Nicholas Saputra Sebut Penonton The Architecture of Love di Makassar Paling Heboh

Tim Sindomakassar
Kamis, 02 Mei 2024 21:23
Nicholas Saputra Sebut Penonton The Architecture of Love di Makassar Paling Heboh
Para pemain The Architecture of Love (T.A.O.L) yakni Nicholas Saputra (River), Putri Marino (Raia), dan Jihane Almira (Erin) hadir di XXI Mal Panakukang, Kamis (2/5/2024). Foto/Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Para pemain The Architecture of Love (T.A.O.L) yakni Nicholas Saputra (River), Putri Marino (Raia), dan Jihane Almira (Erin) hadir di XXI Mal Panakukang, Kamis (2/5/2024).

Mereka menyambangi Makassar untuk promo film bergenre drama produksi Starvision tersebut. Nicholas mengaku terkesan dengan sambutan para penonton maupun penggemarnya di Makassar.

Dari beberapa kota yang didatangi, diakuinya penonton di Makassar paling heboh. Antusiasme penonton T.A.O.L di Kota Daeng sangat besar.

“Kita sudah pergi ke beberapa kota, ya yang paling seru dan heboh di Makassar sih,” kata Nicholas, saat semi konferensi pers.

Ia mengakui Makassar merupakan kota spesial. Selain Karena antusiasme masyarakat terhadap film yang tinggi, juga karena banyak kuliner lezat. Hal itu diakuinya menjadi ketertarikan tersendiri.

Pemeran sosok River itu juga bercerita pengalaman dalam film T.A.O.L, dimana dirinya lebih mudah membangun chemistry yang baik dengan lawan mainnya.

“Utamanya sama Putri Marino kami suka sharing-sharing sehingga tidak sulit mengenal karakter satu sama lain,” ucapnya.

Sementara itu, karakter Raia yang diperankan oleh Putri Marino mengaku di film T.A.O.L sebelum syuting memang sudah tanya-tanya dan berbincang mengenai skrip bersama produser dan sutradara.

Hanya saja syuting dengan cuaca dingin karena diluar negeri, terkadang ganggu konsentrasinya sebab beda cuaca dengan Indonesia.

“Makanya saya harus beradaptasi, lalu menjaga diri sendiri dan juga membutuhkan bantuan orang lain untuk tetap safety agar syuting lancar,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Jihane Almira (Erin) mengatakan dirimya di film ini di tuntut memperlihatkan karakter kesetiakawanan.

“Jadi disini saya harus jadi besti yang baik buat Raia. Ini tidak sulit karena di kehidupan sehari-hari juga saya terapkan,” tuturnya.

Diangkat dari novel berjudul sama karya Ika Natassa, film T.A.O.L mengikuti perjalanan kehidupan seorang penulis bernama Raia. Untuk mencari inspirasi karya terbarunya, Raia yang baru bercerai dari suaminya, Alam, memutuskan pindah ke New York.

Namun, meski sudah dua bulan menetap di New York, Raia tak kunjung mendapatkan inspirasi. Hingga pada suatu hari, takdir mempertemukannya dengan pria bernama River Jusuf. Uniknya, berbeda dari Raia, River adalah pria yang pendiam dan tak suka keramaian.

Sejak pertemuan pertama tersebut, keduanya sering bertemu secara berkala. River banyak mengajarkan hal-hal baru kepada Raia, termasuk cara melihat New York dari sudut pandang berbeda. Namun, di sisi lain, River juga menyimpan rahasia yang tak terduga.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru