Tayang Mulai 3 Oktober! Film Laut Tengah Siap Bikin Penonton Baper
Selasa, 01 Okt 2024 22:46

Film Laut Tengah mengisahkan cinta antara Haia, Bhumi, dan Aisa, yang menghadapi situasi sulit. Film ini bakal tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 Oktober 2024. Foto/IST
MAKASSAR - Setelah sukses dengan '172 Days' yang mencatatkan box office, Starvision kembali mempersembahkan drama religi terbaru 'Laut Tengah' yang diadaptasi dari novel best seller berjudul sama karya Berliana Kimberly.
Film 'Laut Tengah' mengisahkan cinta antara Haia, Bhumi, dan Aisa, yang menghadapi situasi sulit. Film ini bakal tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 Oktober 2024.
Diproduseri oleh Chand Parwez Servia, disutradarai Archie Hekagery, dan skenario ditulis oleh Oka Aurora, 'Laut Tengah' akan menghadirkan kisah mengharukan yang inspiratif. Berkisah tentang drama percintaan Haia (Yoriko Angeline), perempuan yang bersedia menjadi istri kedua Bhumi (Ibrahim Risyad) demi bisa keluar dari kehidupannya yang kelam dan melanjutkan kuliah S2 di Korea.
Haia terjebak dalam dilema antara suaminya, Bhumi, dan putrinya, Suri yang tak mau menerimanya, juga istri pertama Bhumi, Aisa (Anna Jobling) yang mengalami sakit kritis.
Semua tokoh dalam kisah ini memiliki nama yang tanpa sengaja saling terhubung sebagaimana negara-negara yang dilewati oleh Mediterranean Sea/Laut Tengah, yaitu perairan yang menghubungkan tempat-tempat bersejarah dalam peradaban Islam.
Ada Turki dengan Masjid Hagia Sophia-nya, Mesir dengan kota cantik bernama Alexandria, Bumi Syam yang memiliki Suriah dan Palestina dengan Masjidil Aqsha di dalamnya, juga Selat Gibraltar menjadi pintu masuk ke perairan Laut Tengah.
Produser 'Laut Tengah', Chand Parwez Servia, mengatakan lewat film ini, Starvision ingin memberikan keragaman penceritaan, dengan tema religi yang dibalut dengan lanskap indah Korea. Sehingga membuat film ‘Laut Tengah’ memiliki nuansa drama religi ala drakor.
“Film ‘Laut Tengah’ menghadirkan kisah yang mengharukan dari perjalanan cinta yang tidak mudah. Bagaimana manusia saling memahami perasaan mereka untuk lebih mengerti tentang takdir dan misteri kehidupan yang sulit ditebak. Starvision juga ingin menghadirkan penyegaran di genre drama religi yang juga kental dengan nuansa visual seperti drama Korea,” kata dia.
Penulis novel 'Laut Tengah' Berliana Kimberly mengungkapkan rasa syukurnya. Cerita yang ditulisnya dengan penuh tangis dan perjuangan, kini menjadi lebih hidup melalui para karakter di filmnya. Ia pun menegaskan, film keluarga ini bisa ditonton bersama orang yang dicintai.
“Tulisan yang saya tulis sendiri malam-malam dengan penuh tangis dan lelah seorang penulis, kini disayangi oleh banyak orang. Para pemeran film ‘Laut Tengah’ juga mau berproses di cerita ini. Menghidupkan para karakter di novel, dan membuat cerita yang saya tulis menjadi lebih hidup. Tonton film ini dengan orang-orang yang kalian cintai,” jelasnya.
Film 'Laut Tengah' mengambil lokasi syuting di Indonesia dan Korea Selatan dengan support dari Seoul Metropolitan Government dan Seoul Film Commission. Film ini menjadi kolaborasi lintas negara. Selain model dan aktris asal Malaysia, Anna Jobling yang memerankan Aisa, dalam produksinya juga melibatkan kru lokal Korea Selatan.
Adapun 'Laut Tengah' di antaranya dibintangi Yoriko Angeline, Ibrahim Risyad, Anna Jobling, Aliando Syarief, Gabriel Prince, Azkya Mahira, Cut Mini, Pritt Timothy, Nungki Kusumastuti, Djenar Maesa Ayu, Alex Rio, dan pemain lainnya dari Korea juga Indonesia.
Yoriko Angeline menceritakan pengalamannya selama syuting di Korea Selatan. Menghidupkan karakter Haia membawa Yoriko ke dalam pengalaman baru dalam berakting. Ia pun merasa bersyukur bisa mempelajari hal dan pengalaman baru di film ini.
"Saat di Korea, aku juga jadi banyak belajar tentang jejak-jejak ke-Islaman di sana. Mulai dari mendalami kajian politik Asia Timur, dan melihat peradaban Islam di Korea yang memiliki majelis keilmuan Islam di masjid Itaewon," katanya.
Sutradara 'Laut Tengah' Archie Hekagery, menambahkan selama syuting dan merampungkan film ini, dirinya merasa senang. Musababnya, ia bisa menyalurkan kecintaannya terhadap drakor dalam film yang digarapnya. Sebagai pencinta drakor, saya senang akhirnya bisa menuangkan apa yang selama ini menjadi referensi ke dalam karya terbaru bersama Starvision.
"Film ‘Laut Tengah’ menjadi film drama religi yang memiliki sentuhan berbeda, dengan nuansa ala drakor, dan semoga penonton terhibur dan terbawa emosinya saat menonton di bioskop,” tuturnya.
Film drama religi 'Laut Tengah' juga menghadirkan 5 lagu yang akan mengajak penontonnya bernyanyi bersama merayakan keharuan cinta berliku yang menghangatkan hati. Film ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 Oktober 2024. Ikuti terus perkembangan film “Laut Tengah” melalui akun Instagram resmi @starvisionplus dan @lauttengahfilm. Saatnya baper dan bawa tisu ke bioskop bersama “Laut Tengah”!
Film 'Laut Tengah' mengisahkan cinta antara Haia, Bhumi, dan Aisa, yang menghadapi situasi sulit. Film ini bakal tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 Oktober 2024.
Diproduseri oleh Chand Parwez Servia, disutradarai Archie Hekagery, dan skenario ditulis oleh Oka Aurora, 'Laut Tengah' akan menghadirkan kisah mengharukan yang inspiratif. Berkisah tentang drama percintaan Haia (Yoriko Angeline), perempuan yang bersedia menjadi istri kedua Bhumi (Ibrahim Risyad) demi bisa keluar dari kehidupannya yang kelam dan melanjutkan kuliah S2 di Korea.
Haia terjebak dalam dilema antara suaminya, Bhumi, dan putrinya, Suri yang tak mau menerimanya, juga istri pertama Bhumi, Aisa (Anna Jobling) yang mengalami sakit kritis.
Semua tokoh dalam kisah ini memiliki nama yang tanpa sengaja saling terhubung sebagaimana negara-negara yang dilewati oleh Mediterranean Sea/Laut Tengah, yaitu perairan yang menghubungkan tempat-tempat bersejarah dalam peradaban Islam.
Ada Turki dengan Masjid Hagia Sophia-nya, Mesir dengan kota cantik bernama Alexandria, Bumi Syam yang memiliki Suriah dan Palestina dengan Masjidil Aqsha di dalamnya, juga Selat Gibraltar menjadi pintu masuk ke perairan Laut Tengah.
Produser 'Laut Tengah', Chand Parwez Servia, mengatakan lewat film ini, Starvision ingin memberikan keragaman penceritaan, dengan tema religi yang dibalut dengan lanskap indah Korea. Sehingga membuat film ‘Laut Tengah’ memiliki nuansa drama religi ala drakor.
“Film ‘Laut Tengah’ menghadirkan kisah yang mengharukan dari perjalanan cinta yang tidak mudah. Bagaimana manusia saling memahami perasaan mereka untuk lebih mengerti tentang takdir dan misteri kehidupan yang sulit ditebak. Starvision juga ingin menghadirkan penyegaran di genre drama religi yang juga kental dengan nuansa visual seperti drama Korea,” kata dia.
Penulis novel 'Laut Tengah' Berliana Kimberly mengungkapkan rasa syukurnya. Cerita yang ditulisnya dengan penuh tangis dan perjuangan, kini menjadi lebih hidup melalui para karakter di filmnya. Ia pun menegaskan, film keluarga ini bisa ditonton bersama orang yang dicintai.
“Tulisan yang saya tulis sendiri malam-malam dengan penuh tangis dan lelah seorang penulis, kini disayangi oleh banyak orang. Para pemeran film ‘Laut Tengah’ juga mau berproses di cerita ini. Menghidupkan para karakter di novel, dan membuat cerita yang saya tulis menjadi lebih hidup. Tonton film ini dengan orang-orang yang kalian cintai,” jelasnya.
Film 'Laut Tengah' mengambil lokasi syuting di Indonesia dan Korea Selatan dengan support dari Seoul Metropolitan Government dan Seoul Film Commission. Film ini menjadi kolaborasi lintas negara. Selain model dan aktris asal Malaysia, Anna Jobling yang memerankan Aisa, dalam produksinya juga melibatkan kru lokal Korea Selatan.
Adapun 'Laut Tengah' di antaranya dibintangi Yoriko Angeline, Ibrahim Risyad, Anna Jobling, Aliando Syarief, Gabriel Prince, Azkya Mahira, Cut Mini, Pritt Timothy, Nungki Kusumastuti, Djenar Maesa Ayu, Alex Rio, dan pemain lainnya dari Korea juga Indonesia.
Yoriko Angeline menceritakan pengalamannya selama syuting di Korea Selatan. Menghidupkan karakter Haia membawa Yoriko ke dalam pengalaman baru dalam berakting. Ia pun merasa bersyukur bisa mempelajari hal dan pengalaman baru di film ini.
"Saat di Korea, aku juga jadi banyak belajar tentang jejak-jejak ke-Islaman di sana. Mulai dari mendalami kajian politik Asia Timur, dan melihat peradaban Islam di Korea yang memiliki majelis keilmuan Islam di masjid Itaewon," katanya.
Sutradara 'Laut Tengah' Archie Hekagery, menambahkan selama syuting dan merampungkan film ini, dirinya merasa senang. Musababnya, ia bisa menyalurkan kecintaannya terhadap drakor dalam film yang digarapnya. Sebagai pencinta drakor, saya senang akhirnya bisa menuangkan apa yang selama ini menjadi referensi ke dalam karya terbaru bersama Starvision.
"Film ‘Laut Tengah’ menjadi film drama religi yang memiliki sentuhan berbeda, dengan nuansa ala drakor, dan semoga penonton terhibur dan terbawa emosinya saat menonton di bioskop,” tuturnya.
Film drama religi 'Laut Tengah' juga menghadirkan 5 lagu yang akan mengajak penontonnya bernyanyi bersama merayakan keharuan cinta berliku yang menghangatkan hati. Film ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 Oktober 2024. Ikuti terus perkembangan film “Laut Tengah” melalui akun Instagram resmi @starvisionplus dan @lauttengahfilm. Saatnya baper dan bawa tisu ke bioskop bersama “Laut Tengah”!
(TRI)
Berita Terkait

Lifestyle
Special Show di Makassar, Sutradara Film 'Komang' Puji Chemistry Pemain
Mendekati agenda itu, tidak hanya merilis trailer dan poster, juga dilakukan spesial show di beberapa kota, termasuk Makassar pada Kamis (20/3/2025).
Jum'at, 21 Mar 2025 00:45

Lifestyle
Diangkat dari Kisah Nyata! Warga Makassar Antusias Nonton Film Petaka Gunung Gede
Film Petaka Gunung Gede sukses menarik perhatian masyarakat. Sejak tayang di bioskop Indonesia pada 6 Februari 2025, tercatat sudah sekitar 2,3 juta penonton.
Minggu, 23 Feb 2025 22:08

Lifestyle
Tayang Lebaran 2025, JUMBO Akan Jadi Film Animasi Indonesia Pertama yang Rilis Global
Lebaran Idul Fitri tahun ini, Visinema Studios akan membawa keluarga Indonesia berpetualang ke dunia yang penuh imajinasi dalam film animasi JUMBO.
Kamis, 13 Feb 2025 08:05

Lifestyle
Telkomsel - MAXStream Studios Dukung Sineas Muda lewat Program SISS
Program ini dimulai dengan seleksi pada 27 Agustus 2024 dan culminates pada pemutaran ketiga film terpilih di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024 pada 5 Desember 2024.
Kamis, 09 Jan 2025 14:11

Lifestyle
Gala Premiere Film 'Cinta dalam Ikhlas' di Makassar Disambut Antusias
Gala Premiere film 'Cinta dalam Ikhlas' di Kota Makassar, tepatnya di XXI Panakkukang pada Sabtu (23/11/2024), disambut antusias.
Minggu, 24 Nov 2024 00:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Taklukkan Wakil Vietnam, PSM Makassar Selangkah Lagi ke Final
2

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Tak Wajar Dalam Kamar Kontrakan
3

Idulfitri PT Semen Tonasa: Momen Keberkahan & Kebersamaan Penuh Makna
4

Pemain PSM Siap Berikan yang Terbaik di Laga vs CAHN FC
5

Kapolrestabes Makassar Cek Kesiapan Pos Operasi Ketupat 2025 Pasca Lebaran
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Taklukkan Wakil Vietnam, PSM Makassar Selangkah Lagi ke Final
2

Seorang Wanita Ditemukan Meninggal Tak Wajar Dalam Kamar Kontrakan
3

Idulfitri PT Semen Tonasa: Momen Keberkahan & Kebersamaan Penuh Makna
4

Pemain PSM Siap Berikan yang Terbaik di Laga vs CAHN FC
5

Kapolrestabes Makassar Cek Kesiapan Pos Operasi Ketupat 2025 Pasca Lebaran