Kekurangan Tenaga Pengajar, Sekolah Pesisir Paotere Berjuang untuk Diakui Disdik
Minggu, 05 Apr 2026 13:18
Kondisi bangunan Sekolah Pesisir Pelabuhan Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Minggu (5/2/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pendiri sekaligus pengelola Sekolah Rakyat Pesisir Paotere, Nurung, mengungkapkan berbagai tantangan dalam mengelola pendidikan nonformal bagi anak-anak pesisir di Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Minggu (5/4/2026).
Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan tenaga pengajar. Hingga saat ini, kegiatan belajar mengajar hanya didukung oleh satu hingga dua orang relawan.
"Jadi saya berharap ada siapa begitu yang bisa memfasilitasi saya supaya sekolahku ini bisa didaftar sebagai sekolah. Biar guru-gurunya juga bisa sejahtera gitu. Karena ini sekolah kan sukarela, tidak ada biaya apa pun, tidak ada biaya begitu," ungkapnya kepada SINDO Makassar.
Selain itu, Nurung juga menyebut bahwa sekolah yang ia kelola belum terdaftar secara resmi di Dinas Pendidikan Kota Makassar. Ia berharap ada dukungan agar sekolah tersebut dapat memperoleh pengakuan formal.
"Tapi kalau ke Dinas Pendidikan Kota Makassar memang belum sama sekali, dan saya berharap sekali ini sekolahku bisa didaftar di Dinas Pendidikan," harapnya.
Ia juga mengakui bahwa hingga kini pihaknya belum menyosialisasikan keberadaan sekolah tersebut kepada pihak kecamatan. Hal ini disebabkan adanya pergantian pejabat di tingkat kecamatan yang masih relatif baru menjabat.
Di sisi lain, Nurung menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan proposal bantuan kepada Pemerintah Kota Makassar sejak 2024 hingga 2025. Setelah menunggu cukup lama, ia mengaku baru menerima respons awal dari pemerintah.
"Kalau Pemkot Makassar pernah saya masukkan proposal, dan 2024–2025, tetapi kemarin alhamdulillah ada teleponnya dari bagian Administrasi Pemkot Makassar pada Jumat (3/4/2026) kemarin. Tapi saya tidak tahu bagaimana itu, belum tahu juga (perkembangannya) yang penting ada jalan," kata Nurung.
Ia berharap adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak agar Sekolah Pesisir Paotere dapat terus berjalan dan berkembang, sekaligus memberikan kesejahteraan bagi para tenaga pengajar yang selama ini bekerja secara sukarela.
Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan tenaga pengajar. Hingga saat ini, kegiatan belajar mengajar hanya didukung oleh satu hingga dua orang relawan.
"Jadi saya berharap ada siapa begitu yang bisa memfasilitasi saya supaya sekolahku ini bisa didaftar sebagai sekolah. Biar guru-gurunya juga bisa sejahtera gitu. Karena ini sekolah kan sukarela, tidak ada biaya apa pun, tidak ada biaya begitu," ungkapnya kepada SINDO Makassar.
Selain itu, Nurung juga menyebut bahwa sekolah yang ia kelola belum terdaftar secara resmi di Dinas Pendidikan Kota Makassar. Ia berharap ada dukungan agar sekolah tersebut dapat memperoleh pengakuan formal.
"Tapi kalau ke Dinas Pendidikan Kota Makassar memang belum sama sekali, dan saya berharap sekali ini sekolahku bisa didaftar di Dinas Pendidikan," harapnya.
Ia juga mengakui bahwa hingga kini pihaknya belum menyosialisasikan keberadaan sekolah tersebut kepada pihak kecamatan. Hal ini disebabkan adanya pergantian pejabat di tingkat kecamatan yang masih relatif baru menjabat.
Di sisi lain, Nurung menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan proposal bantuan kepada Pemerintah Kota Makassar sejak 2024 hingga 2025. Setelah menunggu cukup lama, ia mengaku baru menerima respons awal dari pemerintah.
"Kalau Pemkot Makassar pernah saya masukkan proposal, dan 2024–2025, tetapi kemarin alhamdulillah ada teleponnya dari bagian Administrasi Pemkot Makassar pada Jumat (3/4/2026) kemarin. Tapi saya tidak tahu bagaimana itu, belum tahu juga (perkembangannya) yang penting ada jalan," kata Nurung.
Ia berharap adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak agar Sekolah Pesisir Paotere dapat terus berjalan dan berkembang, sekaligus memberikan kesejahteraan bagi para tenaga pengajar yang selama ini bekerja secara sukarela.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Etno Adventure Ajak Anak Pesisir Paotere Lestarikan Budaya Lewat Permainan Tradisional
Komunitas Etno Adventure menggelar program Etno Fun bertajuk “Learn With Culture, Learn With Fun” di Sekolah Pesisir Pelabuhan Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Minggu (5/2/2026).
Minggu, 05 Apr 2026 13:10
Makassar City
DPPA–Disdik Makassar Diminta Perkuat Edukasi Pencegahan Perilaku Menyimpang
Komisi D DPRD Makassar mendorong Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak meningkatkan sinergi dan koordinasi dengan Disdik dalam upaya pencegahan perilaku menyimpang di kalangan pelajar.
Jum'at, 03 Apr 2026 22:02
Sulsel
Disdik Makassar Dukung Pembatasan Kepemilikan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mendukung kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang membatasi kepemilikan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Jum'at, 13 Mar 2026 23:18
Makassar City
Antisipasi Cuaca Buruk, Kegiatan Belajar-Mengajar di Makassar Digelar Daring
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) menerbitkan surat edaran tentang pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan (daring) bagi jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP.
Rabu, 25 Feb 2026 19:03
News
Disdik Makassar Sesuaikan Jadwal Libur Ramadan–Lebaran Sesuai SEB 3 Menteri
Dinas Pendidikan Kota Makassar akan menyesuaikan jadwal libur sekolah Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah/2026 agar selaras dengan kebijakan nasional melalui Surat Edaran Bersama (SEB) Tiga Menteri.
Senin, 16 Feb 2026 12:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Etno Adventure Ajak Anak Pesisir Paotere Lestarikan Budaya Lewat Permainan Tradisional
2
Persis Amankan Poin Krusial dari PSM Makassar, Milo Akui Berat Bermain di Parepare
3
Kasus Curanmor di Jeneponto Terbongkar, Pelaku Utama Ditangkap di Kelara
4
Spirit Jogja Harus Lahir Kembali, IKAJO Sulsel Formulasikan Kekuatan Alumni
5
Jelang Makassar Half Marathon 2026, Munafri Ajak Warga Rutin Lari Tiap Akhir Pekan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Etno Adventure Ajak Anak Pesisir Paotere Lestarikan Budaya Lewat Permainan Tradisional
2
Persis Amankan Poin Krusial dari PSM Makassar, Milo Akui Berat Bermain di Parepare
3
Kasus Curanmor di Jeneponto Terbongkar, Pelaku Utama Ditangkap di Kelara
4
Spirit Jogja Harus Lahir Kembali, IKAJO Sulsel Formulasikan Kekuatan Alumni
5
Jelang Makassar Half Marathon 2026, Munafri Ajak Warga Rutin Lari Tiap Akhir Pekan