SAI Salurkan Bantuan 1.400 Liter BBM untuk Nelayan Makassar
Selasa, 30 Jul 2024 22:03
Kali ini, SAI menyalurkan bantuan Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis untuk para nelayan, khususnya di wilayah Lae-lae. Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - Salah satu perusahaan layanan robot cerdas yang berkantor pusat di Colorado Amerika Serikat, Star Artificial Intelligence Technology Group Ltd (SAI), kembali melaksanakan acara amal di Kota Makassar.
Kali ini, SAI menyalurkan bantuan Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis untuk para nelayan, khususnya di wilayah Lae-lae. Total, ada 1.400 liter BBM, baik Solar maupun Pertalite yang dibagikan untuk 80 nelayan. Juga dibagikan kaos dan topi untuk para nelayan.
Serah terima bantuan secara simbolis dilaksanakan di Hotel Arthama, Makassar, Selasa (30/7/2024). Hadir dalam acara itu yakni Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar Evy Aprialty mewakili Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto, perwakilan dari pemerintah kelurahan, kecamatan dan kepolisian setempat. Sementara dari pihak SAI diwakili oleh agen komunitas SAI Makassar, Irawaty Amir.
Irawaty menyampaikan acara amal ini merupakan kali kedua dilaksanakan di Makassar. Sebelumnya, SAI memberikan bantuan paket pendidikan untuk siswa kurang mampu pada 13 Juli. Ke depan, SAI berkomitmen untuk terus melanjutkan ragam kegiatan positif.
“Total ada 80 nelayan yang menerima bantuan. Awalnya 70 nelayan tapi berkembang menjadi 80 nelayan di wilayah Lae-lae,” kata dia.
Ketua panitia, Rudy, dalam laporannya menyampaikan, acara amal SAI peduli ini merupakan hasil kerja sama dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Makassar dan SPBUN 74.902.13 Tanjung Bunga.
Dasar pemikiran bantuan BBM untuk nelayan, ia bilang karena 60-70 persen biaya melaut dihabiskan untuk membeli bahan bakar. Belum lagi, BBM untuk nelayan terkadang sulit diperoleh karena akses BBM bersubsidi terkadang memiliki persyaratan administrasi yang rumit.
“Semoga dapat membantu nelayan dalam melakukan aktivitas kesehariannya saat melaut,” tuturnya.
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar, Evy Aprialty, mengapresiasi kepedulian SAI terhadap nelayan maupun masyarakat pesisir di Kota Makassar. Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah, tentunya bantuan BBM gratis itu sangat membantu.
“Bantuan BBM ini tentunya sangat membantu, dan memang sangat dibutuhkan nelayan. Pemkot Makassar tentunya sangat berterimakasih dan mengapresiasi,” tuturnya.
Ia berharap bantuan BBM itu tidak hanya berhenti untuk nelayan di wilayah Lae-lae, tapi juga menyasar nelayan lain di Makassar. Toh, ada sekitar 4 ribuan nelayan yang tersebar di sejumlah pulau lingkup Makassar.
Kali ini, SAI menyalurkan bantuan Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis untuk para nelayan, khususnya di wilayah Lae-lae. Total, ada 1.400 liter BBM, baik Solar maupun Pertalite yang dibagikan untuk 80 nelayan. Juga dibagikan kaos dan topi untuk para nelayan.
Serah terima bantuan secara simbolis dilaksanakan di Hotel Arthama, Makassar, Selasa (30/7/2024). Hadir dalam acara itu yakni Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar Evy Aprialty mewakili Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto, perwakilan dari pemerintah kelurahan, kecamatan dan kepolisian setempat. Sementara dari pihak SAI diwakili oleh agen komunitas SAI Makassar, Irawaty Amir.
Irawaty menyampaikan acara amal ini merupakan kali kedua dilaksanakan di Makassar. Sebelumnya, SAI memberikan bantuan paket pendidikan untuk siswa kurang mampu pada 13 Juli. Ke depan, SAI berkomitmen untuk terus melanjutkan ragam kegiatan positif.
“Total ada 80 nelayan yang menerima bantuan. Awalnya 70 nelayan tapi berkembang menjadi 80 nelayan di wilayah Lae-lae,” kata dia.
Ketua panitia, Rudy, dalam laporannya menyampaikan, acara amal SAI peduli ini merupakan hasil kerja sama dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cabang Makassar dan SPBUN 74.902.13 Tanjung Bunga.
Dasar pemikiran bantuan BBM untuk nelayan, ia bilang karena 60-70 persen biaya melaut dihabiskan untuk membeli bahan bakar. Belum lagi, BBM untuk nelayan terkadang sulit diperoleh karena akses BBM bersubsidi terkadang memiliki persyaratan administrasi yang rumit.
“Semoga dapat membantu nelayan dalam melakukan aktivitas kesehariannya saat melaut,” tuturnya.
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Makassar, Evy Aprialty, mengapresiasi kepedulian SAI terhadap nelayan maupun masyarakat pesisir di Kota Makassar. Di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah, tentunya bantuan BBM gratis itu sangat membantu.
“Bantuan BBM ini tentunya sangat membantu, dan memang sangat dibutuhkan nelayan. Pemkot Makassar tentunya sangat berterimakasih dan mengapresiasi,” tuturnya.
Ia berharap bantuan BBM itu tidak hanya berhenti untuk nelayan di wilayah Lae-lae, tapi juga menyasar nelayan lain di Makassar. Toh, ada sekitar 4 ribuan nelayan yang tersebar di sejumlah pulau lingkup Makassar.
(TRI)
Berita Terkait
Makassar City
Sampah Kanal hingga Drum Besi, Anak Muda Makassar Ubah Sampah Plastik Jadi BBM
Karya inovasi anak muda Kota Makassar kembali menunjukkan perannya dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat, Rabu (11/2/2026).
Rabu, 11 Feb 2026 15:33
Sulsel
Percepat Pemulihan Distribusi BBM dan LPG di Luwu Utara dan Luwu Timur
Satu minggu pasca terbukanya akses distribusi jalur - jalur utama ke wilayah Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur, pengiriman BBM dan LPG ke wilayah tersebut mulai berangsur pulih dan bertahap kembali ke keadaan normal.
Rabu, 04 Feb 2026 08:58
News
Gerak Cepat, RSAL Jala Ammari Tangani Korban Kebakaran Kapal Nelayan di Pelabuhan Paotere
TNI Angkatan Laut melalui RS Angkatan Laut (RSAL) Jala Ammari Kodaeral VI bergerak cepat dan sigap dalam menangani para korban kecelakaan kapal ikan nelayan Rismawati Indah yang terbakar di Pelabuhan Paotere
Selasa, 03 Feb 2026 11:43
News
Sembilan Nelayan Jadi Korban Kebakaran Kapal di Pelabuhan Paotere
Sebanyak sembilan orang nelayan menjadi korban, dalam insiden kebakaran kapal di wilayah Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa, (3/02/2026), sekitar pukul 05.00 WITA subuh.
Selasa, 03 Feb 2026 11:30
News
Nelayan Tenggelam saat Pasang Jaring Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang nelayan bernama Yanto (35 tahun) yang tenggelam terseret ombak di pantai Makassar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin, (02/02/2026). Korban tenggelam saat memasang jaring.
Senin, 02 Feb 2026 13:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Survei Terbaru, 80,1 Persen Masyarakat Makassar Puas atas Kinerja Munafri-Aliyah
2
Yayasan Mahtan Kembali Bagi Paket Selama Bulan Ramadan
3
Divonis 1 Tahun 9 Bulan, Eks Sekdis Kominfo Maros Sisa Jalani Tahanan 13 Bulan
4
PT Semen Tonasa Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
5
Festival Mulia Ramadan Hadir di Pelataran Masjid Terapung Losari
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Survei Terbaru, 80,1 Persen Masyarakat Makassar Puas atas Kinerja Munafri-Aliyah
2
Yayasan Mahtan Kembali Bagi Paket Selama Bulan Ramadan
3
Divonis 1 Tahun 9 Bulan, Eks Sekdis Kominfo Maros Sisa Jalani Tahanan 13 Bulan
4
PT Semen Tonasa Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
5
Festival Mulia Ramadan Hadir di Pelataran Masjid Terapung Losari