Minat Riset tentang LPS Meningkat, 700 Peserta Ramaikan CFR 2026

Senin, 12 Okt 2026 14:55
Minat Riset tentang LPS Meningkat, 700 Peserta Ramaikan CFR 2026
Lebih dari 700 peserta beradu gagasan lewat penelitian dalam LPS Call for Research (CFR) 2026. Dari ratusan peserta tersebut, sebanyak 35 finalis terpilih. Foto/IST
Comment
Share
BANDUNG - Lebih dari 700 peserta beradu gagasan melalui penelitian dalam LPS Call for Research (CFR) 2026. Dari ratusan peserta tersebut, sebanyak 35 finalis terpilih setelah melewati serangkaian proses seleksi dan penilaian. Kompetisi ini menjadi salah satu upaya Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memperkuat ekosistem riset nasional sekaligus mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan berbasis penelitian.

Tingginya partisipasi mencerminkan meningkatnya minat akademisi, peneliti, profesional, hingga masyarakat umum untuk mengkaji berbagai isu yang berkaitan dengan tugas dan fungsi LPS. Riset yang dihasilkan mencakup bidang penjaminan simpanan, resolusi bank, penjaminan polis asuransi, resolusi perusahaan asuransi, hingga stabilitas sistem keuangan.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengapresiasi antusiasme peserta yang terus meningkat dalam penyelenggaraan LPS CFR.

“Tahun ini, antusiasmenya sangat menggembirakan, lebih dari 700 peserta mengikuti kompetisi dan 35 finalis terpilih melalui seleksi ketat,” ujar Anggito dalam sambutannya pada acara LPS CFR 2026 dan Research Fair 2026 di Bandung.

Peningkatan minat terhadap kompetisi ini juga terlihat dari jumlah karya ilmiah yang masuk pada penyelenggaraan sebelumnya. Pada 2025, LPS menerima 402 karya ilmiah, meningkat dibandingkan 294 karya pada 2024.

Menurut Anggito, tren tersebut menjadi sinyal positif bagi penguatan budaya riset di Indonesia. Penelitian diharapkan mampu menjembatani dunia akademik, industri keuangan, dan pembuat kebijakan dalam merespons berbagai tantangan sektor keuangan.

“Hal ini merupakan kebanggaan bagi kami, karena minat masyarakat untuk meneliti, khususnya terkait peran dan fungsi LPS semakin meningkat. Kami berharap karya-karya terbaik tidak berhenti sebagai dokumen lomba. Mari kita kembangkan menjadi masukan nyata bagi kebijakan LPS, penguatan kepercayaan masyarakat, dan akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional yang meningkatkan kesejahteraan. Riset terbaik bukan hanya menjawab pertanyaan ilmiah, tetapi juga membantu menyelesaikan persoalan bangsa,” tambahnya.

Melalui LPS CFR, LPS berupaya memperluas sumber gagasan dan inovasi untuk mendukung perumusan kebijakan berbasis penelitian. Berbagai temuan, pendekatan, dan rekomendasi dari para peserta diharapkan dapat memberikan perspektif baru dalam memperkuat sistem penjaminan serta menjaga stabilitas sektor keuangan Indonesia.

Dalam rangkaian LPS Research Fair 2026, LPS mengumumkan para pemenang LPS CFR 2026. Kompetisi ini terbagi dalam enam kategori yang mencakup kelompok mahasiswa dan umum pada jenjang D3/D4/S1, S2, dan S3.

Pada setiap kategori, LPS menetapkan Juara I, Juara II, dan Juara III. Selain itu, penghargaan Juara Harapan diberikan kepada sejumlah karya penelitian terpilih lainnya.

LPS juga memberikan penghargaan khusus Peneliti Berprinsip sebagai bentuk apresiasi terhadap integritas dalam kegiatan penelitian. Sementara itu, penghargaan Promising Papers diberikan kepada karya-karya potensial dari berbagai wilayah Indonesia.

Pemberian penghargaan tersebut menegaskan komitmen LPS dalam membangun ekosistem riset yang tidak hanya berorientasi pada kualitas hasil penelitian, tetapi juga menjunjung tinggi kejujuran, objektivitas, independensi, dan tanggung jawab akademik.

Melalui kompetisi ini, LPS berharap semakin banyak penelitian yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kebijakan, penguatan sektor keuangan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru