Pemkot Makassar Bentuk Tim Khusus Penjaring Anak Putus Sekolah
Sabtu, 02 Mei 2026 20:25
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat ditemui usai menghadiri Hardiknas di Tribun Lapangan Karebosi, Sabtu (2/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membentuk relawan tim aksi pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS) yang bertugas untuk menjaring anak putus sekolah.
Pembentukan tim ini disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 Tribun Lapangan Karebosi, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sabtu (2/5/2026).
Wali Kota yang akrab disapa Appi ini mengungkapkan, masih banyak anak-anak di Kota Makassar yang terpaksa putus sekolah. Oleh karena itu, ia bersama jajaran Pemkot Makassar membentuk tim khusus tersebut.
"Kita harus pastikan dia (anak-anak putus sekolah) kembali ke sekolah. Artinya, pendidikan formal yang harus mereka terima itu dijalankan dengan baik. Jadi itu menjadi tanggung jawab pemerintah kota untuk memastikan mereka bisa kembali ke bangku sekolah," ujarnya.
Munafri mengatakan bahwa salah satu tugas tim khusus tersebut yakni mencari anak-anak putus sekolah untuk mengikuti pendidikan formal kembali.
"Tim-tim itulah tadi nanti yang menjaring mereka untuk menjangkau dalam proses bagaimana proses pendidikan ini diturunkan yang namanya pengangguran putus sekolah," katanya kepada awak media.
Terkait target penurunan angka putus sekolah, Appi menyatakan pihaknya tengah mengalkulasi angka pasti yang disesuaikan dengan kapasitas tim di lapangan.
"Untuk memastikan, mereka melakukan presentasi kepada kita untuk berapa persen yang akan menjadi target kita ke mereka. Itu yang akan kita lakukan sebenarnya," paparnya saat dikonfirmasi.
Munafri mengakui angka putus sekolah di wilayah Kota Makassar saat ini masih tergolong tinggi.
"Putus sekolah lumayan juga ya. Masih banyak (angka anak putus sekolah). Dicocokan di dinas (Dinas Pendidikan) untuk memang kita harus turun ke bawah (menurunkan angka putus sekolah)," pungkasnya.
Pembentukan tim ini disampaikan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 Tribun Lapangan Karebosi, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sabtu (2/5/2026).
Wali Kota yang akrab disapa Appi ini mengungkapkan, masih banyak anak-anak di Kota Makassar yang terpaksa putus sekolah. Oleh karena itu, ia bersama jajaran Pemkot Makassar membentuk tim khusus tersebut.
"Kita harus pastikan dia (anak-anak putus sekolah) kembali ke sekolah. Artinya, pendidikan formal yang harus mereka terima itu dijalankan dengan baik. Jadi itu menjadi tanggung jawab pemerintah kota untuk memastikan mereka bisa kembali ke bangku sekolah," ujarnya.
Munafri mengatakan bahwa salah satu tugas tim khusus tersebut yakni mencari anak-anak putus sekolah untuk mengikuti pendidikan formal kembali.
"Tim-tim itulah tadi nanti yang menjaring mereka untuk menjangkau dalam proses bagaimana proses pendidikan ini diturunkan yang namanya pengangguran putus sekolah," katanya kepada awak media.
Terkait target penurunan angka putus sekolah, Appi menyatakan pihaknya tengah mengalkulasi angka pasti yang disesuaikan dengan kapasitas tim di lapangan.
"Untuk memastikan, mereka melakukan presentasi kepada kita untuk berapa persen yang akan menjadi target kita ke mereka. Itu yang akan kita lakukan sebenarnya," paparnya saat dikonfirmasi.
Munafri mengakui angka putus sekolah di wilayah Kota Makassar saat ini masih tergolong tinggi.
"Putus sekolah lumayan juga ya. Masih banyak (angka anak putus sekolah). Dicocokan di dinas (Dinas Pendidikan) untuk memang kita harus turun ke bawah (menurunkan angka putus sekolah)," pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
15 Tahun Gunakan Fasum-Fasos Berdagang, PKL di Tallo Ditertibkan
Pemerintah Kecamatan Tallo kembali melakukan penertiban terhadap lapak pedagang kaki lima yang menguasai fasilitas umum, fasilitas sosial, serta berdiri di atas saluran drainase, Senin (18/5/2026).
Senin, 18 Mei 2026 20:32
Makassar City
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar terus mematangkan persiapan tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026.
Senin, 18 Mei 2026 15:58
Makassar City
Wali Kota Minta ASN Makassar Punya Buku Karya Sendiri
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong penguatan budaya literasi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar dengan mengajak aparatur sipil negara (ASN) menghasilkan karya tulis berupa buku.
Senin, 18 Mei 2026 15:43
Makassar City
Pemkot Makassar Bantah Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Konsumsi Wali Kota
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membantah sekaligus meluruskan informasi yang beredar di media sosial terkait anggaran Rp10 miliar untuk konsumsi Wali Kota Makassar.
Minggu, 17 Mei 2026 18:53
Makassar City
Pemkot Makassar Luncurkan Versi Website LONTARA+, Layanan Publik Kini Lebih Inklusif
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kini menghadirkan inovasi terbaru melalui Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+) yang resmi dapat diakses dalam versi website.
Jum'at, 15 Mei 2026 00:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Eks Sekwan DPRD Wajo Siap Bantu Penyelidikan Polisi soal Kasus Anggaran Makan Minum Dewan
2
Sambut Harlah ke-50, LPM Profesi UNM Gelar Lomba Video Opini
3
Pemkot Makassar Benahi SPMB 2026, Server Terpisah hingga Helpdesk Sekolah
4
Rektor UIN Alauddin Singgung Penyakit Intelektual di Pengukuhan 3 Guru Besar
5
Bupati Bone Serahkan Trofi Juara BBC 2026 kepada Palakka FC