Festival Mulia Ramadan Hadir di Pelataran Masjid Terapung Losari

Kamis, 19 Feb 2026 04:29
Festival Mulia Ramadan Hadir di Pelataran Masjid Terapung Losari
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menghadiri peresmian Festival Mulia Ramadan, di pelataran Masjid Terapung, Kota Makassar, Rabu (18/2/2026). Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Sebanyak 18 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner serta lima perusahaan berpartisipasi dalam Festival Mulia Ramadan yang digelar di pelataran Masjid Amirul Mukminin, kawasan Pantai Losari, Makassar. Kegiatan berlangsung sepanjang Ramadan 2026.

Festival yang diselenggarakan pengurus Masjid Amirul Mukminin ini dibuka langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kemarin.

Pemerintah Kota Makassar memusatkan kegiatan Ramadan di kawasan masjid terapung tersebut untuk memperkuat aktivitas keagamaan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal.

Dalam sambutannya, Munafri menyatakan festival ini diharapkan memberi ruang bagi pelaku UMKM berkembang dan memeriahkan Ramadan di Makassar.

“Dengan hadirnya festival ini memberikan ruang kepada saudara-saudara kita UMKM untuk bisa bergabung dan bersama-sama dengan pengurus masjid dan seluruh warga Makassar untuk memeriahkan festival amaliah Ramadan ini,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menjadikan lokasi festival sebagai pilihan ngabuburit karena diisi berbagai kegiatan religius dan lomba.

“Bagi warga Makassar yang ingin menunggu waktu buka puasa bisa datang dan hadir, karena banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan di tempat ini, mulai dari lomba dai cilik, dan lomba lain sebagainya. Mudah-mudahan acara ini bisa menjadi acara tahunan yang lebih meriah di tahun-tahun yang akan datang,” harapnya.

Munafri menambahkan, kebutuhan sahur bagi pengurus masjid tidak lagi dibebankan kepada panitia.

“Kalau sahurnya pengurus masjid, itu sudah jadi urusan saya, jangan lagi diurus,” katanya.

Menurut Munafri, pemusatan kegiatan di Masjid Amirul Mukminin bertujuan agar festival lebih terfokus, tertib, dan berkualitas, serta mengarahkan pengunjung ke tenant UMKM. Pemkot Makassar juga menempatkan kebersihan dan ketertiban sebagai prioritas pelaksanaan.

Ia mengapresiasi keterlibatan UMKM dalam festival tersebut.

“Terima kasih karena sudah melibatkan UMKM. Banyak sekali UMKM hari ini di Kota Makassar yang butuh disentuh oleh pemerintah untuk ditingkatkan kemampuan usahanya,” ucapnya.

Munafri berharap kekompakan pemerintah dan masyarakat dapat menjadi kekuatan menghadapi berbagai dinamika pembangunan kota.

“Karena hanya dengan kekompakan, persoalan-persoalan yang datang di tengah-tengah Pemerintah Kota Makassar bisa kita hadapi bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menilai Festival Mulia Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kepedulian sosial masyarakat.

“Festival Mulia Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di bulan suci ini, mari kita jadikan Makassar sebagai kota yang penuh berkah, kebersamaan, dan semangat berbagi,” tuturnya.

Ia menyebut pemusatan kegiatan di kawasan Masjid Terapung Losari menghadirkan suasana religius sekaligus ruang interaksi sosial yang positif melalui kegiatan keagamaan dan partisipasi UMKM.

“Kita ingin Ramadan di Makassar tidak hanya terasa khusyuk dalam ibadah, tetapi juga hangat dalam kebersamaan,” tambahnya.

Pembukaan festival turut dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah Pemkot Makassar serta pendiri Masjid Amirul Mukminin, Ilham Arief Sirajuddin.

Festival Mulia Ramadan di Masjid Terapung Losari diharapkan menjadi ruang penguatan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM sekaligus memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat Makassar selama Ramadan.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru