusi yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan digitalisasi instansi pemerintah.

Salah satunya adalah Interactive Flat Panel (IFP) WAFX Series yang dilengkapi fitur AI Write and Search. Papan tulis digital interaktif ini mendukung kolaborasi melalui kemampuan pemrosesan audio-visual, transkripsi rapat otomatis, dan penerjemahan secara real-time. Fitur tersebut dapat membantu pengguna mendokumentasikan hasil diskusi dan mempermudah komunikasi dalam rapat, ruang kerja, maupun command center.

Samsung juga memperkenalkan Professional Business TV BEFX-H Series. Perangkat display komersial ini menawarkan optimasi visual serta sejumlah fitur berbasis AI yang ditujukan untuk mendukung penyampaian informasi di area pelayanan publik maupun ruang kendali. Teknologi tersebut juga dirancang untuk membantu efisiensi penggunaan energi.

Di sisi mobilitas, Samsung menghadirkan Galaxy Enterprise Edition yang diperkuat solusi keamanan Samsung Knox Portal. Perangkat ini ditujukan bagi kebutuhan operasional perusahaan dan instansi dengan pengelolaan perangkat dalam skala besar, sekaligus memberikan perlindungan terhadap data dan komunikasi pengguna.

Integrasi AI dan sistem keamanan tersebut dinilai dapat membantu mengurangi pekerjaan administratif yang bersifat rutin. Otomatisasi transkripsi rapat, pengelolaan perangkat, hingga pengamanan data perangkat dapat memberi ruang bagi aparatur untuk lebih fokus pada pekerjaan strategis dan pelayanan publik.

“Infrastruktur digital di sektor publik dituntut tidak hanya canggih dan intuitif, tetapi juga harus memprioritaskan privasi serta keamanan data. Melalui sinergi dalam ajang HGS Day 2026 di Makassar, kami menghadirkan Interactive Flat Panel, Professional Business TV berbasis AI, serta Galaxy Enterprise Edition yang diperkuat Knox Portal untuk membantu instansi pemerintah menyederhanakan alur kerja yang kompleks, menjaga kerahasiaan informasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Yerli Lauranciani, Head of Sales Channel Samsung B2B Display.

Samsung menilai kebutuhan terhadap ekosistem teknologi yang terintegrasi semakin penting seiring dengan upaya instansi pemerintah melakukan modernisasi secara berkelanjutan. Perpaduan perangkat visual, solusi mobilitas, AI, dan sistem keamanan diharapkan dapat mendukung efisiensi operasional sekaligus memperkuat perlindungan data dalam jangka panjang.

Sementara itu, Direktur PT HND Gemilang Solusindo, Andreas Pangemanan, mengatakan HGS Day 2026 dirancang untuk memperkenalkan perkembangan teknologi terkini, khususnya solusi yang berkaitan dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

“HGSD 2026 kali ini memang kami menghadirkan solusi-solusi yang bagaimana nanti kita semua bertransformasi untuk menghadapi era AI,” kata Andreas.

Sebanyak 10 perusahaan teknologi hadir dalam kegiatan tersebut. Selain Samsung, terdapat Asus, Google for Education, Eaton, Lenovo, Seagate, Hikvision, EYER, Huawei, dan Deli. Adapin peserta yang hadir berasal dari berbagai sektor, mulai dari perusahaan swasta, pendidikan, rumah sakit, BUMD, perbankan, hingga instansi pemerintah.

Sejumlah institusi pemerintah daerah juga hadir, di antaranya perwakilan Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi, serta pemerintah kabupaten seperti Gowa dan Pangkep.

Andreas mengimbuhkan HGS Day tidak hanya ditujukan untuk memperkenalkan produk, tetapi juga memperluas pemahaman masyarakat bahwa teknologi informasi kini mencakup ekosistem yang jauh lebih luas. “IT itu bukan hanya komputer, laptop, dan printer. Hardware itu IT, server juga IT, Google bagian dari IT dan sebagainya,” ujarnya.

Melalui HGS Day 2026, HND Gemilang Solusindo berharap para pelaku usaha dan institusi dapat memahami perkembangan teknologi sekaligus menemukan solusi yang relevan untuk mendukung transformasi bisnis di tengah semakin berkembangnya era AI.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru